Forex (Foreign Exchange) ini adalah Perdagangan atau Pertukaran Mata Uang Asing. Pertukaran dan Perdagangan antar Mata Uang Asing ini di kalangan Perbankan disebut juga dengan Valuta Asing / Kurs Mata Uang Asing. Pasar Mata Uang Asing ini Memperdagangkan Mata Uang satu Negara terhadap Mata Uang Negara lainnya (pairs) yang melibatkan Pasar Pasar Mata Uang Utama di Dunia terus menerus selama 24-Jam penuh, terkecuali Hari Libur (Sabtu dan Minggu). Mata Uang yang diperdagangkan adalah Mata Uang Negara negara yang sudah maju Perekonomiannya.
Situasi / Kondisi Pasar Mata Uang dan Psikologi Trading Forex
Pergerakan Mata Uang Asing atau Valuta Asing ini selalu berubah ubah setiap setiap saat (dari detik ke detik), karena pengaruh dari Hukum Supply (Penawaran) dan Demand (Permintaan) yang terjadi di Pasar Mata Uang tersebut oleh para Pelaku Pasar dengan berbagai macam Kepentingan.![]() |
| Metatrader Platform (Trading Terminal) |
Pergerakan / Selisih Harga yang "Fluktuatif" pada Pairs Mata Uang Asing ini akan memunculkan selisih harga yang di sebut dengan istilah "Profit (keuntungan/laba)" dan juga potensi "Loss (kerugian)" sebagaimana yang terjadi pada jenis Perdagangan Konvensional lainnya. Pergerakan Harga yang Cepat berupa Candlestick Panjang, yang menandakan Pergolakan Harga yang terjadi pada waktu itu, lihat pada halaman: Bentuk/Pola Long Bullish/Bearish Candlestick (Morobozu) di Metatrader Forex.
Seberapa besarnya "Profit / Loss" yang di dapat oleh Trader tersebut bergantung dari Lot (jumlah) yang digunakan x Pergerakan Pips yang terjadi. Oleh karena itu, seorang Trader Pemula dan yang sudah Profesional sekalipun dituntut untuk terus mempelajari "Situasi & Kondisi yang Terjadi di Pasar Forex" ini serta Penguasaan Analisa Teknikal maupun Analisa Fundamental terkait.
Potensi Profit / Loss di Trading Forex
Pertukaran atau Perdagangan Mata Uang Asing ini, dengan cara dengan sistem Buy (Beli) dan Sell (Jual) atau sebaliknya, antara "Pasangan 2 Mata Uang Asing" yang tersedia pada MetaTrader platform Broker yang telah dipilih sebelumnya. Pasang 2 Mata Uang Asing yang berbeda ini di sebut dengan Pairs.
Pasangan Mata Uang yang di Perjual Belikan ini, merupakan Mata Uang dari Negara yang sudah Maju Perekonomiannya, seperti: EURO vs USD, GPB vs USD, USD vs JPY, USD vs CHF dll.
Trader dapat memilih Pasangan Mata Uang yang mana akan diperkirakan menguat terhadap yang Pasangan Mata Uang tersebut untuk mendapatkan Keuntungan, ketika Mata Uang yang Beli (Buy) Menguat terhadap Mata Uang pasangannya tersebut, namun Trader akan mendapatkan Kerugian, apabila Mata Uang yang Beli (Buy) Melemah terhadap Mata Uang pasangannya tersebut.
Trader merupakan Pelaku Pasar, Turun dan Naiknya Nilai Mata Uang diperjual belikan (trading) ini, dapat di manfaatkan Trader (pelaku pasar) untuk mendapatkan Keuntungan. Sebagai Trader tentunya akan memerlukan sejumlah uang (modal) untuk bisa bertransaksi Valas (Valuta Asing) atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Forex (Foreign Exchange) atau juga Pertukaran Mata Uang Asing ini.
Secara sederhana, seorang trader dapat membeli/menukarkan sejumlah uang (modal)nya untuk mendapatkan Mata Uang asing, sebagai contoh: USD, dan ketika Mata Uang USD ini kemudian Menguat / Naik, kemudian si Trader kembali menjual / menukarkan USD ini, selisih kenaikan nilai USD dari nilai sebelumnya, itulah yang di sebut dengan Profit (Keuntungan), seperti halnnya Jual Beli Emas, ketika harga emas naik dari harga sebelum di beli, maka si pemilik emas akan menjual emasnya kembali untuk mendapatkan keuntungan, begitu pula dalam Trading Valas ataupun Forex ini.
Trading Forex bukanlah Judi, karena Forex/Trading Valas ini dapat di analisa secara Nyata, seperti halnya jual beli atau perdagangan pada umumnya, namun hanya berbeda Objeknya saja. Pada jual beli/perdagangan umumnya yang di perdagangkan adalah Barang ataupun Jasa, sedangkan pada Forex/Valuta Asing, yang di perjual belikan adalah Mata Uang.
Trader dapat memilih Pasangan Mata Uang yang mana akan diperkirakan menguat terhadap yang Pasangan Mata Uang tersebut untuk mendapatkan Keuntungan, ketika Mata Uang yang Beli (Buy) Menguat terhadap Mata Uang pasangannya tersebut, namun Trader akan mendapatkan Kerugian, apabila Mata Uang yang Beli (Buy) Melemah terhadap Mata Uang pasangannya tersebut.
Trader merupakan Pelaku Pasar, Turun dan Naiknya Nilai Mata Uang diperjual belikan (trading) ini, dapat di manfaatkan Trader (pelaku pasar) untuk mendapatkan Keuntungan. Sebagai Trader tentunya akan memerlukan sejumlah uang (modal) untuk bisa bertransaksi Valas (Valuta Asing) atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Forex (Foreign Exchange) atau juga Pertukaran Mata Uang Asing ini.
Secara sederhana, seorang trader dapat membeli/menukarkan sejumlah uang (modal)nya untuk mendapatkan Mata Uang asing, sebagai contoh: USD, dan ketika Mata Uang USD ini kemudian Menguat / Naik, kemudian si Trader kembali menjual / menukarkan USD ini, selisih kenaikan nilai USD dari nilai sebelumnya, itulah yang di sebut dengan Profit (Keuntungan), seperti halnnya Jual Beli Emas, ketika harga emas naik dari harga sebelum di beli, maka si pemilik emas akan menjual emasnya kembali untuk mendapatkan keuntungan, begitu pula dalam Trading Valas ataupun Forex ini.
Trading Forex bukanlah Judi, karena Forex/Trading Valas ini dapat di analisa secara Nyata, seperti halnya jual beli atau perdagangan pada umumnya, namun hanya berbeda Objeknya saja. Pada jual beli/perdagangan umumnya yang di perdagangkan adalah Barang ataupun Jasa, sedangkan pada Forex/Valuta Asing, yang di perjual belikan adalah Mata Uang.
Contoh sederhananya adalah: Ketika seseorang menukarkan sejumlah Mata Uang ke Money Changer/Bank dengan harga yang di tetapkan pada saat itu, misalnya nilai mata uang Dollar pada saat itu adalah $ 1 = Rp 10.300, setelah beberapa hari kemudian, ternyata sekarang mata uang Dollar Menguat, yaitu: $ 1 = Rp 10.700, maka orang tersebut ingin menukarkan kembali uang Dollar yang dimilikinya ke Money Changer/Bank dan Institusi Keuangan lainnya, pada harga sekarang, maka orang tersebut mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual beli tersebut, sekitar Rp 400,- per Dollarnya. Keuntungan ini di sebut dengan: Profit, sedangkan orang/pelaku jual beli ini disebut dengan: Trader dan Proses jual beli inilah yang di sebut dengan: Trading. Loss adalah kondisi kebalikan dari Profit, yaitu: Kerugian yang didapatkan, ketika harga bergerak berlawanan dari perkiraan.Trading Forex/Valas pada saat ini dapat dilakukan secara Online. Trading pada pasar “Forex Internasional” adalah 100% bebas pajak dan Legal baik menurut Hukum Pemerintah maupun dalam Hukum Agama.
Pelaku Pasar pada Forex ini adalah:
- Pemerintah/Negara
- Perusahaan/Pabrik / Industri
- Institusi Keuangan
- Bank
- para Broker
- Pelaku Bisnis dan Perorangan
Perbandingan Trading Forex Modern dengan Tradisional
Sistem Trading | Trading Modern | Trading Tradisional |
| Modal Awal (Minimal) | di bawah $500 | Ratusan Juta Rupiah |
| Daya Ungkit | Tinggi | Tidak Ada atau (1 : 1) |
| Selisih Harga (Spread) | Kisaran: 3 - 5 point | Kisaran: 100 point |
| Komisi | Tidak Ada | Ada dan Bervariasi |
| Sistem Trading | Ada Jaminan (Margin) | Harus Tunai |
| Tempat dan Jenis Trading | Bebas / Online (Koneksi Internet | Terbatas (Bank / Money Changer) |
| Order Trading | Bebas dan Bervariasi | Hanya Jual Beli |
| Otomatis | Bisa (Online) | Tidak Bisa |
| Waktu Trading | 24 Jam, kecuali hari Libur | Tergantung Jam Kerja Bank |
| Liquiditas | > US$ 2 Trilyun/hari | Tergantung Stok Bank |
| Ekseskusi | Langsung sesuai Market | Menunggu |
| Kelebihan | Ada Demo untuk Latihan Analisa | Tidak Ada |
| Fasilitas | Bermacam macam | Hanya Jual Beli |
Kelebihan Trading Forex secara Online
Trading forex / valuta asing secara Online ini mempunyai banyak kelebihan jika di bandingkan dengan trading forex secara offline/tradisional, selain dapat memonitor pergerakan mata uang secara real time, trader (pelaku pasar), dapat melakukan transaksi (order) kapan saja dan di mana saja selama masih terkoneksi dengan internet mempergunakan PC, Laptop ataupun perangkat Mobile lainnya.
Berikut Kelebihan lain dari Trading Forex secara Online tersebut:
- Selisih harga Jual dan Beli (Spread) sangat rendah jika di bandingkan dengan Trading secara Tradisional (Offline), yang berkisar hingga 100 poin atau dengan kata lain selisih Jual Beli antar kedua mata uang tersebut bisa di perkecil sekitar 3 - 5 poin saja.
- Tanpa Komisi Trading/Broker atau tidak ada biaya ekstra yang harus di keluarkan, ketika melakukan Trading.
- Daya Ungkit/Leverage dan Jaminan/Margin - Dengan adanya Leverage dan Margin ini, Trader dapat melakukan trading forex dengan modal kecil untuk mendapatkan keuntungan yang kurang lebih/sama besar dengan trader tradisional (membutuhkan modal besar)
- 2-Way Upportunity - Trader bisa mendapatkan Profit (Keuntungan) diantara 2 jalan, yaitu: ketika Market Naik atau Turun, dengan menggunakan Buy atau Sell antara pasangan kedua mata uang yang di perdagangkan.
- Otomatis - Trading Forex ini dapat di jalankan secara otomatis menggunakan software robot (Metatrader).
- Demo Akun - Trader Pemula dapat membuat akun demo untuk latihan trading secara real time menggunakan software/flatform Metatrader, dengan pengoperasian layaknya akun real. Trader dapat melakukan simulasi trading dengan $1000 pada akun demo tsb.
- Likuiditas Tinggi - Dapat menghasilkan Pendapatan yang sangat Tinggi bagi yang sudah berpengalaman (professional).
- Pasar Forex tidak akan bangkrut karena menyangkut Perekonomian Dunia.
Situasi, Kondisi dan Psikologi Real Trading Forex (Hal 4)
4/
5
Oleh
Eltrocom One CH1

