Multitester - Multitester sering disebut juga dengan Avometer, yang berarti: AVO berarti: A adalah Ampere (untuk mengukur besaran Arus listrik), Voltage (untuk mengukur Voltase atau tegangan) sedangkan O berati Ohm (untuk mengukur beban hambatan pada arus listrik). Tanpa AVO meter ini, mustahil kita dapat mengetahui secara jelas, kerusakan komponen yang ada perangkat elektronik tersebut.
Solder Pump (Penyedot Timah) - Sedotan ini juga penting dan digunakan ketika ingin melepas komponen yang rusak dari Printed Circuit Board (PCB), dan mengganitnya dengan yang baru.
Sebenarnya masih ada beberapa perangkat perbaikan elektronik lanjutan lainnya, namun dengan peralatan di atas sebenarnya sudah cukup memadai untuk praktik perbaikan elektronik termasuk televisi, tentu saja kedepannya perangkat perbaikan ini, harus di perlengkapi agar proses pengerjaan kerusakan bisa lebih cepat dan akurat.
![]() |
| Perangkat Servis Butut kepunyaan "DeepMechines" |
![]() |
| Perangkat Service Elektronik / TV |
Tegangan Utama pada Blok Regulator Power Supply pada Televisi (Brand China)
- Tegangan Horizontal - dari sekitar 90V hingga 125V
- Tegangan System - sekitar 12V, pada selanjutnya dipecah menjadi 5V dan 8V / 9V untuk tegangan IC Program dan IC Chroma yang berfungsi menjalankan system pada perangkat pesawat televisi tsb.
- Tegangan Audio - 16V hingga 18V, tegangan ini untuk menyuplai Audio Power Amplifier pada pesawat televisi tersebut
Blok IC Program (Micom)
- IC Program (Micom) - Blok ini mempunyai komponen utama yaitu: IC Program beserta Memory, dimana seluruh kode pengaturan pada mesin TV tersimpan, antara lain: System Warna/Suara, Kanal/Saluran TV, dan masih banyak lagi pengaturan lainnya tersimpan disini.
Blok IC Chroma (Gambar, Suara, Warna dan Pembangkit Pulse (Osilator) Vertikal, Sync, Horizontal dll)
- IC Chroma - Blok ini mempunyai komponen utama yaitu: IC Chroma, pada blok inilah semua bentuk gelombang listik diproses untuk menghasilkan Suara (Blok Suara) dan Gambar (Blok Video dan Sinkronisasi Vertikal/Horizontal) dengan Warna (Blog Warna) yang dapat dilihat melalui sebuah Tabung Gambar atau sering disebut dengan CRT.
Blok Horizontal Output
- Pembangkit Frekwensi Horizontal yang bermuara pada IC Chroma, kemudian di kuatkan oleh Driver Horizontal, selanjutnya di kuatkan ratusan kali pada Transistor Output yang terhubung pada Trafo Flyback, sehingga membangkitkan tegangan mencapai 10.000 Volt (bahkan lebih) pada Anoda nya, yang berfungsi untuk menyalakan Tabung Hampa pada Layar Televisi.
Blok Vertikal Output
- Pembangkit Frekwensi Vertikal yang bermuara pada IC Chroma ini, kemudian di kuatkan oleh Penguat Vertikal Output yang pada sekarang ini sangat umum menggunakan komponen elektronik yang di sebut IC Vertikal. IC Vertikal ini membutuhkan tegangan Rendah, sekitar: 24 Volt hingga 28 Volt, Kerusakan pada blok ini menyebabkan Layar Tampil dengan Garis Melintang (kanan kiri) pada bagian Tengah Layar
Blok Audio/Sound
- Pembangkit Frekwensi Suara yang bermuara pada IC Chroma, kemudian di kuatkan oleh Penguat Suara yang pada sekarang ini sangat umum menggunakan komponen elektronik yang di sebut IC Suara, IC Suara/Sound ini membutuhkan tegangan Rendah, sekitar: 12 Volt hingga 18 Volt, Kerusakan pada blok ini menyebabkan Tidak terdengarnya Suara pada Loudspeaker TV.
Beberapa Tegangan Penting yang terdapat pada Pesawat Televisi (TV)
- Tidak adanya tegangan ini, menyebabkan tidak ada gambar pada layar (sering tampak pada layar "Bergaris seperti buku tulis, namun agak miring" sering kalangan teknisi menyebutnya "Blanking").
- Tegangan ini pada kebanyakan TV pabrikan Jepang / Korea biasanya terdapat pada kaki Flyback, sedangkan pada kebanyakan TV China tegangan ini, diambil dari tegangan Output regulator, yang memang tersedia khusus tegangan +185V tersebut.
- Internal Regulator - Disebabkan Power Regulator itu sendiri, sehingga tidak ada tegangan sama sekali.
- Eksternal Regulator (Tegangan Output) - Kerusakan ini sering terjadi pada Dioda Penyearah +115V, Elco Filter 100mF - 220mF / 160V - 200V, bisa juga disebabkan Short / Korslet pada Flayback dan Transistor Horizontal , yang menyebabkan tegangan 90V ~ 125V ini Drop atau bahkan tidak ada sama sekali.
- Tidak ada tegangan 24V untuk Vertikal - TV bergaris melintang (samping kiri dan kanan) tepat berada ditengah layar, pada jenis Televisi yang mempergunakan System Proteksi, maka TV akan Mati dalam keadaan Standby (protek).
- Tidak ada tegangan 24V untuk Driver Horizontal (Khusus TV buatan China) - Sinyal dari Osilator horizontal tidak dapat diteruskan ke Penguat Transistor Horizontal, karena terputusnya sinyal / pulse horizontal yang dikarenakan, tidak adanya tegangan pada Driver Horizontal ini, TV akan Mati pada posisi Standby.
Elektronika Dasar - Perangkat & Informasi Dasar Teknik Perbaikan Elektronika/Televisi
4/
5
Oleh
Eltrocom One CH1


