Showing posts with label REPARASI ELEKTRO TV. Show all posts
Showing posts with label REPARASI ELEKTRO TV. Show all posts

3.22.2025

TV Sharp 21 Inch, Model 20U20 - Kerusakan Menyala kemudian Mati

TV Sharp umum di kenal mempunyai System Proteksi yang cukup kompleks (rumit), sehingga memerlukan penanganan yang serius, apabila terjadi kerusakan komponen pada mesin televisi tersebut. Penggunaan system proteksi ini, berfungsi untuk mencegah kerusakan selanjutnya pada komponen lain yang terkait.


Penanganan kasus Kerusakan pada TV Sharp 21" Universe - Model: 20U20


Kali ini kami mendapatkan kasus kerusakan pada TV Sharp Universe 21-Inch -dengan Model; 20U20, yaitu; Televisi dapat Menyala dalam beberapa Menit kadang (cukup lama) hampir 1-Jam, setelah itu Mati lagi pada posisi Standby (Protek).

Gambar Tampak Depan TV Sharp 20-Inch - 20U20
TV Sharp 20" - 20U20
TV SHARP Universe dengan Model; 20U20 ini merupakan produk lama, menurut perkiraan kami.. TV Sharp Universe ini ada di pasaran sekitar tahun 2000 - 2002 (kalau tidak salah). Untuk kali ini kami mendapati, bahwa; Televisi ini belum pernah di perbaiki sebelumnya, karena posisi atau keadaan segel pada baut bagian bawah TV tersebut masih belum rusak, sehingga dapat di perkiraan Televisi tersebut mempunyai daya tahan yang sangat baik dan tentu saja mungkin penggunanya dapat merawat dengan baik televisi tersebut.

Kembali ke kasus Televisi dapat Menyala dalam beberapa Menit kadang hampir 1-Jam, setelah itu Mati lagi pada posisi Standby, maka kami melakukan beberapa tahap perbaikan sebagaimana di bawah ini:
    • Solder Ulang (Re-solder) beberapa titik kontak yang terlihat retak pada PCB bagian bawah mesin Televisi tersebut, dan mengganti beberapa komponen elko yang terlihat agak kembung, yaitu; 100mF/160V dan 220mF/160V untuk Tegangan Horizontal, setelah penggantian tersebut, maka kami melakukan uji coba dengan menghidupkan Televisi tersebut, dan Televisi dapat menyala dengan Normal sebagaimana adanya selama beberapa Menit, sehingga kami menganggap bahwa televisi tersebut sudah Normal dan menutup kembali Cover belakang TV tersebut.
    • Setelah Penutup (Cover) belakang terpasang dengan rapi, maka kembali kami melakukan uji coba untuk menghidupkan TV tersebut, kurang lebih 1 jam kemudian televisi ternyata kembali Mati pada Posisi Standby (Protek), maka kembali kami melakukan pembongkaran dan mencoba mengganti beberapa elko FILTER +185V  untuk Tegangan Katoda (RGB) nya, yaitu; 10mF/250V pada Mesin dan 22mF/250V yang terdapat pada PCB soket Tabung, bagian RGB, selanjutnya.. kami mencoba menghidupkan TV tersebut, hasilnya.. selang sekitar 1/2 jam kemudian Televisi tersebut mati lagi pada posisi Standby (Protek).
      Gambar Tampak Atas Mesin TV Sharp Universe - Seri; 20U20
        Penggantian elko lainnya 470mF/25V, 100mF/63V, 100mF/6.3V (3 x) tetap tidak berhasil..TV dapat Menyala sebentar kemudian Mati Standby (protek) lagi.


        Melumpuhkan Titik Proteksi pada TV Sharp Universe 21-Inch - Model; 20U20


        • Melumpuhkan beberapa Titik Proteksi, seperti Dioda Zener untuk proteksi Heater, Dioda Zener untuk proteksi Vertikal output, dan titik proteksi lainnya, hasilnya masih sama.. Televisi dapat Menyala beberapa Puluh Menit, setelah itu Televisi tersebut lagi-lagi Mati pada posisi Standby (Protek). Akhirnya.. kami memutuskan untuk istirahat dahulu, sehingga harus benar benar dalam kondisi dan konsentrasi yang lebih baik kedepannya.

        Langkah Terakhir: Pengecekan secara Seksama, Solder Ulang akhirnya dapat Menyelesaikan Masalah pada Penanganan kasus Kerusakan "TV Sharp 20U20 - Menyala kemudian Mati lagi" tersebut

        Setelah melakukan Pengecekan secara Teliti, ternyata ada sesuatu yang terlewat ketika kami melakukan Solder Ulang pada mesin Televisi Sharp Universe tersebut, yaitu; pada bagian yang agak tertutup dengan sejenis Lem, dan kemudian kami membersihkan area tersebut, dan memperhatikannya seksama, ya.. terlihat ada beberapa titik kontak yang terlewat, maka kami melakukan solder ulang pada area tersebut (area ini berada di dekat area Vertikal Output). Area tersebut juga terlihat agak kuning (pada PCB) akibat pengaruh panas yang merambat dari IC Vertikal Output ke PCB sehingga mengakibatkan beberapa komponen lepas kontak (loss contact).


        Gambar PCB bagian Bawah Mesin TV Sharp - 20U20
        PCB bagian Bawah Mesin TV Sharp Universe - 20U20
        Setelah melakukan Solder ulang pada Area tersebut, sekarang Televisi sudah bisa Normal kembali, terbukti Televisi tersebut dapat Menyala hingga 4-jam lebih.

        Gambar TV Sharp Universe 20-Inch - 20U20
        TV Sharp Universe - 20U20
        Demikian pengalaman kami sendiri, ketika menemui kasus Kerusakan pada "TV Sharp 20U20 - Menyala kemudian Mati lagi (Standby/Protek)", semoga dapat bermanfaat bagi Teknisi yang kebetulan menemukan kasus kerusakan yang sama seperti tersebut di atas.

            Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch (Bag. 2)

            Membuka Titik Proteksi pada TV Sharp 14-Inch (14A20MS)
            Mendapatkan sebuah Dioda pada bagian tengah mesin tv, kemudian melepaskan salah satu dari kaki Dioda tersebut.

            Melumpuhkan Titik Proteksi dan Perbaikan Kerusakan Protek TV Sharp
            Titik Protek TV Sharp 14"
            pada selanjutnya terlihat kerusakan asli dari televisi tersebut adalah bagian Vertikalnya, berupa garis memanjang ke kiri dan kanan pada layar televisi tersebut, yang menandakan ada permasalahan pada blok vertikal, berikut langkah penanganan yang kami lakukan:
              • Setelah titik protek tersebut berhasil dilumpuhkan, sekarang televisi dapat dihidupkan dan terlihat garis memanjang horizontal (kiri kanan) pada layar, pada selanjutnya penggantian komponen IC Vertikal (baru) ternyata tidak membuahkan hasil juga, (karena tegangan masih ada sekitar 24V hingga 26V, maka kamipun beranggapan bahwa, kemungkinan IC Vertikal tersebut yang rusak, eh.. ternyata masih keliru juga, maklumlah.. teknisi juga Manusia.. bukan robot hehe..( ^_^ ), dan akhrnya kerusakan tersebut berhasil ditemukan...
              • Ya.. kerusakan tersebut ternyata pada Dioda yang ada pada blok vertikal tersebut, setelah dilakukan pengukuran, di dapati Dioda tersebut sudah Korslet (Short).
              • Setelah penggantian komponen tersebut.. sekarang TV sudah dapat menyala dan layar kembali normal, eit.. tapi tunggu dulu.. Gambar pada layar terlihat sangat tipis sekali (samar samar), hampir saja kami pusing 7 keliling lagi.. ;) hehe, ternyata kami lupa mengembalikan (titik kontak/solder ulang) salah satu kaki Dioda (untuk melumpuhkan proteksi) tersebut, setelah di solder kembali titik kontak pada salah satu kaki Dioda tersebut, dan Televisi Sharp 14" tersebut sudah dapat menyala normal kembali seperti adanya..
                  Melumpuhkan Titik Proteksi dan Perbaikan Protek (Standby) TV Sharp 14"
                  TV Sharp 14"
                  Demikian sedikit informasi tentang cara mengatasi Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch yang tidak sempat kami mencatatkan Model dan Serinya tersebut, namun kami berharap, semoga dapat bermanfaat bagi rekan sesama Teknisi Elektronik/TV pada umumnya.

                  2.26.2018

                  Mengenal Blok Utama pada Mesin TV Layar Tabung

                  Secara Sederhana, untuk dapat melakukan pada Perangkat Elektronika apapun tentu sedikit banyaknya kita dapat melakukan blocking pada rangkaian yang terdapat pada perangkat tersebut, hal ini akan memudahkan untuk perbaikan perangkat itu kedepannya.

                  Pada Televisi kita mengenal beberapa Blok Utama, seperti: Power Supply regulator yang menyuplai beberapa tegangan yang di butuhkan untuk daya kerja televisi tersebut, seperti: B+ 115V untuk Tegangan Horizontal Out, tegangan Driver Horizontal umumnya juga di ambil dari sini setelah diberi Pembatas Arus (resistor)..

                  Blok Power Supply Regulator

                  Power Supply regulator membangkitkan beberapa Tegangan Output penting, seperti: B+ 115V untuk Tegangan Horizontal Out & Driver Horizontal, sebagaimana tersebut di atas, kemudian beberapa Tegangan lainnya, seperti: +12V yang kemudian terbagi: +8V untuk Tegangan blok Osc Horizontal dan +5V untuk Tegangan blok IC Program (pada sebagian jenis TV ada pula yang mempergunakan +3.3V) dan DC 12V - 16V untuk Tegangan Audio Amp..
                  Tegangan Penting pada Blok Power Supply Regulator TV CHINA / WCOM / HUI JIA
                  Tegangan pada Blok Power Supply Regulator
                  Kerusakan pada Power Supply regulator tentu akan Menyebabkan Televisi Mati Total, sebagai contoh kerusakan Power Supply regulator pada Mesin TV China agar lebih mudah dipahami, dapat di lihat pada halaman: Beberapa Penyebab Kerusakan Power Supply regulator Mesin TV China.
                  Blok Rangkaian Regulator Power Supply TV CHINA
                  Blok Power Supply Regulator Mesin TV CHINA (WCOM)
                  Pada Blok Power Supply Regulator TV CHINA ini dapat dengan mudah di kenali, Tegangan Output yang umum digunakan pada TV CHINA, yaitu:
                  • B+ 115V (127 - 130V untuk TV 29") digunakan untuk Tegangan Horizontal Out.
                  • +185V untuk Tegangan Katoda RGB (sekarang sudah jarang digunakan, melainkan Tegangan +185V untuk Katoda RGB ini pada umumnya langsung di ambil dari Tegangan Output Fyback 185V), selain itu.. Tegangan 33V untuk Tegangan Tuning Frekwensi pada Tuner Antenna di Mesin TV CHINA ini.
                  • Tegangan 24V digunakan untuk: Tegangan IC Vertikal Amp sekaligus untuk Tegangan Driver Horizontal.
                  • Tegangan 16V digunakan untuk: Tegangan IC Audio Amp (Sound) dan memiliki Ground terpisah untuk menghindari Pump Efek.
                  • Tegangan 12V: Tegangan kemudian di bagi menjadi 2 Tegangan Output, yaitu: +5V untuk Tegangan IC MICOM (program) dan +8V untuk Tegangan IC CHROMA/RF.

                  Tegangan B+ 115V pada Power Supply Regulator Mesin TV CHINA

                  Tegangan B+ 115V merupakan Tegangan untuk Supply Tegangan pada Blok Horizontal Out yang terdiri dari 2 Komponen Utama, yaitu: FLYBACK TRANSFORMER dan TR POWER HORIZONTAL sebagai penghasil Tegangan Tinggi (HV - HIGH VOLTAGE) pada kisaran 20.000 - 30.000 Volts untuk dapat Menyalakan Tabung Hampa (Layar) Televisi, pada beberapa model televisi Tegangan Driver Horizontal juga di ambil dari Tegangan B+ 115V ini, setelah di beri Pembatas Arus (resistor), Driver Horizontal bekerja pada kisaran 27V  hingga 48V (bisa lebih rendah atau lebih tinggi).

                  Tegangan B+ 115V untuk Tegangan Horizontal Out Tegangan 27V - 48V untuk Driver Horizontal, Tegangan +33V untuk VT pada TUNER antena juga di ambil dari Tegangan B+ 115V ini serta Feedback menuju photo coupler (PC) 817 sebagai sensor Tegangan pada Power Supply Regulator.

                  Tegangan 24V untuk Vertical Amp dan Driver Horizontal pada Power Supply Mesin TV CHINA

                  Tegangan 24V pada Power Supply regulator Mesin TV brand CHINA (WCOM. HUI JIA dll).. digunakan untuk Tegangan IC VERTICAL Amp (LA 78041 / LA 78141 dan yang sejenisnya), pada Tegangan 24V ini disalurkan juga ke kaki Kolektor (C) TR Driver Horizontal melalui Trafo penyesuai impedansi di blok Driver Horizontal tersebut.

                  Blok Vertical Amp & Tegangan +24V

                  Rangkaian dan Tegangan +24 Blok Vertikal Mesin TV China WCOM, HUI JIA
                  Blok Vertikal Amp

                  Blok Horizontal Out & Tegangan +24V

                  Rangkaian Tegangan Horizontal Out TV China
                  Blok Horizontal Output
                  Pada kedua Blok tersebut menggunakan Tegangan yang sama yaitu: +24V yang berasal dari Power Supply Regulator yang terdapat pada Mesin TV CHINA / WCOM / HUI JIA dan yang sejenisnya.

                  Tegangan +24V ini terhubung langsung pada IC Vertikal Amp, Kerusakan yang sering terjadi pada bagian Tegangan ini adalah terjadi pada IC Verticalyang merupakan komponen utama di blok Vertical Amp tersebut.

                  Tegangan DC +5V (Blok IC Program / Micom) dan Tegangan DC +8V (Blok IC Chroma / RF)

                  Pada Mesin TV brand China dan kebanyakan Mesin TV lainnya, Blok IC Program / MICOM + IC Memory (eprom) memerlukan Tegaangan / Daya DC 5V
                  Tegangan +12V dari Power Supply regulator kemudian dimasukan ke rangkaian Stabilisator hingga di hasilkan 2 Tegangan Output, yaitu: +8V untuk Blok IC Chroma dan +5V untuk Blok IC Program / Micom ini. 
                  Tegangan DC +5V Blok IC Program Mesin TV
                  Blok IC Program dan Blok IC Chroma / RF
                  Gambar di atas merupakan gambaran 2 Blok Vital (blok IC Program / Micom dan IC Chroma / RF) dari Perangkat Televisi, namun pada kebanyakan Mesin TV sekarang sudah menggunakan IC terintegrasi (IC Program & IC Chroma / RF dalam 1 IC).

                  Blok Audio Amp & Tegangan +14 - 16V pada Mesin TV CHINA (WCOM, HUI JIA dan yang sejenisnya)

                  Tegangan berkisar +14V - +16V yang berasal dari Tegangan Output: Power Supply Regulator (Mesin TV CHINA) digunakan pada "Blok Audio Amp" ini,kerusakan pada blok Audio Amp (sound) ini umum disebabkan rusaknya IC Power yang merupakan komponen utama yang terdapat pada blok Audio Amp ini. Pada jenis TV brand China umum digunakan adalah IC Power dengan No Seri: TDA/LA 2003.
                  Kit Power Audio pengganti Blok Audio Amp TV yang Bermasalah
                  Kit Power Audio Amp untuk TV CHINA dll
                  Mengenai Audio Amp ini, tidak tidak berbeda jauh dengan Power Amplifier biasa, namun.. telah disesuaikan dengan untuk Penggunaan Penguat Suara pada Televisi.

                  2.15.2018

                  Membuat Bor Penghancur IC BGA pada Perangkat Digital, Handphone dll

                  Tips ini merupakan kiriman dari salah seorang teman kami yang berprofesi sebagai Teknisi Handphone, yaitu: "Membuat Bor untuk Memudahkan Penggantian IC BGA yang di Lem pada Mesin Handphone".

                  Perbaikan Kerusakan pada Mesin perangkat komuikasi, terutama Handphone umumnya menggunakan "Solder Uap" yang merupakan Perangkat Konvensional utama dalam perbaikan perangkat Digital, digunakan untuk mengangkat komponen micro dan chips seperti: resistor, kapasitor, dioda, IC BGA dll. Solder Uap ini umumnya disebut dengan Blower.

                  Untuk mengangkat/ mengganti komponen IC BGA adalah dengan cara memanaskan bagian atas dari IC BGA dengan rentang waktu beberapa detik saja, karena jika terlalu lama, kemungkinan besar dapat merusakaan PCB dari mesin handphone tersebut, sebagaimana kita ketahui PCB mesin handphone tersebut umumnya mempunyai 3 lapisan, yaitu: Atas, Tengah dan Bawah.. lapisan Tengah merupakan jalur penghubung antara komponen yang terdapat pada PCB lapisan Atas ke komponen yang terdapat pada PCB lapisan Bawahnya, panas yang berlebihan dari "Solder Uap/ Blower" pada PCB tersebut dapat menyebabkan Kerusakan permanen pada Mesin Handphone ini. Oleh karena itulah diperlukan ke hati hatian dalam pengangkatan/ penggantian komponen IC BGA ini.

                  Penggunaan Bor yang di buat sedemikian rupa adalah untuk menghancurkan IC BGA yang di lem tersebut. Penggunaan Bor penghancur IC BGA ini hanya bisa dilakukan, jika:
                  • IC BGA tersebut benar benar Rusak (dapat di pastikan sudah rusak)
                  • IC BGA yang di lem tersebut terlalu kuat, sehingga jika di panaskan akan terlalu lama dan di khawatirkan akan merusak komponen lainnya.
                  • Jika tidak mempunyai cara lain, perangkat lain maka Bor Penghancur IC BGA ini mungkin bisa digunakan.

                  Bahan bahan untuk "Membuat Bor Penghancur IC BGA" tersebut, adalah:

                  • Dinamo 12V
                  • Batu (sebagai mata dari bor tersebut, terbuat dari batu asahan)
                  • Adaptor 12V (bisa anda buat sendiri, menggunakan Trafo 1A, 4 buah Dioda dan 1 buah elco. lihat halaman: "Belajar Cara Membuat/ Merakit Adaptor sederhana", atau bisa juga menggunakan "Power Supply" yang umum di perlukan untuk perbaikan Hp tersebut.
                  • Lem Besi/ Alteco
                  • Kabel penghubung untuk Adaptor ke Dinamo/ Bor tersebut.

                  Cara Pembuatan

                  Batu asahan di potong kecil dan dibuat sedemikian rupa seperti mata gerinda yang berbentuk bundar kecil pada bagian atasnya, sedangkan bagian tengahnya di beri lubang kecil sebagai poros pada Dinamo selanjutnya pada poros tersebut diberi lem, agar dapat menempel kuat pada poros dinamo yang berfungsi sebagai bor tersebut, selanjutnya hubungkan DC 12V pada adaptor sebagai sumber daya dari "Bor Penghancur IC BGA" tersebut, sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini:
                  Gambar dan Keterangan Cara Menghancur IC BGA pada Mesin Handphone dll
                  Bor Penghancur IC BGA
                  Cara Penggunaan
                  • Dynamo 12V yang sudah berbentuk Bor dengan mata bor dari batu asahan tersebut, dihubungkan ke Adaptor 12V, kemudian mata bor tersebut di arahkan pada bagian atas IC BGA, sehingga MATERIAL pelindung pada IC BGA tersebut menjadi terkikis/ menipis.
                  • Ketika material pelindung/ penutup IC BGA tersebut sudah terkikis dan kemudian hancur, maka lakukan pembersihan sisa Material pelindung IC BGA menggunakan "Solder Uap/ Blower" sebagaimana biasanya.
                  Tips Pengangkatan IC BGA yang sudah Rusak pada Handphone
                  Sumber: Zain DN (Pengelola Usaha Konter dan Jasa Perbaikan Handphone)

                  Bor Penghancur IC BGA yang di Lem pada Perangkat Digital, Handphone dll (Video by: Zaen DN)



                  Perlu kami ulangi lagi, bahwa: 

                  Penggunaan Bor yang di buat sedemikian rupa adalah untuk menghancurkan IC BGA yang di lem tersebut. Penggunaan Bor penghancur IC BGA ini hanya bisa dilakukan, jika:
                  • IC BGA tersebut benar benar Rusak (dapat di pastikan sudah rusak)
                  • IC BGA yang di lem tersebut terlalu kuat, sehingga jika di panaskan akan terlalu lama dan di khawatirkan akan merusak komponen lainnya.
                  • Jika tidak mempunyai cara lain, perangkat lain maka Bor Penghancur IC BGA ini mungkin bisa digunakan.
                  Jika IC BGA tersebut tidak di Lem, maka kita tidak perlu menghancurkan IC BGA tersebut, melainkan langsung untuk memanaskan IC BGA saja selama beberapa detik, sesuai dengan pengalaman kita saja, semakin cepat akan semakin baik dan dengan pengaturan Panas dan hembusan Angin (uap) pada blower yang sudah di sesuaikan atau dapat pula menggunakan Cairan Khusus untuk melunakan lem yang menempel pada IC BGA tsb.. semoga dapat bermanfaat, sukses selalu buat anda.. wassalam. ;)

                  Inverter Kit 12V to 18V CT (Kit Penyesuai/Pengubah Tegangan DC ke DC)

                  INVERTER KIT DC 12V ke18V CT adalah Rangkaian untuk merubah Tegangan DC 12V (ACCU) menjadi: +18V | 0 (CT) | -18V, KIT INVERTER 12V to 18V CT, ini banyak beredar di pasaran sebagai rangkaian pengganti pada sebuah Power / Sound Amplifier Mobil ketika mengalami kerusakan yang sudah terlalu parah / tidak bisa di perbaiki lagi.

                  INVERTER KIT DC to DC ini, banyak beredar di pasaran dengan 2 Model, yaitu: DC 12V to 18V CT dan DC 12V to 24V CT (current 7 Ampere), Kit Inverter ini sangat berguna, untuk penggunaan jenis Audio Power Amplifier menggunakan Sumber Daya Aki (accumulator) pada Mobil.

                  Inverter Kit 12V to 18V CT (Kit Penyesuai/Pengubah Tegangan DC ke DC)

                  Alat INVERTER AKI Mobil DC 12V ke 18V CT Audio Power pada Mobil
                  INVERTER KIT DC to DC (12V to 18V CT)

                  INVERTER KIT DC 12V ke 18V memiliki beberapa Titik Kontak (Pin), yaitu:

                  • B+: Ini adalah Pin untuk Input DC 12V dari Aki (Accumulator) Mobil
                  • Rem: Pin ini merupakan Remote, hubungkan ke B+ 12V pada Aki (Accumulator) Mobil untuk Menghidupkan
                  • GND: Ini Pin untuk Ground, hubungkan ke Ground atau ke Kutub - pada Aki (Accumulator) Mobil
                  • +18V: Tegangan Output +18V
                  • CT: Ground Sentral = 0 Volt atau Ground
                  • -18V: Tegangan Output -18V
                  Petunjuk Mudah Pemasangan Titik Pin Tegangan INVERTER KIT DC to DC (12V to 18V CT)
                  INVERTER KIT DC to DC (12V to 18V CT) - Pin Tegangan Input/Output

                  Inverter Kit 12V to 18V CT

                  Rangkaian Pemasangangan INVERTER KIT DC 12V to 18V CT
                  INVERTER KIT DC 12V to 18V CT
                  INVERTER KIT DC 12V to 18V CT ini banyak beredar di pasaran, Harga relatif (bisa lebih/kurang).. berkisar Rp 65.000 hingga Rp 85.000.

                  Aki (Accumulator)

                  Power Supply - Battery - Accumulator DC 12V
                  ACCUMULATOR (AKI) 12V
                  Aki (Accumulator) merupakan Sumber Daya pada KIT INVERTER DC 12V to 18C CT ini, yang pada selanjutnya disambungkan pada Power Audio untuk Mobil, yang mempergunakan System Tegangan CT +18V / -18V ini, sebagaimana terdapat pada jenis Power Audio Mobil umumnya.

                  Perangkat Elektronik - Mixer Audio - Behringer Xenyx X1204USB

                  Perangkat Mixer Audio adalah Perangkat Pencampur Nada Suara sehingga mempunyai/menghasilkan Nada-nada sesuai dengan yang dikehendaki. Perangkat Mixer Audio ini mempunyai beberapa "Channel Input" tergantung Jenis dan Model dari Perangkat Mixer tersebut. Channel Input digunakan sebagai Input/Masukan untuk Perangkat lainnya, seperti: Microphone, Spul Gitar, Keyboard dll, sedangkan untuk "Channel Output" umum dihubungkan pada "Power Amplifier" dan "Pemancar Radio FM". 

                  Sebuah Audio Mixer mempunyai banyak sekali Pengaturan Nada Tinggi, Sedang dan Rendah pada setiap Channelnya, sedangkan pengaturan "Volume Master" adalah berfungsi mengatur Output dari seluruh Channel Audio yang ada pada perangkat "Audio Mixer' tersebut.
                  Perangkat Audio Nixer - Behringer Xenix X1204USB

                  Mixer Audio - Behringer Xenyx X1204USB

                  Mixer Audio "Behringer Xenyx X1204USB" ini mempunyai 8-Channel Input serta di lengkapi dengan Digital "24-bit Multi FX Prosesor" dengan Power Supply yang dapat bekerja pada Tegangan 100V hingga 240V.

                  Berikut dibawah ini beberapa Informasi/Spesifikasi pada Perangkat Audio Mixer " "Behringer Xenyx X1204USB" ini.

                  Spesifikasi

                  Brand Name Behringer
                  Model/Seri Xenix - X1204USB
                  Input
                  • 4-Channel Line-in Balance + 4-Channel Unbalance (Line in 1, 2, 3, 4) untuk penggunaan Michrophone (Mic)
                  • 4-Channel Line-in (Line ini 5/6 dan Line in 7/8) dan (PC/Keyboard/DVD/VCD/Tape Recorder dll)
                  • 2 x stereo L/R dan 2 x stereo R/L pada (Line ini 5/6 dan Line in 7/8)
                  Output
                  • 2 x 2 Strereo Aux Return
                  • 2 x Aux Sends
                  • 1 x FootSW
                  • 1 x Phone (Headset)
                  • 2 Main Output (Balanced) pada panel belakang
                  • 2 x ALT 3-4 Outputs pada panel belakang
                  • 2 x R/L Control Room Out pada panel belakang
                  Input/Output
                  • 4 x Input/Output - 2-Track/USB
                  Digital
                  • 24-bit Dual Engine Display
                  • 24-bit Multi-FX Processor
                  Power Supply
                  • AC 100 - 240V ~ 50/60Hz
                  • Sekring: T 1.6A H 250V
                  • 40W


                  Mesin Dalam Mixer Audio Behringer Xenyx X1204USB
                  Behringer Xenyx X1204USB (Mesin Dalam)
                  Mixer Audio "Behringer Xenyx X1204USB" ini menggunakan IC Audio SMD dengan nomer seri "LM4580" 25 x pada Papan Utama dan 9 x pada Papan Input. 

                  Informasi Tambahan
                  • Mixer Audio "Behringer Xenyx X1204USB" ini mengalami kerusakan pada mesin, dikarenakan "tersambar petir" pada jaringan listrik, sehingga mengakibatkan beberapa IC Audio SMD dengan nomer seri "4580" seperti yang telah kami sebutkan diatas terlihat pecah dan sebagiannya lagi terlihat hangus (terbakar).
                  • Pada Power Supply AC-maticnya juga mengalami kerusakan dengan beberapa komponen terukur short (korslet).
                  Hingga Informasi ini kami muat, Perangkat Mixer Audio "Behringer Xenyx X1204USB" ini masih pada tahap perbaikan.

                  Beberapa Fitur Penting DVC (Digital Video Camcorder) HD SONY 16.0 MPx GEN X - G800

                  DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800, memiliki beberapa Fitur seperti: Still Image Recorder dan Smile Capture, 3.0" Touch Screen, LED Light, DUAL Slot Memory dll.

                  Beberapa Fitur Penting DVC (Digital Video Camcorder) HD SONY 16.0 MPx GEN X - G800

                  Fungsi Tombol / Port DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800
                  DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800 - Fungsi Tombol dan Port
                  Keterangan
                  • Touch Screen - Display Menu
                  • Manual Switch On/Off - Switch On/Off manual, ketika posisi Layar sedang Terbuka, ketika layar di tutup.. maka secara otomatis kamera pada posisi Off.
                  • LED Light - Berfungsi sebagai Penerangan (senter) ketika pada Ruangan Gelap, sehingga Objek yang berada dekat depan kamera dapat terlihat dan terekam dengan cukup baik.
                  Fitur Penerangan Kamera DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800
                  DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800 - LED Light Camera
                  • Zoom: Berfungsi sebagaimana pada perangkat Kamera lainnya, DVC HD SONY Gen X G800 ini memiliki 16 X pengaturan Kamera Zoom.
                  • MODE: Pengaturan Fungsi kamera ke Mode: VIDEO atau POTRET serta VIEW
                  • Capture: Capture berfungsi untuk Mode: Potret (photo)
                  • AV Out: port untuk kabel RCA (AV) ke Monitor / TV (LIVE)
                  • Charge / Data: Port untuk Charging dan juga untuk Transfer Data menggunakan kabel USB.
                  • HDMI Out: berfungsi sama dengan AV Out menggunakan Kabel HDMI port.
                  Fitur / Fungsi Tombol / Menu DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800
                  DVC HD SONY 16.0MPx "GEN X" G800 - DUAL Slot Memory 
                  Untuk tombol "START / STOP" rekaman video berada di bagian belakang perangkat DVC (Digital Video Camera) SONY G800 ini, samping kanan Battery, tombol ini juga berfungsi sebagai "PLAY" ketika pada Mode VIEW.

                  DVC HD SONY 16.0 MPx GEN X - G800 (Digital Video Camera/Camcorder)

                  DVC (Digital Video Camera / Camcorder) HD SONY 16Mpx GEN X G800 ini cukup nyaman digunakan dengan hasil Video Rekaman terbilang Bagus untuk sekelasnya, kami tidak membandingkannya dengan kamera video jenis lainnya, hanya untuk review singkat terkait pengunaan dan fungsi fungsi penting dari Video Camcorder ini.

                  DVC HD SONY GEN X - G800 dengan tingkat resolusi tinggi mencapai 16 Mega Pixels (kualitas HD Video), menggunakan menu "Layar Sentuh" ini, menghasilkan kualitas Video terang dan jernih.

                  DVC HD SONY 16.0 MPx GEN X - G800 (Digital Video Camera/Camcorder)

                  Tinjauan HandyCam - DVC HD SONY GEN X G800
                  DVC HD SONY "GEN X" G800 - 16.0 Mega Pixels
                  DVC HD SONY "GEN X" G800 dengan 16.0 MPx ini sering digunakan oleh rekan saya yang merupakan seorang Wartawan dan menjadi Kontributor berita daerah di salah satu Televisi Swasta Nasional, yang bisa disebut juga Kamera Digital jenis ini merupakan Kamera Standar untuk Liputan Berita di Media TV, meski demikian DVC (Digital Video Camera/Camcorder) HD SONY "GEN X" G800 dengan 16.0 MPx ini juga cocok sebagai perlengkapan Travelling bagi yang suka bepergian serta untuk beragam keperluan lainnya.

                  HDMI to AV AUTO SCALER - HD Video Converter (Komputer ke TV)

                  HD Video Converter - HDMI to AV AUTO SCALLER adalah: Perangkat Converter Video dari PC (Desktop/Laptop) menggunakan port HDMI (VGA card) menjadi Sinyal Audio Video (AV).

                  HDMI to AV AUTO SCALLER (HD Video Converter) memungkinkan tampilan layar sebuah perangkat Komputer (PC Desktop/Laptop) ditampilkan pada Layar Televisi menggunakan kabel RCA atau lebih dikenal dengan sebutan AV (Audio Video).
                  Alat Coverter Video PC (Komputer ke TV / Pemancar TV) - HDMI/VGA ke AV/TV
                  HD VIDEO CONVERTER - HDMI to AV
                  HDMI to AV AUTO SCALER - HD Video Converter ini menggunakan sumber daya (tegangan) DC 5V dari USB komputer (PC Dekstop/Laptop) terpasang. Video yang dihasilkan dengan Resolusi yang dapat disesuaikan untuk perangkat Televisi / Pemancar Televisi mengunakan 2 jenis Format Video, yaitu: PAL atau NTSC.

                  Menampilkan Windows Komputer pada Layar TV (menggunakan Kabel AV)

                  Dengan menggunakan Perangkat "HDMI to AV - VIDEO CONVERTER" ini, maka Tampilan Layar Desktop akan Muncul pada Layar Televisi menggunakan Input AV dengan terlebih dahulu melakukan Pengaturan "Display Properties" untuk Layar 1 dan 2.
                  Perangkat Merubah HDMI Video Grafik ke Sinyal AV TV
                  USB Port dan HDMI port
                  Keterangan
                  • 5V USB (Power) - Ini adalah Kabel Supply Tegangan 5V untuk perangkat HD Video Converter tersebut melalui USB port.
                  • HDMI port - Ini adalah Kabel HDMI menuju ke Input perangkat HD Video Converter yang selanjutnya dirubah (konversi) menjadi Sinyal AV hingga dapat digunakan pada perangkat Televisi. (HDMI port pada "Display Properties" terdeteksi sebagai Perangkat Monitor 2)
                  • VGA port - Port ini sebagai Monitor 1 menggunakan VGA port (VGA port pada "Display Properties" terdeteksi sebagai Perangkat Monitor 1)
                  Pada "Display Properties" di Windows dapat dilakukan setting sebagai "Extended (2 Tampilan berbeda" atau bisa juga "Clone (2 Tampilan sama di kedua Layar tsb)".
                  Alat Coverter Video PC (Komputer ke TV / Pemancar TV) - HDMI/VGA ke AV/TV
                  HD VIDEO CONVERTER - HDMI to AV
                  HDMI to AV AUTO SCALER - HD Video Converter ini sebagaimana informasi di atas, merupakan salah satu Perangkat yang dapat digunakan untuk mengkonversi/merubah "sinyal digital Video" pada Komputer (PC) menjadi sinyal Video / Audio (AV), yang digunakan pada Perangkat Pemancar Televisi menggunakan Aplikasi/Software "Video Studio Player" dan semacamnya..

                  Kerusakan Suara Berdengung Speaker Aktif DAT

                  Speaker Aktif merek DAT ini di datangkan ke tempat kerja kami, dengan keluhan "Suara terdengar Berdengung" pada Speaker. Berdasarkan keterangan si Pemilik, bahwa:
                  Speaker Aktif merek DAT tersebut memang sudah cukup lama tidak di pergunakan, dan rencananya mau di pergunakan lagi, Speaker aktif ini ternyata masih bagus, dan dapat berbunyi dengan Normal, namun selang beberapa hari pemakaian, mulai terdengar bunyi dengung namun suara Musik masih dapat terdengar, yang semakin hari semakin keras bunyinya, hingga akhirnya tidak ada suara musik lagi yang terdengar, melainkan hanya dengungnya saja semakin keras, Tapi pada bagian Speaker sebelah (Kiri/Kanan) masih bagus, begitu penuturan si Pemilik speaker aktif tsb.

                  Kerusakan Suara Berdengung Speaker Aktif DAT 

                  Berdasarkan penuturan pemilik Speaker Aktif tersebut di atas, maka kamipun melakukan pengecekan, terlihat pada bagian PCB mesin Power Amplifier tersebut sangat kotor dan komponen sebagian ada yang berkarat, sebagian Resistor dan Transistor serta Kapasitor ketika di gerak gerakan sebagian ada yang putus antara kaki kakinya, maka segera kami melakukan penggantian komponen komponen tersebut, setelah selesai maka kami melakukan pengukuran pada bagian transistor Power Amp, yaitu: Transistor TIP 41 dan TIP 42, ternyata tidak mengalami kerusakan, namun ketika Speaker Aktif di On kan, ternyata masih terdengar Bunyi Berdengung pada salah satu dari Speaker L/R , seolah olah transistor Power Amp tersebut, yang rusak.. apalagi ketika di sentuh Tr TIP 41 terasa sangat panas, sedangkan TIP 42 tidak panas sama sekali.. sehingga kami meminta waktu, agar Speaker Aktif ini di tinggal saja dahulu, karena memerlukan pengecekan komponen yang lebih teliti lagi, si pemiliknya pun meng-iyakan.

                  Setelah melakukan pengecekan satu persatu, akhirnya kami mendapatkan sebuah resistor berukuran 33K Ohm terukur tidak terhingga (sangat membesar sekali) bahkan cenderung tidak ada gerakan sama sekali, ketika kami melakukan pengukuran dengan AVOmeter pada skala X1K, padahal komponen tersebut masih mulus atau tidak terlihat rusak kalau di lihat dari fisik ataupun bentuknya.
                  Gambar Mesin Dalam Speaker Aktif DAT
                  Posisi Komponen Resistor 33K Ohm
                  Setelah melakukan penggantian resistor 33K  tersebut, masalah sekarang terselesaikan, Speaker Aktif dengan Merek DAT dengan keluhan "Kerusakan Suara Berdengung" tersebut sudah dapat Normal kembali.

                  DVD/VCD/MP4/MP3 Player

                  DVD Player adalah "Perangkat Pemutar Audio | Video", DVD Player yang beredar di pasaran saat ini support untuk bermacam format Multimedia (Audio | Video). Pada jenis keluaran terbaru telah dilengkapi dengan USB port, sehingga memudahkan Pengguna untuk memutar file Audio (Mp3) dan Video (dengan format: AVI atau format lainnya yang didukung) serta file Gambar (dengan format: JPG atau format lainnya yang didukung) menggunakan "Flash Disk". File file tersebut juga dapat diputar pada kepingan DVD/VCD.

                  DVD/VCD/MP4/MP3 Player

                  Gambar DVD/VCD/MP4/MP3 Player + USB
                  DVD Player

                  DVD maupun VCD Player ini terdiri dari 5 blok penting, yaitu:

                  1. Power Suppy - berfungsi sebagai sumber tegangan utama pada perangkat ini, yang umum terdiri dari: 5V untuk tegangan Mpeg, 8V untuk servo motor, 14V (-/+) untuk tegangan Panel Display. Kerusakan pada bagian ini menyebabkan "Mati Total" pada perangkat, sedangkan melemahnya komponen lain, terutama melemahnya Dioda dan Elko untuk tegangan 5V, mengakibatkan "Error / No Disc" atau dengan kata lain pembacaan data dari "Optik" pada kepingan DVD/VCD menjadi lemah/terganggu.
                  2. MPeg - berfungsi sebagai pengolah / encoder sinyal Audio | Video yang telah terbaca pada optik, dan merubahnya menjadi sinyal Suara dan Gambar yang dapat di dengar dan di lihat pada perangkat Televisi. Kerusakan pada "Mpeg" mengakibatkan ganguan Gambar dan Suara (tdak ada Gambar | Suara | Mati Total).
                  3. Digital Servo Motor - berfungsi sebagai penggerak sesuai dengan data yang diterima dari optik dan di olah oleh sebuah mini control (prosesor) yang terdapat pada Digital Servo Motor tersebut. Kerusakan pada bagian "Servo Motor" menyebabkan tidak berfungsi nya "Optik" dll.
                  4. Optik dan Mekanik motor - berfungsi sebagai pembaca data pada kepingan DVD/VCD dengan cara menembak dengan sinar dan memantulkannya kembali pada optik tersebut, data yang diperoleh dari kepingan DVD/VCD ini berupa sinyal sinyal listrik dan kemudian pada Mpeg di proses lagi hingga menghasilkan sinyal Audio | Video sehingga dapat di dengar dan di lihat pada perangkat Televisi sebagaimana keterangan pada poin no. 2 di atas. Kerusakan pada Mekanik motor ini aering menyebabkan: "Open | Close" menjadi tergangu, sedangkan kerusakan pada "Optik" akan menyebabkan Error | No Disc | atau data tidak dapat terbaca dengan sempurna (sendat-sendat).
                  5. Panel dan Display - berfungsi sebagai user interface, sehingga pengguna dapat melakukan perintah pada perangkat tersebut sedangkan Display dapat membantu pengguna untuk memonitor track secara langsung.
                  Gambar bagian dalam Mesin DVD/VCD/MP4/MP3 Player + USB
                  DVD/VCD MP4/MP3 Player + USB
                  Gambar di atas adalah bagian dalam Mesin dari DVD Player tersebut. Seiring dengan semakin terjangkaunya harga dan meluasnya penggunaan komputer pada masa sekarang ini, apalagi di wilayah perkotaan, maka semakin berkurang pula pengguna DVD/CD player ini, yang bahkan mungkin saja pada beberapa tahun kedepannya DVD/CD Player ini akan menjadi barang antik menyusul generasi pendahulunya, seperti VCD Player, Laser Disc, Tape Recorder, Piringan Hitam dll, jadi.. kita lihat saja perkembangan teknologi kedepannya.

                    Stereo Audio Encoder (Untuk FM Broadcast)

                    Rangkaian "Stereo Audio Encoder" adalah Perangkat Join Stereo (membuat efek stereo) pada Pemancar FM, sehingga kanal Suara / Audio L/R dapat terdengar pada radio penerima (FM radio Receiver), tanpa menggunakan Stereo Audio Encoder ini, maka Audio akan terdengar Monoton.

                    Stereo Audio Encoder untuk FM Broadcast

                    Gambar Perangkat Stereo Encoder dan PLL pada Pemancar FM
                    Stereo Audio Encoder + Phase Lock Loop (PLL)
                    Stereo Audio Encoder ini pada bagian Input L/R dihubungkan dengan ke bagian "Main Output" Mixer Audio, sebagai sumber suara (untuk melakukan percobaan bisa saja mengunakan sumber audio langsung, semisal DVD Player, Tape Recorder dll), namun untuk mendapatkan kualitas audio yang lebih baik maka, memerlukan Perangkat "Pengatur Suara atau Audio Mixer" sebagaimana contoh "Mixer Audio" pada halaman terdahulu: Perangkat Elektronik - Mixer Audio - Behringer Xenyx X1204USB" tsb.

                    Pada beberapa jenis Perangkat Pemancar FM (FM Exciter), pada umumnya, antara: Encoder, PLL dan Power Amp + Power Supply dirangkai menjadi satu dalam box, pada sebagian lagi terpisah antara: Power Amp dengan PLL dan Encoder nya. lihat halaman sebelumnya PLL (Phase Lock Loop) pada Pemancar FM (FM Exciter).

                    PLL (Phase Lock Loop) pada Pemancar FM (FM Exciter)

                    Phase Lock Loop (PLL) adalah termasuk Perangkat Utama pada "Pemancar FM atau FM Exciter" ini. PLL berfungsi sebagai Osilator Pembangkit Sinyal/Frekwensi pada Pemancar, dan kemudian mengunci Frekwensi yang sudah ditetapkan.Pada PLL ini terdapat LCD sehingga mempermudah ketika melakukan setting frekwensi yang di inginkan/ditetapkan.

                    Phase Lock Loop (PLL)

                    Pada perangkat" Phase Lock Loop (PLL)" terdapat tombol untuk menaikan atau menurunkan frekwensi yang di kehendaki. Tombol tersebut terdapat pada Panel Depan atau bisa juga di bagian dalam (mesin) dari perangkat Phase Lock Loop (PLL) ini. Frekwensi yang umum dipergunakan adalah 88MHz ~ 108MHz pada gelombang FM (Frequency Modulation).
                    Strereo Encoder dan PLL (Phase Lock Loop)
                    Phase Lock Loop (PLL) dilengkapi pula dengan "Audio Encoder" untuk menimbulkan efek Stereo. INPUT pada perangkat pada PLL ini pada umumnya terhubung dengan "Mixer Audio" sebagai Kontrol dari Sumber Suara/Audio/Musik, selanjutnya pada konektor OUTPUT akan di teruskan pada "Power Amp" untuk dikuatkan menjadi ratusan kali lipat dan selanjutnya di Pancarkan melalui Antenna. PLL ini mempunyai kekuatan 1 Watt hingga mencapai 15Watt , namun pada penggunaanya, umum dipergunakan 1 Watt hingga 5 Watt  saja sebelum dikuatkan oleh "Power Amp (Penguat Tingkat Akhir/Final)" menjadi Ratusan hingga Ribuan Watt, tergantung jenis Power Amp yang digunakan.
                    Gambar Mesin PLL + Encoder untuk Pemancar / FM Exciter
                    Phase Lock Loop, Stereo Encoder dan Power Supply
                    Phase Lock Loop (PLL) yang sudah jadi dapat terlihat seperti pada gambar di atas. PLL jenis ini mempunyai kekuatan sekitar 1 hingga 7 Watt yang pada selanjutnya akan di salurkan ke "Power Amp" dan dikuatkan hingga ratusan kali untuk menambah jauh jarak "Daya Pancar" yang di hasilkan oleh PLL ini.

                    PLL jenis ini terpisah dengan "Power Amp"nya, sedangkah pada FM Exciter seperti halaman terdahulu: "Perangkat Pemancar FM (FM EXCITER)" perangkat PLL, Encoder, Power Supply dan Power Amp terpasang jadi satu dalam box.

                    Sekilas tentang Pemancar Radio FM (FM Exciter)

                    FM Exciter atau lebih umum disebut dengan Pemancar (Radio) FM ini adalah Pemacar yang bekerja pada Gelombang/Frekwensi Tinggi. Gelombang (Frekwensi) Pemancar Radio FM ini umum di pergunakan di Indonesia adalah pada Frekwensi: 88MHz hingga 108MHz dengan Panjang Gelombang: 3M Band. Pemancar Radio FM (Exciter) ini banyak di pergunakan untuk Siaran Hiburan, Komersial. Pendidikan dll, baik yang di kelola oleh Swasta maupun Instansi Pemerintahan.

                    Pemancar Radio FM/(FM Exciter)

                    Sebuah "Pemancar FM (Exciter)" adalah terdiri dari yang paling atas adalah:
                    1. Antenna + Kabel
                    2. Power Amp (Penguat Akhir/Final)
                    3. PLL (Osc Phase Lock Loop)
                    4. Audio Encoder (Stereo)
                    5. Mixer Audio (Pengatur Nada). halaman terkait/contoh: "Perangkat Elektronik - Mixer Audio - Behringer Xenyx X1204USB"
                    6. Pemutar Musik (PC/Tape Recorder/DVD/VCD/MP3) dan Microphone (Mic).

                    FM Exciter (Pemancar FM)

                    Pemancar FM atau FM Exciter mempunyai kekuatan "Daya Pancar" berbeda-beda tergantung pada "Power Amp" (Penguat tingkat Akhir/Final), Antenna yang dipergunakan termasuk juga Tinggi/Rendahnya Antena yang dipergunakan juga akan berpengaruh terhadap "Daya Pancar" dari "FM Exciter" tersebut.
                    Gambar Perangkat Pemancar FM Broadcast (FM Exciter)
                    Pemancar FM (FM Exciter)

                    Pemancar FM (Frequency Modulation) ini bekerja pada Gelombang/Frekwensi Tinggi (VHF), mempunyai keunggulan antara lain:

                    1. Bekerja pada Skala Lebar (umum: 88Mhz hingga 108Mhz).
                    2. Pemancar yang mempunyai Sinyal lebih kuat akan lebih dominan, dalam arti hanya "Sinyal yang paling Kuat" yang akan ditangkap oleh radio penerima, meski mempunyai "Frekwensi yang Sama".
                    3. Kualitas Audio lebih Baik sesuai dengan namanya Frekwensi untuk Modulasi, hal ini tidak terdapat pada Pemancar Radio SW (Short Wafe) yang menggunakan "Gelombang Pendek", begitu pula pada Pemancar Radio AM (Amplitudo Modulation)/MW (Middle Wave) yang menggunakan "Gelombang Menengah", sehingga Audio yang di bawa pada gelombang FM ini sangat jernih (jelas).
                    4. Mempunyai Ganguan (Intervensi) alam lebih sedikit, jika di bandingkan pada "Pemancar Radio AM" maupun "Pemancar Radio SW".

                    Karakteristik Gelombang Radio FM/AM/SW

                    Setiap "Gelombang Frekwensi Radio" mempunyai karakter yang berbeda beda pula, berikut secara garis besar Karakteristik dari Gelombang radio tersebut:
                    1. Pemancar Radio FM - (Frekwensi Tinggi - 88MHz ~ 108MHz): Daya Pancar lebih kecil dari AM (Amplitudo Modulation) maupun SW (Short Wave), Kualitas Audio jauh lebih Baik dan Jernih, Kualitas Sinyal di tentukan oleh Antena (Jenis dan Tinggi Rendahnya) dan Power Amp (Penguat Akhir/Final). Pemancar Radio jenis FM inilah yang sekarang paling umum di pergunakan sebagai sarana: Hiburan, Informasi dan Komersial. 
                    2. Pemancar Radio AM - (Frekwensi Menengah - 520KHz ~ 1600KHz): Daya Pancar lebih besar dari pada FM (Frequency Modulation) namun lebih kecil dari pada SW (Short Wave), Kualitas suara Sedang. Antena yang umum di pergunakan adalah Antena Vertikal. Pemancar Radio jenis AM sekarang sudah jarang dipergunakan, dan hanya di pergunakan untuk sarana Telekomunikasi Perhubungan (non komersial).
                    3. Pemancar Radio SW - (Gelombang Pendek) - Pemancar Radio jenis SW (Short Wave) ini mempunyai "Daya Pancar" lebih besar di bandingkan pada FM (Frequency Modulation) maupun AM (Amplitudo Modulation). Daya Pancar pada Pemancar Radio SW ini sangat jauh, hingga bisa digunakan untuk komunikasi antar pulau. Kualitas Audio Sedang/Rendah. Antena yang di pergunakan biasanya adalah antena bentang (horizontal). Pemancar Radio jenis SW banyak di pergunakan untuk siaran jarak jauh (antar negara).
                    Seiring perkembangan teknologi, banyak fihak/pengelola "Radio Broadcasting" ini menggunakan jaringan Internet (sehingga) dapat menjangkau wilayah yang lebih luas pada masa sekarang ini.

                    Mekanisme / Fungsi Tabung (CRT) Layar Televisi

                    Pada dasarnya Tabung Layar televisi memerlukan Tegangan Tinggi untuk sistem kerjanya, untuk keperluan inilah maka diperlukan sebuah pembangkit Tegangan Tinggi berupa Flyback Transformer atau lazim di sebut trafo Flyback ini. Perlu diketahui bahwa; Tabung Layar televisi ada yang menggunakan 7:1 pin | 9:1 pin dan 11:1 pin, namun yang paling lazim di pergunakan adalah: 7:1 pin untuk Tabung berukuran diagonal 14" hingga 20" sedangkan 9:1 umum digunakan untuk 21" hingga 29". Selain itu pada beberapa jenis tabung televisi tertentu ada juga yang menggunakan 9:2 pin.

                    Angka 1 menunjukan pin: Focus, pada model tertentu seperti Sony, LG, SamSung ada juga yang menggunakan 2 (double) Focus.

                    Tabung Layar Televisi dapat menimbulkan Cahaya pada lapisan Fosfor yang terdapat di bagian dalam Tabung Hampa televisi tersebut setelah mendapatkan Tegangan Tinggi berkisar 10.000 ~ 30.000V (10KV-30KV) yang di hasilkan oleh Trafo Flyback.

                    Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sebuah Tabung Hampa dapat bekerja menggunakan Tegangan Tinggi sebagaimana telah di sebutkan di atas, baik untuk perangkat Pemancar (TX) ataupun Penerima (RX) pada Radio/Televisi.

                    Tabung Hampa banyak digunakan pada Teknologi terdahulu sebelum di temukannya Transistor, seiring perkembangannya.. Tabung Hampa udara saat ini sudah jarang di pergunakan setelah di temukannya teknologi Transistor yang tidak memerlukan tegangan / daya yang besar, sehingga rangkaian / sirkuit elektronika dapat di buat lebih simpel dan lebih praktis.

                    Mekanisme Kerja Tabung Layar Televisi

                    Sebagaimana Tabung Hampa, Tabung Layar televisi memiliki Pin/Kaki, yang terdiri dari:
                    Mekansme & Fungsi Layar Televisi (CRT)
                    Tabung Hampa Layar Televis (CRT)
                    • GRID (G) - Grid merupakan Kontrol Intensitas Cahaya pada Layar Televisi, ini berfungsi sama sebagai BASE (B) pada jenis Transistor biasa atau GATE (G) pada komponen MosFET. Grid ini terhubung langsung ke Trafo Flyback (FBT) di bagian: SCREEN.
                    • ANODE (A) - Anode merupakan Input Tegangan (tinggi) pada Layar Televisi, ini berfungsi sama sebagai: EMITTOR (E) pada jenis Transistor atau SOURCE (S) pada komponen jenis MosFET. ANODE berada bagian atas body Tabung Layar Televisi, ANODE ini terhubung langsung ke bagian HV Rect Trafo Flyback (FBT) melalui kabel dan Tudung ANODE.
                    • KATODE (K) - Katoda ini merupakan Pin/Kaki SINYAL VIDEO yang di hasilkan oleh rangkaian Mesin Televisi, pada jenis Tabung Hitam Putih hanya terdapat 1 Katoda saja, sedangkan pada jenis Tabung Berwarna terdapat 3 Pin KATODA, yaitu: RED KATODE (RK), GREEN KATODE (GK) dan BLUE KATODE (BK). ketiga katode ini adalah yang mewakili warna utama Gambar Siaran televisi. KATODE ini berfungsi sama dengan COLLECTOR (C) pada jenis Transistor atau DRAIN (D) pada komponen jenis MosFET.
                    • HEATER (H1 & H2) - Heater / Filamen ini terlihat MENYALA seperti Wolfram pada Lampu Pijar. Heater / Filamen ini merupakan Pemanas dan selalu ada pada jenis perangkat Tabung Hampa termasuk Tabung Layar Televisi (CRT). Tegangan HEATER pada Tabung Layar televisi (CRT) berkisar AC 6 ~ 9V saja (H1) dan pin H2 terhubung langsung menuju Ground (Gnd).
                    • FOCUS - Pin ini sebagai Pengatur Fokus Gambar Siaran pada Tabung Layar televisi. Pin Focus ini terhubung langsung ke Trafo Flyback (FBT) di bagian: FOCUS
                    Pada kenyataannya, Tabung Layar hanya dapat memunculkan 1 Titik cahaya saja pada Layar Fosfor, sehingga di butuhkan Kumparan Elektromagnet yang dapat membelokan elekton elektron tersebut, agar dapat terlihat seluas area Fosfor yang terdapat di dalam tabung layar televisi tersebut menggunakan komponen Deflection Yoke (DY) yang terdiri dari: Gulungan Horizontal (Rangkaian - Horizontal Out) dan Gulungan Vertikal  (Rangkaian Vertical Amp/ Out).