3.22.2025

Panduan Instalasi Komputer Windows 7 (Bag. 3)

Setelah melakukan Seting pada BIOS Setup Utillity pada halaman: "Panduan Instalasi Komputer Windows 7 (Bag. 2)", setelah itu melakukan beberapa konfigurasi pada halaman tersebut, maka komputer akan melakukan rebooting, selajutnya tekan secara cepat (berulang ulang) tombol F2 pada keyboard, ketika pada layar muncul Booting order seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Booting dari DVD/CD Drive

Proses Booting untuk Instalasi Windows 7
Booting DVD / CD
    • Tekan secara Cepat (beulang ulang) tombol F2 pada Keyboard ketika muncul tampilan pada layar seperti gambar di atas, selanjutnya..
      Panduan Setting dan Instalasi Windows 7
      Cara Install
        Pilih: INSTAL WINDOWS 7 untuk Melanjutkan Instalasi menggunakan DVD/CD ROM, seperti terlihat pada gambar di atas (DVD yang kami gunakan adalah sebuah DVD software yang sudah dimodifikasi, sehingga mempunyai tampilan seperti yang terlihat pada gambar tersebut di atas).

        Pada selanjutnya.. Proses Instalasi segera di mulai dengan Tahap Memformat dan Membuat Partisi Baru pada Hardisk, seperti terlihat pada beberapa Point di bawah ini:
        Panduan Awal Instalasi pada Windows 7
        Proses Awal Instalasi
          • Pilih Time and currency Format sesuai negara tempat tinggal pengguna
            Panduan Instalasi Windows 7 pada sebuah Laptop / Desktop Komputer
            Memulai Instalasi Windows 7
              • Klik: Instal Now, untuk melanjutkan..
                Tahap pemilihan beberapa versi Windows 7 yang di Inginkan
                Pilihan beberapa Versi Windows 7
                  • Pilih salah satu versi yang ada pada DVD Windows 7 tersebut, sebagai gambaran.. kami sering memilih versi terakhir, yaitu: Windows 7 Ultimate karena menurut kami lebih Stabil, karena bersarkan pengalaman, kami pernah menggunakan versi lain, terkadang agak sedikit bermasalah (hang) sehingga terkadang harus di instal ulang lagi, oleh karena itulah.. kami lebih senang menggunakan versi ini, namun pengalaman ini mungkin saja berbeda beda pada setiap orang, bagaimanapun.. anda bebas untuk memilih versi yang anda inginkan.
                    Proses Memilih Versi dan Meneruskan Instalasi Windows 7
                    Versi Windows 7 Ultimate

                    Panduan Instalasi Komputer Windows 7 (Bag. 5)

                    Setelah Menghapus Partisi dan Membuat Partisi baru, pada halaman terdahulu: Panduan Instalasi Komputer Windows 7 (Bag. 4), maka inilah langkah terakhir sebelum Windows 7 siap dipergunakan.

                    Proses Lanjutan Instalasi Windows 7

                    Panduan Instalasi Windows 7 - Tahap Akhir
                    Proses Lanjutan Instalasi Win 7
                      • Sekarang anda dapat duduk santai dan proses Instalasi Windows terus berlanjut..
                        Panduan Instalasi Windows 7 - Mengisi Nama Profil
                        Nama Profil Pengguna PC
                          • Isikan nama Profil anda (Pengguna PC), isikan juga password (bila perlu) pada halaman berikutnya, kemudian, lanjutkan Setup Windows dengan melakukan beberapa konfigurasi seperti pada keterangan gambar berikut dibawah ini:
                          Panduan Instalasi Windows 7 - Set Password
                            • Masukan sebuah Password jika hal ini dipandang perlu (Komputer Pribadi), namun abaikan apabila PC bebas dipergunakan untuk siapa saja.
                            Panduan Instalasi Windows 7 - Notifikasi Updated
                              • Rekomendasi Keamanan dan Perbaikan Windows (Windows Update)
                              Panduan Instalasi Windows 7 - Notifikasi Updated
                                • Pilih Zona dan Waktu sesuai dengan Pengguna
                                Panduan Instalasi Windows 7 - Sukses dan Komplet
                                Proses Instalasi telah Berhasil dan Komplet
                                  • Setelah Instalasi Berhasil dan Sukses, maka system akan Restart untuk menyelesaikan Instalasi hingga Microsoft Windows siap untuk digunakan.
                                  Panduan Instalasi Windows 7 - Windows Desktop
                                  Desktop
                                  Selamat.. Instalasi Berhasil dan Sukses..! sekarang Windows sudah dapat tampil pada layar monitor anda, pada langkah selanjutnya, diperlukan menginstal beberapa Driver yang diperlukan agar Windows dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                  Kedepannya Proses Instalasi Operating System Windows 7 ini hampir sama pengerjaannya dengan Win 8   / 8.1 ataupun Windows 10

                                  Sejarah Singkat Perkembangan System Operasi (OS) Microsoft Windows dari Waktu ke Waktu

                                  Lambang dab Sejarah Perkembangan Windows
                                  Microsoft Windows
                                  Windows 1.0
                                    • Dirilis pada Tanggal: 20 Nopember 1985
                                    • Di beri nama “WINDOWS” oleh : ROLAND HANSON,  yang merupakan seorang: Marketing Manajer Microsoft Corporation.
                                    • Penggunaan : Memperluas kemampuan MS DOS dengan menambah antar muka Grafis. 

                                            Windows 2.0
                                              • Dirils pada tanggal : 9 Desember 1987
                                              • Kelebihan dapat menjalankan Aplikasi secara Multitasking
                                              • Menggunakan Modul Real
                                              • Mampu mengakses memori sampai dengan 1 Mb.
                                                      Windows 2.1
                                                        • Muncul  2 versi baru,Windows /286 2.1,Windows/368 2.1
                                                        • Masih menggunakan Modul Real tapi mendukung HMA (High Memoriy Area)
                                                        • Menggunakan Kernel yang berjalan dalam Modus terproteksi (Windows/368 2.1)
                                                        • Mampu menampilkan secara cascade (bertumpuk).
                                                          Windows 3.0
                                                            • Dirilis pada Tanggal : 22 Mei 1990
                                                            • Diperkenalkan fitur Virtual Memory
                                                            • Dapat berjalan dalam 3 Modus
                                                            • Sudah mempergunakan Kartu Video Array (VGA)
                                                            • Windows pertama yang mempergunakan Modus terproteksi.
                                                                      Windows 3.1
                                                                        • Dirilis pada Tanggal : 6 April 1992
                                                                        • Dukungan Terhadap Multimedia
                                                                        • Modus Real dihilangkan,digantikan dengan Modus terproteksi.
                                                                        • Mulai mempergunakan Kernel  Hibrida
                                                                        • Muncul  Windows 3.11 pada tanggal : 8 Nopember 1993, yang merupakan penyempurnaan dari Windows 3.1
                                                                                  Windows 95 ( NT 4.0 )
                                                                                    • Dirilis pada tanggal : 24 Agustus 1995
                                                                                    • Mulai memperkenalkan Tekhnologi Plug-in Play  (PnP)
                                                                                    • Menggunakan Sistem Operasi  DOS  buatan Microsoft sendiri.
                                                                                    • Support PENDUKUNG Perangkat Keras berbasis BUS (USB)
                                                                                            Window 98 (NT 4.1)
                                                                                              • Dirilis pada Tanggal : 25 Juni 1998
                                                                                              • Mendukung sistem Berkas FAT32 (mengizinkan Partisi  lebih dari 2 Gb)
                                                                                              • Built-in Internet Explorer
                                                                                              • Diperkenalkan Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari  Network Adress Translation,yang mengizinkan beberapa mesin dalam sebuah jaringan Lokal agar dapat menggunakan sebuah Jalur koneksi secara bersama-sama.
                                                                                                      Windows ME (NT 4.9)
                                                                                                      • Dirilis pada tanggal : 14 September 2000
                                                                                                      • Diperkenalkan Fitur System Restore
                                                                                                      • Diperkenalkan Fitur Movie Maker
                                                                                                      • Versi terakhir dari Windows mempergunakan Kernel Monolitic dan tidak Windows Produk Activation (WPA).
                                                                                                      Windows 2000 (NT 5.0)
                                                                                                        • Dirilis pada tahun 2000
                                                                                                        • Active Directory yaitu : Sebuah Model Jaringan pengganti model NT Domain, yang menggunakan Teknologi Standar Industri , seperti Domain Name Server (DNS), Lightweak Directory Acces Protocol (LDAP),dan Karberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya.
                                                                                                        • Merupakan versi Windows berbasis kernel  NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya melakukan Aktivasi.
                                                                                                              Windows XP
                                                                                                                • Dirilis pada Tanggal : 25 Oktober 2001
                                                                                                                • Versi Windows paling Sempurna di bandingkan versi-versi  sebelumnya , setidaknya sampai Windows VISTA dirilis.
                                                                                                                • Menggunakan kernel  5.1 NT yang terkenal  karena kestabilannya.
                                                                                                                • Windows XP mempunyai beberapa versi, yaitu: Windows XP Embadded, Windows XP Professional, Windows XP Media Center edition, Windows XP Tablet PC, Windows XP Professional 64-bit, Windows XP 86-bit dan Windows XP Starter Edition.
                                                                                                                      Windows Server 2003
                                                                                                                        • Dirilis pada Tanggal : 25 April 2003
                                                                                                                        • Digunakan Untuk  Komputer berbasis Server, dengan dihilangkan beberapa fitur, dengan alasan untuk kestabilan.
                                                                                                                        • Fitur keamanan yang baru,pemandu “ Manage Your Server wizard” yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja.
                                                                                                                        • Menggunakan kernel NT 5.2
                                                                                                                            Windows VISTA
                                                                                                                              • Untuk Bisnis,di rilis pada Tanggal : 30 Nopember 2006
                                                                                                                              • Untuk Rumahan,dirilis pada Tanggal: 30 Januari 2007
                                                                                                                              • Menggunakan kernel NT 6.0
                                                                                                                              • Memperkenalkan Modus Pengguna Terbatas yang di sebut User Acount Control  (UAC), untuk menggantikan filosofi “Administrator-by-Default”, yang diberlakukan pada Windows.
                                                                                                                              • Fitur AERO GUI,aplikasi yang baru (seperti halnya Kalender,Window DVD Maker, beberapa Game baru,termasuk Chess Titan, Mahjong,dan Purble Place.
                                                                                                                              • Menawarkan versi Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player baru ( Versi 11 )
                                                                                                                              • Mempunyai 6 Versi, yaitu: Windows Vista Ultimate, Windows Vista 7 Enterprise, Windows Vista Home Premium, Windows Vista Home Basic dan Windows Vista Starter.
                                                                                                                                Windows Home Server
                                                                                                                                  • Dirilis tanggal 7 Januari 2007
                                                                                                                                  • Di desain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan (server)
                                                                                                                                  • Dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien.
                                                                                                                                        Windows Server 2008
                                                                                                                                          • Dirilis 27 Februari 2008
                                                                                                                                          • Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn”.
                                                                                                                                          • Dibangun menggunakan keunggulan dan keamanan Windows Vista untuk penyempurnaan dari Windows Server 2003.
                                                                                                                                                Windows 7
                                                                                                                                                  • Generasi  penerus Windows Vista, diperkirakan rilis tahun 2010
                                                                                                                                                  • Dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna
                                                                                                                                                  • Mempunyai 7 Versi, yaitu: Windows 7 Ultimate, Windows 7 Professional, Windows 7 Enterprise, Windows 7 Home Premium, Windows 7 Home Basic dan Windows 7 Starter.
                                                                                                                                                      Windows 8 / 8.1
                                                                                                                                                        • Windows 8 / 8.1 ini adalah versi Windows terbaru dari Microsoft
                                                                                                                                                        • Window ini dikenal sebelumnya dengan Windows Blue
                                                                                                                                                        • Tampilan Graphis pada desktop didesain untuk mendukung Teknologi Layar sentuh
                                                                                                                                                        • Beberapa penyempurnaan dari versi terdahulu, temasuk firewall (bawaan) yang lebih disempurnakan lagi.
                                                                                                                                                        • Karena semakin banyaknya fitur terbaru yang mendukung System Operasi Windows 8 ini, maka disarankan untuk menggunakan Memory, setidaknya 2GB RAM.
                                                                                                                                                        • Windows 8 ini resmi dirilis pada 26 Oktober 2012, selanjutnya pada 18 Oktober 2013 dirilis Windows 8.1 untuk Pembaharuan gratis pada Windows 8 secara online dari Microsoft
                                                                                                                                                        • Windows 8 mempunyai beberapa versi, yaitu: Windows 8, Windows 8 Pro, Windows 8 Enterprise, Windows 8 RT dan Windows 8.1
                                                                                                                                                                  Windows 10
                                                                                                                                                                    • Windows 10 ini sebagai upgrade gratis ke Windows 7 dan Windows pengguna 8.1 (selama satu tahun)
                                                                                                                                                                    • Diperkirakan akan di rilis ke 190 Negara pada akhir Juli 2015

                                                                                                                                                                    Petunjuk Lengkap Instalasi Windows XP (Bag.2)

                                                                                                                                                                    Tekan: L untuk konfirmasi penghapusan data dan partisi yang ada pada drive C: tersebut (point nomor 4, bagian bawah pada halaman: "Petunjuk Lengkap Instalasi Windows XP (Bag.1)" kemudian tekan: Enter untuk menghapus partisi, maka semua data yang ada akan terhapus.

                                                                                                                                                                    Menghapus Partisi Lama dan Membuat Partisi Baru

                                                                                                                                                                    Setelah Data dan Partisi terhapus, maka akan terlihat tampilan seperti gambar dibawah ini:
                                                                                                                                                                    Cara Menghapus dan Membuat Partisi pada Hardisk ketika proses instalasi Windows XP
                                                                                                                                                                    Menghapus dan Membuat Partisi

                                                                                                                                                                    Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                    1. Setelah Partisi terhapus, maka terlihat ukuran penuh dari hard drive tersebut. Pada gambar di atas terlihat ukuran hard drive tersebut adalah: 1953MB atau kurang dari 2GB, lanjutkan ke poin no. 2 untuk membuat partisi baru, dengan menekan tombol: Enter pada keyboard.
                                                                                                                                                                    2. Buat sebuah Partisi, karena kapasitas hard drive ini terlalu kecil, maka hanya memungkinkan dibuat 1 partisi saja, namun jika kapasitas hardisk cukup besar, maka anda dapat saja membuat beberapa partisi, sebagai contoh: jika pada hardisk yang mempunyai kapasitas 40GB, maka anda dapat membuat sebuah partisi Local Disc (C:) sebesar 10GB dengan mengisikan nilai 10.000MB pada kolom: -> create partition of size (in MB): <- seperti terlihat pada gambar no. 2 tersebut diatas, sisanya 30GB dapat dibuat sebagai Local Disc (D:) yaitu: sebagai ruang penyimpan file / data anda, baik berupa Audio, Video, Gambar, Software dll, dengan cara sama seperti anda membuat partisi pada Local Disc (C:). Tekan: Enter untuk membuat Partisi Baru.
                                                                                                                                                                    3. Partisi Baru berhasil dibuat pada Local Disc (C:) dengan ukuran / kapasitas 1951MB atau kurang dari 2GB.
                                                                                                                                                                    4. Format yang digunakan adalah: NTFS file system.

                                                                                                                                                                    Proses Formating Hard Drive

                                                                                                                                                                    Langkah selanjutnya adalah Eksekusi dari Partisi yang telah dibuat sebelumnya, yaitu tahap formating hard drive.
                                                                                                                                                                    Proses Selanjutnya Format Hardisk dan Lanjutan Instalasi Windows
                                                                                                                                                                    Proses Formating dan Instaling Windows

                                                                                                                                                                    Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                      1. Proses format hard drive sedang berlangsung.
                                                                                                                                                                      2. Selanjutnya proses menyalin file kedalam folder instalasi Windows.
                                                                                                                                                                      3. Setup Awal sekarang selesai, komputer akan dihidupkan ulang, setelah restart, system akan melajutkan proses instalasi Windows.
                                                                                                                                                                      4. Proses intalasi Windows sedang berlangsung.

                                                                                                                                                                      Proses Instalasi Windows Xp

                                                                                                                                                                      Gambar dibawah menunjukan instalasi Windows Xp sedang berlangsung, dilanjutkan dengan konfigurasi: Regional, Bahasa dan Lokasi (hal ini untuk mendukung system operasi tersebut, sehingga dapat disesuaikan dengan wilayah / negara pengguna tersebut).
                                                                                                                                                                      Melakukan Seting Wilayah, Bahasa dan Lokasi pada saat Instalasi Win Xp
                                                                                                                                                                      Seting / Konfigurasi Wilayah, Bahasa dan Lokasi Pengguna

                                                                                                                                                                      Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                        1. Costumize - Lakukan kostumisasi dan pilih negara yang bersangkutan. (Contoh: Indonesia) - Details - Lakukan juga kostumisasi yang ini, serta pilih negara yang bersangkutan. klik: Next untuk melanjutkan.
                                                                                                                                                                        2. Personalize - Buat Profil / Nama dan Organisasi anda, klik: Next untuk melanjutkan.
                                                                                                                                                                        3. Your Product Key - Masukan serial key anda (biasanya tercantum pada CD Windows), jika tidak ada, maka anda dapat memasukan kode ini:
                                                                                                                                                                        XP8BF-F8HPF-PY6BX-K24PJ-TWT6M
                                                                                                                                                                        4. Date and Time Setting - Setel Tanggal / Bulan / Tahun serta Zona dimana tempat tinggal anda, klik: Next untuk melanjutkan tahap berikutnya.

                                                                                                                                                                        Proses Lanjutan (Instalasi Windows Xp)

                                                                                                                                                                        Gambar dibawah ini, merupakan proses lanjutan pada saat Instalasi Windows Xp sedang berlangsung.
                                                                                                                                                                        Proses pada saat instalasi Windows XP windows sedang berjalan
                                                                                                                                                                        Proses Lanjutan Instalasi Windows Xp

                                                                                                                                                                        Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                          1. Setelah melakukan beberapa konfigurasi diatas, maka system akan melanjutkan proses instalasi Windows Xp, setelah proses selesai, system akan menghidupkan ulang perangkat komputer.
                                                                                                                                                                          2. Setelah reboot, akan muncul pada layar, Windows Xp untuk pertama kalinya (setelah instalasi) seperti gambar no. 2 diatas.
                                                                                                                                                                          3. Welcome to Microsoft Windows, ucapan Selamat Datang di Microsoft Windows, klik: Next untuk melanjutkan.
                                                                                                                                                                          4. Help protect your PC: Pilih bagian atas (centang pada check box), selanjutnya klik: Next untuk proses selanjutnya.

                                                                                                                                                                          Proses akhir Instalasi Windows Xp

                                                                                                                                                                          Berikut proses paling akhir instalasi menggunakan system operasi Windows Xp pada sebuah komputer:
                                                                                                                                                                          Penyelesaian dan Proses Akhir pada Instalasi menggunakan Win Xp
                                                                                                                                                                          Tahap Akhir Instalasi pada Windows Xp

                                                                                                                                                                          Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                            1. Who will use this Computer - Masukan nama anda sebagai Pengguna pada komputer ini.
                                                                                                                                                                            2. Selamat.. ! System Operasi Microsoft Windows Xp, telah komplit dan Sukses terinstal pada PC anda.
                                                                                                                                                                            3. Windows Xp sudah muncul pada layar, selanjutnya silakan anda menginstal beberapa software / device driver yang diperlukan, agar seluruh fungsi perangkat komputer anda dapat berfungsi dengan baik dan benar.
                                                                                                                                                                            4. Properties - Kapasitas hard drive yang tersisa, ketika proses instalasi Windows Xp ini sudah selesai.

                                                                                                                                                                            Demikian beberapa informasi terkait: "Cara Instal sendiri komputer menggunakan system operasi Microsoft Windows Xp" ini, semoga dapat bermanfaat.

                                                                                                                                                                            Petunjuk Lengkap Instalasi Windows XP (Bag.1)

                                                                                                                                                                            System Operasi merupakan prasyarat penting bagi berfungsinya sebuah Perangkat Digital, khususnya Komputer. System Operasi termasuk dalam kategori Perangkat Lunak (Software). Beberapa contoh System Operasi diantaranya adalah:

                                                                                                                                                                            Petunjuk Lengkap beserta Gambar, Cara Instalasi Windows XP (Bag.1)

                                                                                                                                                                            1. Symbian OS - Umum dipergunakan pada jenis Handphone Nokia model lama.
                                                                                                                                                                            2. Java - System Operasi ini banyak dipergunakan pada jenis Handphone brand China, dll.
                                                                                                                                                                            3. Android OS - Merupakan System Operasi yang tergolong baru saat sekarang ini, banyak dipergunakan pada jenis Smartphone.
                                                                                                                                                                            Microsoft Windows - Merupakan System Operasi paling populer hingga saat ini, buatan Microsoft. Beberapa contoh Microsoft Windows ini adalah: Windows XP, Windows Vista, Windows 8 dan yang terbaru adalah Windows 10. System Operasi ini Umum digunakan pada perangkat Komputer (Desktop PC/Laptop/Notebook), pada perkembanganya saat ini, diperkenalkan juga perangkat mobile yang mendukung dengan system operasi Microsoft Windows ini, yaitu: Windows Smartphone (Windows 8). System Operasi (OS) Windows ini merupakan System Operasi yang paling populer dan umum di gunakan di seluruh dunia, oleh karena itu sangat penting untuk Menjaga dan Merawat OS Windows ini, dari Malware (perangkat lunak jahat) maupun Virus yang dapat merusak System Operasi (OS) Windows tersebut.

                                                                                                                                                                            Macintos - System Operasi Macintos ini sering disebut dengan Mac OS, adalah sebuah system operasi yang dibuat khusus pada perangkat komputer buatan Apple. Beberapa jenis Mac OS ini, antara lain: Snow Leopard, Mountain Lion, Mavericks dll.

                                                                                                                                                                            Linux - Linux OS adalah salah satu System Operasi yang  digunakan pada jenis Personal Computer (PC) pada umumnya, diklaim mempunyai system keamanan yang sangat baik. Beberapa contoh Linux OS ini, antara lain: Ubuntu Linux, Red Hat, Linux Mint dll.

                                                                                                                                                                            Petunjuk Lengkap Cara Instalasi Microsoft Windows XP

                                                                                                                                                                            Terkait System Operasi tersebut, berikut ini sebuah informasi tentang "Petunjuk beserta Gambar Bagaimana Cara Instal sendiri Microsoft Windows XP", bagi yang kebetulan ingin belajar menginstal sendiri sebuah komputer, menggunakan system operasi Windows Xp (Service Pack 2), dijelaskan selangkah demi selangkah.

                                                                                                                                                                            Setting BIOS
                                                                                                                                                                            1. Hidupkan PC dengan menekan tombol Power.
                                                                                                                                                                            2. Tekan cepat dan secara berulang-ulang tombol Del / F2 / F10 pada Keyboard (pada beberapa PC terkadang berbeda beda), sehingga dapat masuk pada menu BIOS seperti dibawah ini.
                                                                                                                                                                                  Langkah Awal Instalasi Windows Set BIOS
                                                                                                                                                                                  Setting BIOS
                                                                                                                                                                                  Pada halaman BIOS, pilih Advanced BIOS Features, untuk mengatur Booting, Pilih dan Tetapkan DVD/CD ROM sebagai First Boot Device agar DVD/CD yang mula mula terbaca ketika booting pertama kali, seperti gambar dibawah ini:
                                                                                                                                                                                  Langkah-langkah seting BIOS pada Komputer jenis HP
                                                                                                                                                                                  Setting Bios (HP mini (HP T5740 - Menu BIOS masing masing PC, mungkin mempunyai tampilan berbeda beda  )

                                                                                                                                                                                  Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                                    1. Pilih Menu BIOS seperti ditunjukan gambar 1, untuk merubah -> Boot Device Priority
                                                                                                                                                                                    2. Pada sub-menu, terlihat tampilan: First Boot Device adalah [HDD: SM-2GB ATA Flash], artinya: Ketika booting, yang mula mula terbaca adalah HDD (Hard Drive), sedangkan untuk bisa melakukan Instalasi Windows, biasanya kita menggunakan DVD/CD ROM drive, oleh karena itu, lakukan perubahan seperti terlihat pada gambar no. 3.
                                                                                                                                                                                    3. Ubah First Boot Device dari [HDD: SM-2GB ATA Flash] menjadi DVD/CD ROM drive, cara merubahnya, tekan + / - pada keyboard anda seperti tanda panah no. 4 (pada gambar no.3 terlihat keterangan: [USB: hp DVDRAM GT20], hal ini menunjukan alat / perangkat / Device DVD/CD ROM yang saya gunakan. Tekan: ESC (untuk menu keluar).
                                                                                                                                                                                    4. Pada gambar no. 4 - tanda panah 7, pilih: Save & Exit Setup, untuk menyimpan Setingan yang sudah dilakukan, terakhir: SAVE dan pilih OK.

                                                                                                                                                                                    Persiapan Instalasi Windows (XP)

                                                                                                                                                                                    Setelah melakukan poin ke 4 diatas, komputer akan reboot, setelah itu, ketika akan menyala lagi, Tekan sembarang Tombol, ketika pada layar sedang muncul notifikasi booting dari DVD/CD... maka akan masuk ke mode instalasi, seperti terlihat pada gambar dibawah ini:

                                                                                                                                                                                    Tahap Awal Instalasi pada Window Xp
                                                                                                                                                                                    Memulai Instalasi Windows

                                                                                                                                                                                    Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                                    1. Loading File dan Memeriksa Perangkat / Komponen yang terterpadang pada PC tersebut
                                                                                                                                                                                    2. Memulai Setup - Tekan: Enter pada keyboard untuk melanjutkan Instalasi.
                                                                                                                                                                                    3. Lisensi dan Persetujuan, tekan: F8 untuk menyetujui dan mematuhi segala ketentuan yang berlaku terkait penggunaan produk tersebut, dan meneruskan ke tahap berikutnya.
                                                                                                                                                                                    4. Tekan: Enter untuk melanjutkan Instalasi dan Konfigurasi.

                                                                                                                                                                                    Membuat Partisi

                                                                                                                                                                                    Selanjutnya akan masuk pada tahap berikutnya adalah, memulai melakukan tahap awal formating hard drive, untuk melakukan Instal Bersih, maka dilakukan tahap menghapus / menghancurkankan Partisi lama, kemudian membuat Partisi Baru dengan kapasitas sesuai dengan yang dikehendaki, lihat gambar berikut dibawah ini:
                                                                                                                                                                                    Cara Menghapus Partisi Lama dan Membuat Partisi Baru pada saat Instalasi Windows XP
                                                                                                                                                                                    Menghapus Partisi Lama dan Membuat Partisi Baru

                                                                                                                                                                                    Keterangan Gambar 

                                                                                                                                                                                      1. Terlihat pada gambar no. 1 adalah: C: Partition1 (NTFS) 1951MB (294 MB free), artinya: hanya terdapat 1 Partisi hard drive pada komputer ini dengan kapasitas 1951MB total (sekitar kurang dari 2GB). Untuk melakukan instalasi Windows baru pada drive C: tersebut, terlebih dahulu adalah menghapus partisi yang ada, sehingga hard drive menjadi benar-benar besih dan kosong dari data-data yang ada terdahulu. Tekan: Enter untuk melanjutkan Instalasi.
                                                                                                                                                                                      2. Tekan: Enter untuk melanjutkan.
                                                                                                                                                                                      3. Tekan: Delete untuk menghapus Partisi yang ada.Tekan: Delete untuk menghapus Partisi yang ada.
                                                                                                                                                                                      4. Tekan: L untuk konfirmasi penghapusan data dan partisi yang ada pada drive C: tersebut.

                                                                                                                                                                                      Instalasi Driver Komputer menggunakan DriverPack Solution

                                                                                                                                                                                      DriverPack Solution adalah Software tool Paket Driver komputer yang bersifat global hingga cocok dipergunakan  pada hampir semua jenis komputer (PC Desktop ataupun Laptop) pada umumnya, sehingga sering dipergunakan para teknisi komputer untuk instalasi pada driver sebuah Personal Computer (PC) yang baru di instal. Apabila DVD/CD bundling Driver Utilities bawaan komputer itu sudah tidak ada (hilang), maka Driver Packs ini adalah merupakan sebuah alternatif lain yang bisa digunakan.

                                                                                                                                                                                      Software DriverPack Solution

                                                                                                                                                                                      Driver Packs merupakan sekumpulan driver komputer dan di paket menjadi satu, yang tentu saja membuat kapasitas Driver Packs ini cukup besar, namun sangat praktis pada penggunaannya.
                                                                                                                                                                                      Driver Packs bisa juga ber ekstensi file img, sehingga untuk menjalankan software tool tersebut, harus menggunakan aplikasi seperti Winmount dan yang sejenisnya, dan kemudian membuat dan menambahkan Drive Virtual untuk proses Instalasi Software DriverPack Solution tersebut, adapun Driver Pack Solution yang disebutkan dibawah ini adalah file ekstrak (menggunakan WinRar/7zip) dari Software tersebut, seperti terlihat pada gambar berikut:

                                                                                                                                                                                      Instalasi Driver Komputer dengan Driver Packs
                                                                                                                                                                                      File Extaksi Drive Pack Solution
                                                                                                                                                                                      Jika Driver Pack Solution anda masih berbentuk DVD, anda harus menginstal aplikasi Winmount dan yang sejenisnya, kemudian mengarahkanmya (mounting) ke drive tersebut (DVD / atau di mana saja letak Driver Packs tersebut pada PC anda), sehingga akan muncul tampilan seperti gambar diatas, kemudian.. lakukan 2 x klik pada: icon DriverPackSolution.

                                                                                                                                                                                      Proses Instalasi Driver Komputer menggunakan Driver Pack Solution

                                                                                                                                                                                      Selanjutnya, DriverPackSolution tersebut akan berjalan dan mendeteksi beberapa hardware penting dan menotifikasi beberapa driver yang diperlukan untuk dipasangkan (instalasi).
                                                                                                                                                                                      Pengaturan / setting pengguna pada DriverPackSolution
                                                                                                                                                                                      Driver Pack Solution tool

                                                                                                                                                                                      Keterangan Gambar

                                                                                                                                                                                        1. Klik: icon DriverPackSolution seperti gambar no. 1 diatas.
                                                                                                                                                                                        2. Tool tersebut akan mendeteksi dan menotifikasi beberapa driver yang ditemukan dan akan dipasangkan, klik: Pasang dan Perbaharui.
                                                                                                                                                                                        3. Pilih: Pasang Driver, seperti gambar no.3 diatas
                                                                                                                                                                                        4. Centang: Check box, kemudian klik: Mulai Pemasangan.. maka proses instalasi driver akan berjalan..
                                                                                                                                                                                        Proses Mendiagnosa dan Memasangkan Driver pada Komputer
                                                                                                                                                                                        Pemasangan Driver yang diperlukan
                                                                                                                                                                                        Langkah berikutnya adalah Proses Diagnosa dan Pemasangan Driver yang diperlukan pada komputer, tunggu beberapa saat, hingga proses selesai.

                                                                                                                                                                                        Proses akhir Instalasi menggunakan DriverPack Solution

                                                                                                                                                                                        Setelah semua driver terpasang komplit, maka akan muncul pemberitahuan, untuk rebooting komputer, terakhir pilih: reboot maka perangkat komputer akan di hidupkan ulang, jika ternyata masih ada beberapa driver yang belum terpasang, silakan ulangi lagi, langkah tersebut diatas.. dan akhirnya.. apabila masih belum lengkap juga, silakan anda mengunjungi Website resmi dari vendor produk tersebut.

                                                                                                                                                                                        TV Sharp 21 Inch, Model 20U20 - Kerusakan Menyala kemudian Mati

                                                                                                                                                                                        TV Sharp umum di kenal mempunyai System Proteksi yang cukup kompleks (rumit), sehingga memerlukan penanganan yang serius, apabila terjadi kerusakan komponen pada mesin televisi tersebut. Penggunaan system proteksi ini, berfungsi untuk mencegah kerusakan selanjutnya pada komponen lain yang terkait.


                                                                                                                                                                                        Penanganan kasus Kerusakan pada TV Sharp 21" Universe - Model: 20U20


                                                                                                                                                                                        Kali ini kami mendapatkan kasus kerusakan pada TV Sharp Universe 21-Inch -dengan Model; 20U20, yaitu; Televisi dapat Menyala dalam beberapa Menit kadang (cukup lama) hampir 1-Jam, setelah itu Mati lagi pada posisi Standby (Protek).

                                                                                                                                                                                        Gambar Tampak Depan TV Sharp 20-Inch - 20U20
                                                                                                                                                                                        TV Sharp 20" - 20U20
                                                                                                                                                                                        TV SHARP Universe dengan Model; 20U20 ini merupakan produk lama, menurut perkiraan kami.. TV Sharp Universe ini ada di pasaran sekitar tahun 2000 - 2002 (kalau tidak salah). Untuk kali ini kami mendapati, bahwa; Televisi ini belum pernah di perbaiki sebelumnya, karena posisi atau keadaan segel pada baut bagian bawah TV tersebut masih belum rusak, sehingga dapat di perkiraan Televisi tersebut mempunyai daya tahan yang sangat baik dan tentu saja mungkin penggunanya dapat merawat dengan baik televisi tersebut.

                                                                                                                                                                                        Kembali ke kasus Televisi dapat Menyala dalam beberapa Menit kadang hampir 1-Jam, setelah itu Mati lagi pada posisi Standby, maka kami melakukan beberapa tahap perbaikan sebagaimana di bawah ini:
                                                                                                                                                                                          • Solder Ulang (Re-solder) beberapa titik kontak yang terlihat retak pada PCB bagian bawah mesin Televisi tersebut, dan mengganti beberapa komponen elko yang terlihat agak kembung, yaitu; 100mF/160V dan 220mF/160V untuk Tegangan Horizontal, setelah penggantian tersebut, maka kami melakukan uji coba dengan menghidupkan Televisi tersebut, dan Televisi dapat menyala dengan Normal sebagaimana adanya selama beberapa Menit, sehingga kami menganggap bahwa televisi tersebut sudah Normal dan menutup kembali Cover belakang TV tersebut.
                                                                                                                                                                                          • Setelah Penutup (Cover) belakang terpasang dengan rapi, maka kembali kami melakukan uji coba untuk menghidupkan TV tersebut, kurang lebih 1 jam kemudian televisi ternyata kembali Mati pada Posisi Standby (Protek), maka kembali kami melakukan pembongkaran dan mencoba mengganti beberapa elko FILTER +185V  untuk Tegangan Katoda (RGB) nya, yaitu; 10mF/250V pada Mesin dan 22mF/250V yang terdapat pada PCB soket Tabung, bagian RGB, selanjutnya.. kami mencoba menghidupkan TV tersebut, hasilnya.. selang sekitar 1/2 jam kemudian Televisi tersebut mati lagi pada posisi Standby (Protek).
                                                                                                                                                                                            Gambar Tampak Atas Mesin TV Sharp Universe - Seri; 20U20
                                                                                                                                                                                              Penggantian elko lainnya 470mF/25V, 100mF/63V, 100mF/6.3V (3 x) tetap tidak berhasil..TV dapat Menyala sebentar kemudian Mati Standby (protek) lagi.


                                                                                                                                                                                              Melumpuhkan Titik Proteksi pada TV Sharp Universe 21-Inch - Model; 20U20


                                                                                                                                                                                              • Melumpuhkan beberapa Titik Proteksi, seperti Dioda Zener untuk proteksi Heater, Dioda Zener untuk proteksi Vertikal output, dan titik proteksi lainnya, hasilnya masih sama.. Televisi dapat Menyala beberapa Puluh Menit, setelah itu Televisi tersebut lagi-lagi Mati pada posisi Standby (Protek). Akhirnya.. kami memutuskan untuk istirahat dahulu, sehingga harus benar benar dalam kondisi dan konsentrasi yang lebih baik kedepannya.

                                                                                                                                                                                              Langkah Terakhir: Pengecekan secara Seksama, Solder Ulang akhirnya dapat Menyelesaikan Masalah pada Penanganan kasus Kerusakan "TV Sharp 20U20 - Menyala kemudian Mati lagi" tersebut

                                                                                                                                                                                              Setelah melakukan Pengecekan secara Teliti, ternyata ada sesuatu yang terlewat ketika kami melakukan Solder Ulang pada mesin Televisi Sharp Universe tersebut, yaitu; pada bagian yang agak tertutup dengan sejenis Lem, dan kemudian kami membersihkan area tersebut, dan memperhatikannya seksama, ya.. terlihat ada beberapa titik kontak yang terlewat, maka kami melakukan solder ulang pada area tersebut (area ini berada di dekat area Vertikal Output). Area tersebut juga terlihat agak kuning (pada PCB) akibat pengaruh panas yang merambat dari IC Vertikal Output ke PCB sehingga mengakibatkan beberapa komponen lepas kontak (loss contact).


                                                                                                                                                                                              Gambar PCB bagian Bawah Mesin TV Sharp - 20U20
                                                                                                                                                                                              PCB bagian Bawah Mesin TV Sharp Universe - 20U20
                                                                                                                                                                                              Setelah melakukan Solder ulang pada Area tersebut, sekarang Televisi sudah bisa Normal kembali, terbukti Televisi tersebut dapat Menyala hingga 4-jam lebih.

                                                                                                                                                                                              Gambar TV Sharp Universe 20-Inch - 20U20
                                                                                                                                                                                              TV Sharp Universe - 20U20
                                                                                                                                                                                              Demikian pengalaman kami sendiri, ketika menemui kasus Kerusakan pada "TV Sharp 20U20 - Menyala kemudian Mati lagi (Standby/Protek)", semoga dapat bermanfaat bagi Teknisi yang kebetulan menemukan kasus kerusakan yang sama seperti tersebut di atas.

                                                                                                                                                                                                  Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch (Bag. 2)

                                                                                                                                                                                                  Membuka Titik Proteksi pada TV Sharp 14-Inch (14A20MS)
                                                                                                                                                                                                  Mendapatkan sebuah Dioda pada bagian tengah mesin tv, kemudian melepaskan salah satu dari kaki Dioda tersebut.

                                                                                                                                                                                                  Melumpuhkan Titik Proteksi dan Perbaikan Kerusakan Protek TV Sharp
                                                                                                                                                                                                  Titik Protek TV Sharp 14"
                                                                                                                                                                                                  pada selanjutnya terlihat kerusakan asli dari televisi tersebut adalah bagian Vertikalnya, berupa garis memanjang ke kiri dan kanan pada layar televisi tersebut, yang menandakan ada permasalahan pada blok vertikal, berikut langkah penanganan yang kami lakukan:
                                                                                                                                                                                                    • Setelah titik protek tersebut berhasil dilumpuhkan, sekarang televisi dapat dihidupkan dan terlihat garis memanjang horizontal (kiri kanan) pada layar, pada selanjutnya penggantian komponen IC Vertikal (baru) ternyata tidak membuahkan hasil juga, (karena tegangan masih ada sekitar 24V hingga 26V, maka kamipun beranggapan bahwa, kemungkinan IC Vertikal tersebut yang rusak, eh.. ternyata masih keliru juga, maklumlah.. teknisi juga Manusia.. bukan robot hehe..( ^_^ ), dan akhrnya kerusakan tersebut berhasil ditemukan...
                                                                                                                                                                                                    • Ya.. kerusakan tersebut ternyata pada Dioda yang ada pada blok vertikal tersebut, setelah dilakukan pengukuran, di dapati Dioda tersebut sudah Korslet (Short).
                                                                                                                                                                                                    • Setelah penggantian komponen tersebut.. sekarang TV sudah dapat menyala dan layar kembali normal, eit.. tapi tunggu dulu.. Gambar pada layar terlihat sangat tipis sekali (samar samar), hampir saja kami pusing 7 keliling lagi.. ;) hehe, ternyata kami lupa mengembalikan (titik kontak/solder ulang) salah satu kaki Dioda (untuk melumpuhkan proteksi) tersebut, setelah di solder kembali titik kontak pada salah satu kaki Dioda tersebut, dan Televisi Sharp 14" tersebut sudah dapat menyala normal kembali seperti adanya..
                                                                                                                                                                                                        Melumpuhkan Titik Proteksi dan Perbaikan Protek (Standby) TV Sharp 14"
                                                                                                                                                                                                        TV Sharp 14"
                                                                                                                                                                                                        Demikian sedikit informasi tentang cara mengatasi Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch yang tidak sempat kami mencatatkan Model dan Serinya tersebut, namun kami berharap, semoga dapat bermanfaat bagi rekan sesama Teknisi Elektronik/TV pada umumnya.

                                                                                                                                                                                                        3.21.2018

                                                                                                                                                                                                        Tips Merawat OS Windows agar Tidak Cepat Rusak

                                                                                                                                                                                                        Windows adalah sebuah System Operasi (OS) buatan Microsoft, System Operasi: Microsoft Windows ini merupakan System Operasi yang sangat umum dan populer di pergunakan di seluruh dunia. Seiring perkembangannya, System Operasi (OS) Microsoft Windows ini terus mengalami perbaikan demi perbaikan serta penyempurnaannya, lihat halaman terdahulu: "Sejarah Singkat Perkembangan System Operasi (OS) Microsoft Windows, dari Waktu ke waktu".
                                                                                                                                                                                                        Panduan Cara Merawat System Operasi (OS) Microsoft Windows
                                                                                                                                                                                                        OS (System Operasi) Windows 7 pada sebuah PC (Personal Computer)
                                                                                                                                                                                                        Sebuah System Operasi (OS) tidak dapat berjalan/beroperasi lancar, apabila terjadi gangguan pada systemnya, umum terjadi karena:
                                                                                                                                                                                                        • Pemasangan Aplikasi/Software yang tidak sesuai dengan rekomendasi dari Microsoft.
                                                                                                                                                                                                        • Pemasangan Aplikasi yang mengandung Malware/Virus dan perangkat lunak jahat lainnya.

                                                                                                                                                                                                          Tips dan Cara Merawat OS Windows agar Tidak cepat Rusak

                                                                                                                                                                                                          Agar OS Windows tidak cepat rusak, maka hal Utama adalah dengan Merawat OS Windows tersebut, dapat dilakukan dengan cara:
                                                                                                                                                                                                          • Gunakan Antivirus -  Jangan biarkan System Operasi Windows anda beroperasi tanpa menggunakan Antivirus, apalagi menghubungkan USB/Flashdisk tanpa dipindai/pindai otomatis terlebih dahulu oleh Antivirus, hal ini sangat beresiko akan merusak Windows dan File berharga anda, dan Update selalu anti virus anda, namun.. pada umumnya setiap antivirus akan memberikan notifikasi, apabila file yang sedang/akan di akses mengandung atau terinfeksi Malware ataupun Virus, jadi.. jangan paksakan untuk terus membuka atau menggunakannya.
                                                                                                                                                                                                          • Gunakan Aplikasi/Software Standar yang bebas Virus - Jika anda menggunakan komputer untuk keperluan Bisnis ataupun Pekerjaan Kantor, Sekolah ataupun Kuliah, gunakan Aplikasi  Standar yang benar benar bersih dari Virus. Kebanyakan para Pengguna komputer ingin mencoba coba menginstal sendiri aplikasi yang bebas download di Internet tanpa memperdulikan Keamanaan dari Aplikasi tersebut, untuk lebih meyakinkan, lakukan pemindaian pada software/aplikasi yang akan di Instal menggunakan antivirus anda yang sudah up to date.
                                                                                                                                                                                                          • Download Software dari Official Website ataupun Situs Terpercaya lainnya - Jika anda sudah berpengalaman di bidang IT, menginstal System Operasi (OS) bukanlah pekerjaan sulit bagi anda, namun bagi Pengguna awam, kami menyarankan untuk mendownload software yang di butuhkan, langsung dari situs resminya saja, sehingga dapat mengurangi resiko Malware dan juga Virus yang ikut terbawa pada Software/Aplikasi yang telah/akan anda download tersebut.
                                                                                                                                                                                                          Virus dan Malware (piranti lunak jahat) mempunyai dampak paling besar pada kerusakan System Operasi apapun, termasuk OS Windows ini, oleh karena itulah sekali PC anda terinfeksi oleh Malware maupun Virus ini, maka file (data) anda akan cukup sulit di perbaiki (recovery) lagi.
                                                                                                                                                                                                          Saran kami:
                                                                                                                                                                                                          • Jika terjadi Infeksi Malware/Virus, lakukan "Scan Virus" menyeluruh pada PC anda menggunakan Antivirus milik anda tersebut.
                                                                                                                                                                                                          • Lakukan Backup data penting anda, pada hardisk cadangan (hardisk portable, jika ada - red) untuk menghindari kemungkinan terburuk, jika file yang ada pada PC tersebut sudah terinfeksi Virus, meskipun mungkin tidak semuanya file terinfeksi Virus, namun Virus dan Malware dapat saja dengan cepat menyebar dan meng infeksi file yang terbuka.
                                                                                                                                                                                                          • Lakukan "System Restore" untuk mengembalikan Registry Key yang mungkin sudah berubah, akibat terinfeksi dari Malware ataupun Virus tersebut, namun jika terlanjur terkena Malware/Virus, maka "System Restore" ini mungkin tidak akan dapat berfungsi