2.21.2018

Pengenalan / Tahap Awal Belajar Trading Forex

Untuk dapat melakukan aksi Jual/Beli Mata Uang asing di Market Forex global, maka diperlukan sebuah Broker yang menjembatani Trader agar dapat terhubung ke Market Forex melalui Server yang terdapat pada Broker tersebut, dengan kata lain.. Broker menyediakan Layanan dan Fasilitas yang di perlukan Trader untuk Transaksi Jual / Beli Mata Uang Asing (Forex) ini.

Broker Forex dapat mengambil keuntungan dengan Spread atau Selisih Harga ketika Trader melakukan Transaksi (Jual / Beli) yang terjadi., setiap Broker mungkin akan menerapkan Spread yang berbeda beda. Trader dapat memilih dari sekian banyak Broker, namun saran kami.. pilihlah sebuah Broker yang Terpercaya dan memiliki Regulasi, berikut beberapa referensi beberapa Broker Forex Terbaik yang hingga saat ini, kami masih menjadi Klien aktif, yaitu:

    Tahap Awal untuk Memulai Trading Forex

    Panduan Awal Memulai Trading Forex
    Metatrader Platform - Trading Forex
    Untuk memulai Trading Forex ini, berikut yang anda persiapkan adalah:
    • Mengenal Apa dan Bagaimana yang dimaksud dengan Trading Forex ini, beberapa informasinya sebagaimana Informasi di atas.
    • Dapat Memahami Potensi dan Resikonya
    • Membuka Akun Trading
    • Berlatih Menggunakan Akun Demo / Akun Kontes Forex terlebih dahulu,untuk Penguasaan beberapa Indikator yang terdapat di Metatrader, hingga anda dapat menemukan gaya trading yang paling cocok bagi anda sendiri.
    Satu hal terpenting "Pengalaman merupakan Guru yang Terbaik" tidak terkecuali di Trading Forex ini, Trader dituntut untuk terus Belajar, karena Forex bersifat Spekulatif ataupun pergerakan harga sangat sulit di prediksi, meski bagi seorang Trader Berpengalaman sekalipun.

    Trading Forex Menggunakan Indikator Oscillator Stochastic (Hal 25)

    Pada halaman sebelumnya, penggunaan Indikator di Metatrader dapat memberikan indikasi ataupun referensi area Ideal untuk melakukan Entry (BUY/SELL) di Market Forex global. Indikator indikator untuk menganalisa Trend Pergerakan Harga seperti: Boolinger Band, ZigZag dll maupun Oscillator seperti: CCI (Community Channel Index), Stochastic, RSI (Relative Strength Index), MA (Moving Average) dan masih banyak lagi.

    Trading Forex Menggunakan Indikator Oscillator Stochastic

    Penggunaan Indikator "Stochastic Oscillator" ini tidak berbeda jauh dengan "CCI Oscilaltor", dimana menunggu Pergerakan Harga memasuki Area "Over Bought / Over Sold" untuk menentukan Entry (BUY/SELL). Sedikit mengulangi penjelasan terdahulu, bahwa:
    Panduan Trading Forex Menggunakan Indikator Stochastic
    Indikator Oscillator Stochasti
    Pada Area "Over Bought" - Kondisi ini merupakan Area Ideal untuk melakukan Aksi Jual (SELL) untuk mendapatkan PROFIT, karena secara psikologis, Harga sudah terlalu Tinggi maka minat Pembeli akan semakin Berkurang, ini terlihat pada Gerakan Harga yang tertahan cukup lama bahkan cenderung Turun (berkurang peminatnya) pada grafik Metatrader.
     Pada Area "Over Sold" - Kondisi ini merupakan Area Ideal untuk melakukan Aksi Beli (BUY) untuk mendapatkan PROFIT, karena secara psikologis, Harga sudah terlalu Rendah maka minat Pembeli akan semakin Bertambah, Gerakan Harga yang tertahan cukup lama bahkan cenderung Naik (bertambah peminatnya) terlihat pada pada grafik Metatrader.menggunakan Indikator Oscillator Stochastic ini.
     Reversal atau Pembalikan Arah Harga di mana hal ini mungkin saja terjadi ketika tetika memasuki Fase Breakout. Fase Breakout inilah yang perlu di perhatikan bagi seorang trader agar tidak terjebak untuk melawan Trend Pergerakan Harga yang sebenarnya.

    Fase Breakout juga merupakan Fase di mana telah berakhirnya Trend yang berlangsung cukup Lama (mingguan / bulanan atau bahkan tahunan). dimana Fase pembalikan Arah harga ini dalam jangka cukup panjang ini mungkin harga akan Turun atau Naik (tergantung trend yang terjadi) hingga selisih harga akan sangat jauh berkisar hingga ratusan bahkan mungkin ribuan point (pips) yang mungkin juga akan menghabiskan seluruh Balance atau Saldo yang terdapat pada Akun Trading tersebut, oleh karena itu diperlukan kejelian, kehati-hatian dalam Memanjemen Resiko dan Mengendalikan Emosi anda. Anda dapat menggunnakan "Stop Loss" untuk Meminimalisir Kerugian, dengan perhitutngan yang matang, hendaknya..

    Trading Forex menggunakan Indikator Oscillator Stochastic ini dapat dipadukan dengan beberapa Indikator lainnya untuk saling melengkapi, disarankan terutama bagi seorang Trader untuk Belajar menggunakan Indikator Osillator STOCHASTIC ini dengan Frame Time yang berbeda, terutama menggunakan Frame TimeM15 | H1 | H4 dan D1.

      Trading Forex Menggunakan Indikator ZigZag (Hal 23)

      Indikator ZigZag merupakan salah satu Indikator yang tersedia di Metatrader dan juga merupakan salah satu Indikator yang populer digunakan, baik Trader Pemula ataupun Trader yang sudah Berpengalaman. Sebagaimana Trading Forex Menggunakan Indikator Boolinger Band, Indikator ZigZag ini dapat menjadi sebuah referensi untuk Entry (BUY / SELL) sewaktu Trading di Market Forex ini.

      Trading Forex Menggunakan Indikator ZigZag

      Indikator ZigZag berupa munculnya Garis Melintang dari Atas ke bawah ataupun sebaliknya, yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya Pembalikan arah (reversal) Pergerakan Harga yang terjadi pada Periode itu.

      Sebagaimana telah dikatakan diatas, Pneggunaan "Indikator ZigZag" ini hampir sama dengan Indikator Boolinger Band, yakni sebagai area acuan untuk Entry (BUY / SELL) pada periode tersebut, dan harus kita ketahui "PERIODE" terdiri dari Frame Times: M1 / M5 / M15 / M30 / H1 / H4 / W1 / M1.
      Ketika Harga berada di Puncak Indikator Zigzag, hal ini menunjukan Harga Tertinggi di Periode tersebut, maka kemungkinan harga akan kembali terkoreksi menuju kebawah, maka untuk mendapatkan PROFIT, Trader akan melakukan Entry SELL di area Puncak Harga tersebut, namun harus berhati hati karena.. bisa saja setelah harga sedikit terkoreksi kebawah, harga kembali berbalik keatas bahkan melampaui Area Tertinggi Harga sebelumnya.
      Ketika Harga berada di Dasar Indikator Zigzag, hal ini menunjukan Harga Terendah di Periode tersebut, maka kemungkinan harga akan kembali terkoreksi menuju keatas, maka untuk mendapatkan PROFIT, Trader akan melakukan Entry BUY di area Dasar Harga tersebut, namun harus berhati hati karena.. bisa saja setelah harga sedikit terkoreksi keatas, harga kembali berbalik keatas bahkan melampaui Area Terendah Harga sebelumnya.
      Cara Menggunakan Indikator ZigZag Metatrader Forex
      Indikator ZigZag + Boolinger Band - Metatrader Forex
      Jika kita perhatikan capture di atas, itu adalah penggabungan 2 Indikator sekaligus, yaitu: Boolinger Band dan ZigZag, pada gambar di atas, secara keseluruhan adalah: Down Trend yang berarti Terjadinya Penurunan Harga secara Bertahap (lihat garis panah panjang menurun pada gambar di atas)
      Pada gambar di atas juga terlihat dimana area ideal Entry (BUY / SELL) untuk mendapatkan PROFIT. Perlu kita ketahui bahwa: Pergerakan Harga ini menggunakan Time Frame M15, yang menunjukan Trend Pergerakan Harga yang terlihat pada Frame Time 15 Menit, yang berarti juga 1 Candlestick chart yang terlihat pada window Metatrader adalah Pergerakan Harga dalam 15 Menit.

        Trading Forex Menggunakan Indikator Boolinger Band (Hal 22)

        Pada Metatrader terdapat banyak cukup banyak Indikator yang bisa digunakan menganalisa pergerakan harga untuk masuk ke Pasar Forex tersebut, Indikator indikator ini merupakan bagian dari Landasasan Teknikal yang harus di pahami dan di kuasai oleh seorang Trader, kedepannya seorang Trader juga dituntut untuk mengikuti beberapa hal yang menjadi acuan dari gejolak harga di pasar forex ini, seperti: NFP (Non Farm Payroll di Amerika), Kenaikan Suku Bunga Bank dan rilis berita berita penting lainnya, terkait Ekonomi dan Moneter di Negara negara Maju, karena Mata Uang yang diperdagangkan adalah Mata Uang dari Negara negara Maju tersebut, hal ini disebut dengan Landasan Fundamental.
        Ketika dirilisnya berita berita Penting (fundamental) terkait Ekonomi dan Moneter suatu Negara maka umumnya akan berdampak cukup besar terhadap Pergerakan Harga Mata negara tersebut, pada Metatrader biasanya harga terlihat berubah begitu cepat (naik/turun), pada Candlestick terlihat seperti Candle (lilin) yang Panjang (Long Bullish / Long Bearish Candlestick chart)

        Trading Forex Menggunakan Boolinger Band

        Kembali ke Indikator Boolinger Band yang terdapat pada Metatrader tersebut, Boolinger Band berupa 3 Level garis gelombang, yaitu: Lower Band, Middle Band dan Upper Band, lihat penggunaannya berikut di bawah ini:
        Cara Menggunakan Boolinger Band Indikator untuk Trading Forex
        Boolinger Banf Indikator
        Cara menggunakan Indikator Boolinger Band, yaitu berada di NAVIGATOR, kemudian buka: Trend dan pilih: Boolinger Band, drag kedalam Window Metatrader sebagaimana terlihat pada gambar di atas.
        Pada gambar di atas.. terdapat 3 Garis gelombang dari Indikator Boolinger Band tersebut, garis terbawah merupakan Harga Terendah pada saat itu, pada tanda panah Hijau, harga beranjak Naik bahkan melewati garis Tengah (area yang dilingkari warna merah putus putus) menuju Garis Atas yang merupakan Harga tertinggi pada saat itu.
        Untuk mendapatkan Profit, seharusnya Trader melakukan Aksi Jual (Sell) pada posisi tersebut..
        Pada keberikutnya, benar..! ternyata Harga kembali Turun bahkan melewati garis Tengah (area yang dilingkari warna Merah putus putus - Tanda Panah warna Merah), menuju area yang di tunjukan pada gambar di atas.

        Posisi Entry (BUY / SELL) Indikator Boolinger Band 

        Idealnya untuk menentukan Entry (BUY / SELL) pada Indikator Boolinger Band ini adalah ketika harga berada pada "Lower Band atau Upper Band", yakni harga berada pada Titik Terendah atau Tertinggi pada Periode tersebut, lihat capture di bawah:
        Cara menentukan Level Entry BUY/SELL menggunakan Boolinger Band Indikator
        Menentukan Entry (BUY / SELL)  - Indikator Boolinger Band
        Pada gambar di atas terlihat Level Entry (BUY/SELL) yang Ideal menggunakan Indikator Boolinger Band ini.
        Entry "BUY" untuk mendapatkan Profit - ketika di prediksi level tersebut merupakan Area Terendah Harga saat itu, Entry "SELL" untuk mendapatkan Profit - ketika di prediksi level tersebut merupakan Area Tertinggi Harga saat itu.
        Pada Gambar di atas, terlihat Garis level Tengah berkali kali berhasil tertembus menuju Level Tertinggi dan/atau Level Terendah Harga selanjutnya. 
        Semakin Lebar jarak antara: Lower Band dengan Upper Band pada Indikator Boolinger Band ini, mengidikasikan banyaknya Peminat terhadap Pasangan Mata Uang tersebut.

        Boolinger Band ini di berikan nama sesuai dengan Penemunya, yaitu: John Boolinger pada era tahun 1980-an.

        Boolinger Band dapat di padukan dengan beberapa Model Indikator lainnyam, seperti: ZigZag, Stochastic Oscillator, CCI (Commodity Channel Index), RSI (Relative Strength Index) dan masih banyak lagi.

            Penggunaan VPS untuk Trading Forex Auto Pilot

            Untuk keperluan Trading Forex ini, seorang Trader membutuhkan sebuah PC yang dapat terhubung ke jaringan Internet dengan sebuah platform trading yang sudah terinstal di dalamnya, sehingga trader dapat melakukan Trading secara Mandiri, Mengawasi dan Eksekusi serta Analisa Teknikal, menentukan SL dan TP, juga Open Position dsb. Hal yang demikian disebut juga dengan Trading 

            Penggunaan VPS untuk Trading Forex Auto Pilot

            Gambar Trading Forex Platform (Software Trading)
            Forex Trading PlatformVirtual Private Server (VPS) untuk Trading Forex
            Penggunaan VPS untuk Trading Forex Auto Pilot

            Pada Trading Otomatis kegiatan trading kita dimudahkan dengan adanya Software yang sudah kita aktifkan yang disebut dengan Expert Advisor (EA) , Software Robot/Auto Pilot, namun pada trading otomatis ini akan membutuhkan sebuah VPS (Virtual Private Server), yaitu: Akses jarak Jauh (online) sebuah mesin virtual (PC) dengan cara menyewanya dan membayarnya dalam jangka waktu tertentu (perbulan / pertahun). Proses Trading dilakukan pada sebuah PC menggunakan Virtual Private Server (VPS) ini.
            Gambar Akses Trading Auto Pilot pada  Server (VPS)
            Persiapan Koneksi untuk menghubungi PC server menggunakan "Remote Desktop Connection".
            1. ID untuk menghubungi Host (ID ini di dapatkan ketika kita sudah registrasi pada Host penyedia layanan VPS ini)
            2. Tombol: Connect untuk menghubungkan PC di tempat anda dengan PC Server, sebelumnya anda akan di minta untuk memasukan: ID administrator dan Password untuk dapat meng-akses PC pada server, di mana Software AutoPilot trading Forex ini di instal, selanjutnya anda dapat melakukan setting pada akun AutoPilot Trading anda
            Virtual Private Server (VPS) adalah Penyedia Layanan secara Online,  untuk bermacam macam keperluan, semisal: Web Hosting (situs web), Cloud Storage (Penyimpanan Data secara online), maupun untuk menjalankan software Trading Forex.

            Virtual Private Server (VPS) digunakan untuk Trading Forex adalah sebuah PC menggunakan System Operasi tertentu (Windows/Linux dll) yang sudah terinstal program/software yang di butuhkan untuk keperluan Trading Forex, seperti: Metatrader 4 /5, Instaforex software Trading (itc4) dan Platform lainnya yang sejenis,


            VPS berfungsi sebagai pengganti PC pribadi, dimana kegiatan dan proses trading dilakukan pada Server ini, dapat di akses oleh trader yang mana pengguna sudah terdaftar sebagai administrator. Pengoperasian VPS ini dapat dilakukan jarak jauh (online) dengan system Remote Desktop Connection.


            Dengan menggunakan Virtual Private Server (VPS) akan memudahkan Trader untuk memonitor setiap saat Pergerakan Mata Uang yang ada di Pasar Valuta Asing (Valas) secara real time kapan saja dan dimana saja, baik melalui PC/Laptop sendiri, maupun dengan Gadget lainnya, seperti Smartphone ataupun Android menggukan fitur koneksi: remote desktop yang terdapat pada perangkat handphone maupun PC komputer tsb. Proses Trading akan tertutup (Close) secara Otomatis, apabila sudah mencapai sesuai Target Profit/Loss yang sudah ditetapkan sebelumnya pada Software trading.

            VPS (Virtual Private Server) dilayani pada pada sebuah Server dimana Platform Metatrader yang digunakan sudah terpasang Software EA /(Expert Advisor) / Robot dan yang sejenisnya, diharapkan menggunakan Klien dapat Memperoleh Profit sesuai dengan Kehandalan Software Robot ataupun Expert Advisor (EA) tsb, lihat saran kami di bawah..!!
            Biaya penggunaan "Virtual Private Server (VPS)" ini berbeda beda pada setiap Penyedia Layanan, namun dapat di ambil rata rata sewa VPS ini, berkisar Rp 100.000 atau lebih. Trader dapat memilih sendiri penyedia layanan VPS, untuk keperluan Trading Forex tersebut.
            Saran Kami..!!
            Hal yang perlu di perhatikan adalah: Software Trading Auto Pilot ini ditawarkan dengan harga  yang lumayan cukup mahal, berkisar Rp 4-juta hingga Rp 5-juta rupiah, dan membayar VPS tersebut perbulan pada kisaran ratusan ribu rupiah/perbulan, belum termasuk "Modal Trading" anda, oleh karena itu.. 
            Saran kami: Pilihlah sebuah Perusahaan (Penyedia Layanan) yang Terpercaya, Software yang Handal (Terbukti) untuk Trading Autopilot tersebut, karena hal ini menyangkut "Investasi anda", bagaimanapun.. kami juga pernah mengalami kerugian hingga Puluhan Juta Rupiah, hanya karena tergoda untuk menggunakan "Software software" dari pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab, sehingga software itu sekarang sudah tidak kami pergunakan lagi, sehingga kami menyarankan.. agar jangan sampai tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab..  
            Trading Forex adalah mempunyai Tingkat Resiko Tinggi sebanding dengan Penghasilannya, bagaimanapun.. Selain memerlukan Mentor  anda juga memerlukan Modal serta Pengalaman dan Pengetahuan yang cukup sebelum terjun ke Bisnis Trading Forex ini, oleh karena itu anda dapat mempergunakan: AKUN DEMO terlebih dahulu sebelum menggunakan AKUN REAL.

            Bentuk / Pola Spinning Tops Candlestick chart Metatrader Forex (Hal 20)

            Spinning Tops  merupakan sebuah Candlestick dengan Body kecil dan mempunyai Bayangan/Ekor yang sama panjang. Pola Spinning Tops yang muncul mengindikasikan bahwa kondisi pasar sedang Netral atau sama kuat.
            Ada 2 jenis dari Spinning Tops ini, yaitu: Spinning Tops dengan Body Putih dan Spinning Tops dengan Body Putih, namun pada dasarnya memiliki karakter yang sama, yakni bersifat Netral atau Sama Kuat.

            Bentuk / Pola Spinning Top Candlestick Chart di Metatrader Forex

            Bentuk, Pola dan Karakter Spinning Tops Candlestick
            Pola Candlestick Spinning Tops
            Spinning Tops ini sering muncul di akhir sebuah Trends, baik Uptrend maupun Downtrend, yang berarti juga mengindikasikan munculnya "Keraguan" Pasar akan trends yang akan terjadi selanjutnya.
            Beberapa Bentuk Pola Candlestick Spinning Tops
            Beberapa Candlestick dengan Pola Spinning Tops
            Pola Candlestick yang di beri nama Spinning Tops ini, sering muncul di ujung sebuah Trend Line saat itu, kadang kadang muncul 2 jenis Candle Spinning Tops saling berdampingan, terkadang juga di ikuti dengan pembalikan arah harga, dari Bullish menjadi Bearish dan begitu juga sebaliknya. dari Bearish menjadi Bullish. Hampir tidak ada yang bisa memastikan kemana arah pergerakan harga selanjutnya setelah munculnya Spinning Tops Candle ini, meskipun begitu.. Trader yang sudah cukup berpengalaman, mungkin memerlukan setidaknya 1 candlestick atau lebih untuk dapat memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya dan mungkin juga disertai dengan analisis serta indikator indikator lainnya.

            Pada gambar di atas terlihat Pola Spinning Top pertama muncul dan di ikuti 2 Candle Bearish, kemudian muncul lagi Spinning Top ke 2 (tengah).. di ikuti dengan Long Candle Bullish dan muncul lagi Spinning Top ke 3 setelah ini terlihat pergerakan Rally harga yang cukup panjang, yaitu: susunan candlestick pendek yang hampir sama yang berarti kondisi pasar sedang "Sideway" atau fase Konsolidasi untuk Trend yang terjadi selanjutnya.

            4 Bentuk / Pola DOJI Candlestick Chart di Metatrader (Hal 19)

            4 Pola Candlestick yang diberi nama dengan: "Long-Legged Doji, Four Price Doji, Dragon Fly Doji dan Gravestone Doji" ini merupakan pola candlestick yang bersifat Netral, sangat sering muncul ketika kondisi pasar sedang "Side Way".

            4 Pola Candlestick Doji ini bersifat Netral seperti halnya: Pola Candlestick - Spinning Tops, yang memberikan Indikasi "Tekanan Harga - Bullish / Bearish" yang sudah mulai berkurang, sehiingga memerlukan beberapa konfirmasi untuk arah Pergerakan Harga selanjutnya.

            4 Bentuk/Pola DOJI Candlestick Chart di Metatrader

            Bentuk/Pola/Karakter Candlestick Doji
            4 Pola Candlestick Doji
            1. Long-Legged Doji - Terlihat memiliki bayangan (ekor/kaki) yang sama panjang.
            2. Four Price Doji - Terlihat seperti sebuah Garis datar tanpa bayangan sama sekali, hampir tidak ada pergerakan harga sama sekali, yang menandakan bahwa: harga Pembukaan (Open), Harga Penutupan (Close), Low dan High yang sama besar pada periode waktu tersebut.
            3. Dragonfly Doji - Model Doji ini menandakan bahwa: harga Pembukaan (Open), Harga Penutupan (Close), Low dan High yang sama besar pada periode waktu tersebut, meski begitu harga sempat Turun sebelum kembali ke posisi harga "pembukaan/awal). Dragonfly ini terlihat seperti seekor "Capung" sesuai dengan penamaannya.
            4. Gravestone Doji - Memiliki karakter yang hampir sama dengan "Dragonfly Doji", namun harga sempat Naik sebelum kembali ke posisi harga "pembukaan/awal). Gravestone Doji ini terlihat seperti "Batu Nisan" sesuai dengan penamaannya.
            Beberapa Model/Pola Candlestick Doji
            Beberapa Bentuk/Pola Doji Candlestick
            4 Pola Candlestick ini (Long-Legged Doji, Four Price Doji, Dragonfly Doji dan Gravestone Doji) merupakan "Pola Candlestick" yang bersifat Netral, dan membutuhkan beberapa konfirmasi Candlestick lainnya untuk menentukan arah pergerakan harga yang selanjutnya.

            Pola / Bentuk Candlestick chart - Hammer, Hanging Man, Inverted Hammer, Shooting Star di Metatrader Forex (Hal 18)

            Jika terjadinya Pola Spinning Tops Candlestick bersifat kondisi Pasar yang sedang Netral, maka Hammer dan Hanging Man ini merupakan Pola Candlestick yang sering menjadi Indikasi pergerakan harga yang kuat baik "Bullish maupun Bearish",

            4 Pola Candlestick ini memiliki bentuk sama, di namakan dengan: Hammer Man, Hanging Man, Inverted Hammer dan Shooting Star. Jika 4 Pola Candlestick ini muncul di akhir sebuah Trend sama seperti halnya "Spinning Tops", yang juga dapat memberikan Indikasi akan terjadinya pembalikan harga dari Bullish menadi Bearish dan begitu juga sebaliknya dari Bearish menjadi Bullish.

            Pola/Bentuk Candlestick chart - Hammer, Hanging Man, Inverted Hammer, Shooting Star di Metatrader Forex

            Karakter dan Pola Candlestick Hammer, Hanging Man, Inverted Hammer dan Shoting Star
            Pola Candlestick Hammer, Hanging Man, Inverted Hammer dan Shoting Star
            1. Hammer Man - Terlihat memiliki body kecil dengan bayangan berada di bawahnya, sehingga menyerupai bentuk seperti Hammer atau Palu, yang menandakan harga sempat Turun sedikit kebawah, namun kembali lagi Area body tersebut. Pola Candlestick Hammer Man ini memiliki Body berwarna Putih.
            2. Hanging Man - Berkarakter sama dengan dengan "Hammer Man", yang berbeda Pola Candlestick Hanging Man ini adalah memiliki Body berwarna Hitam.
            3. Inverted Hammer - Berbentuk seperti sebuah Hammer (Palu)  terbalik, dengan Body kecil berwarna Putih.
            4. Shooting Star - Berbentu seperti sebuah Hammer (Palu) terbalik, dengan Body kecil berwarna Hitam
            4 Pola Candlestick ini (Hammer Man, Hanging Man, Inverted Hammer dan Shooting Star) merupakan fase konsolidasi untuk pergerakan harga selanjutnya, ada kalanya kemunculan pola candlestick tersebut di atas merupakan: Sinyal Bullish dan Bearish, namun juga di perlukan beberapa Analisis dan Indikator tertentu untuk memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya.

            Bentuk / Pola Long Bullish/Bearish Candlestick (Morobozu) di Metatrader Forex (Hal 17)

            Pada "Window Chart" di MetaTrader (MT4/MT5) terlihat banyak sekali "Bentuk dan Pola Candlestick" terlihat, Bentuk tersebut berupa Panjang/Pendek yang berbeda beda serta membentuk Pola pola tertentu dengan Penamaan yang beragam, seperti: Morobozu, Doji, Hammer/Hanging Man dan lain sebagainya. Para ahli Analisis memberikan nama untuk Bentuk dan Pola Candlestick tersebut sebagai Indikasi kuat "Pergerakan ataupun Kondisi Pasar" yang terjadi pada saat itu.

            Berikut beberapa "Penamaan, Bentuk dan Pola Candlestick Chart yang terdapat di MetaTrader" tersebut:

            Bentuk LONG BULLISH BEARISH Candlestick Chart (MOROBOZU)

            Morobozu merupakan pergerakan harga yang sangat kuat sehingga membentuk "Candlestick Panjang", hal ini menunjukan kondisi pasar sedang dalam "Trend Line".

            Disini ada 2 Jenis/Model dari Morobozu tersebut, yaitu:
            1. White Morobozu - Harga bergerak Naik sangat Kuat (Bullish) sehingga membentuk Candlestick Panjang bergerak ke Atas (Up Trend).
            2. Black Morobozu - Harga bergerak Turun sangat Kuat (Bearish), sehingga membentuk Candlestick Panjang bergerak ke Bawah (Down Trend).
            Pengertian Pola Candlestick Morobozu (Trading Forex)
            Long Bullish/Bearish Morobozu
            Morobozu terlihat sebagai sebuah "Candlestick Panjang" tanpa ekor, pada beberapa situasi terkadang Candlestick Morobozo tersebut ada juga yang memiliki ekor, namun pada umumnya, sebuah Candlestick Morobozu adalah berupa Candlestick Panjang tanpa ekor/nyaris tanpa ekor.

            Pada Window Chart di MetaTrader jenis tersebut, terlihat seperti gambar di bawah ini:

            Bentuk/Pola Long Candlestick Bullish/Bearish (Morobozu) di Metatrader Forex

            Tampilan Model Candlestick Morobozu Candlestick Metatrader
            Bullish/Bearish Candlestick Morobozu di MetaTrader
            Long Candlestick (Bullish/Bearish) Morobozu terlihat sebagai sebuah Candlestick yang Panjang pada periode waktu tersebut, pada kondisi tertentu.. terkadang terjadi pembalikan arah yang begitu cepat, sehingga kedua Candlestick Morobozu terlihat berdampingan.

            Morobozu merupakan pergerakan harga yang sangat kuat sehingga membentuk "Candlestick Panjang", hal ini menunjukan kondisi pasar sedang dalam "Trend Line" pada pada periode waktu tersebut. Bentuk Morobozu ini, terlihat berupa candlestick dengan body panjang, terutama pada skala waktu: H1, pada jangka yang lama terlihat juga pada H4, yang berarti pergerakan harga menuju Trend tertentu (Trend Line), baik Up Trend maupun Down Trend.
            Morobozu merupakan pergerakan harga yang sangat kuat sehingga membentuk "Candlestick Panjang", hal ini menunjukan kondisi pasar sedang dalam "Trend Line" pada pada periode waktu tersebut. Bentuk Morobozu ini, terlihat berupa candlestick dengan body panjang, terutama pada skala waktu: H1, pada jangka yang lama terlihat juga pada H4, yang berarti pergerakan harga menuju Trend tertentu (Trend Line), baik Up Trend maupun Down Trend.

            Long Candle Morobozu adakalanya terbentuk lebih dari satu pada "Time Frame" tertentu, pada H1, pada tekanan harga yang sangat kuat "Long BULLISH/BEARISH Candlestick" ini terlihat memiliki body panjang, terkadang juga di ikuti pembalikan arah yang cepat, yang menandakan pasar sedang dalam kondisi bergejolak, terutama ketika di rilisnya berita berita penting di negara negara yang mata uangnya di perdagangkan tersebut.
            Pola dan Candlestick "Bullish/Bearish" Morobozu
            Long Bullish/Bearish Candlestick (Morobozu)
            Long Candlestick adalah bentuk Bullish/Bearish Morobozu yang mempunyai ekor, sebagaimana informasi di atas Long Candlestik dan Morobozu ini merupakan "Tekanan Harga yang cukup/sangat Kuat" antar "Kedua Pasangan (pairs) Mata Uang Asing" tersebut...dengan kata lain merupakan Trend Line yang terjadi pada Periode waktu tersebut.
            Keterangan dan Gambar Bentuk Long Candlestick Morobozu
            Long Candlestick (Morobozu)
            Pada gambar di atas terlihat bentuk Long Candlestick "Bullish" Morobozu (yang dilingkari merah - panah ke atas) dan di ikuti oleh beberapa candlestick yang lebih pendek sebelum akhirnya berbalik arah menjadi Long Candlestick "Bearish" Morobozu (yang dilingkari warna merah - panah ke bawah). Pada situasi tersebut pergerakan harga begitu cepat (bahkan terkadang seperti melompat lompat).

            Mengenal Bentuk/Pola Candlestick Chart di Metatrader Forex (Hal 16)

            Pada Window di MetaTrader yang menggunakan model "Candlestick Chart" akan terlihat banyak sekali bentuk/pola dari Candlestick tersebut. Pergerakan harga menggunakan Candlestick chart ini lebih mudah di amati, jika di bandingkan 2 jenis grafik yang lain, yaitu: Bar chart dan Line chart. para ahli analisis memberikan banyak nama untuk pola/bentuk dari Candlestick tersebut, berdasarkan Riset dan Pengalaman, mereka berpendapat bahwa, "Pergerakan Harga memiliki siklus yang terkadang selalu berulang dengan Pola tertentu".

            Bentuk / Pola Candlestick Chart di Metatrader Forex

            Mengenalan Pola Candlestick Chart di MetaTrader (Trading Terminal)
            Pola Candlestick di Window MetaTrader (MT4/MT5)
            Diperkirakan penggunaan Candlestick chart sekitar abad ke 17 di Jepang. Munehisa Homma adalah seorang Pedagang Beras yang di anggap sebagai pelopor metode ini, untuk mengamati pergerakan harga beras yang terjadi di pasaran. Pergerakan Naik dan Turun Harga yang sedang terjadi, terlihat pada Window Chart, harga yang sedang trend Naik (bullish) terlihat pada bentuk Candlestick dengan body Hitam, sedangkan harga yang sedang bergerak Turun (bearish) terlihat pada bentuk Candlestick dengan body Putih (lihat gambar di atas).

            Analisis Teknikal menggunakan Pola dan Bentuk Candlestick Trading Forex
            MetaTrader Platform
            Pada Window Chart juga terlihat Panjang/Pendek berbeda, Bentuk/Pola pola yang beragam dari Candlestick ini. Para ahli analisis menggunakan bentuk dan pola candlestick ini untuk memperkirakan pergerakan harga dan sebagai indikasi pergerakan harga yang akan terjadi kedepannya. 
            Pada gambar di atas juga terlihat pergerakan turun/naik harga dari titik terendah ketitik tertinggi dan sebaliknya (pada periode tersebut).

            Mengenal Bentuk/Pola Candlestick chart di Metatrader Trading Forex

            Panjang dan Pendek serta Pola yang terbentuk pada Candlestick menunjukan Kondisi, Psikologi juga Trend Pasar yang berlangsung pada periode waktu tertentu, pada MetaTrader terdapat "Time Frame" yang dapat dipilih untuk mengamati pola candlestick tersebut, yaitu: M1, M5, M15, H1, H4, D1, W1, dan MN, yakni pergerakan harga setiap Menit, 5Menit, 15Menit, 1-Jam, 4-Jam, 1 Hari hingga perbulan (MN - Moonth).

            Pola Candlestick yang terlihat muncul, yang mengindikasikan "Situasi dan Kondisi" Pasar Mata Uang asing pada saat itu, seperti: Long Candlestick (Morobozu), Spinning Tops, Hammer - Hanging Man - Inverted Hammer - Shooting Star, Long-Legged Doji - Four Doji - Dragon Fly Doji - Gravestone Doji dan masih banyak lagi "Bentuk Candlestick" yang terlihat pada windows MetaTrader tersebut, bentuk bentuk Candlestick tersebut kemudian membentuk "Pola Pola" tertentu menuju sebuah "TREND LINE" yang tertentu pula, yakni: Up Trend (Trend kenaikan Harga terus berlanjut dalam jangka waktu yang cukup Panjang), begitu pula sebaliknya pada Pola "Down Trend", yakni: Trend Harga yang terus Menurun dalam jangka waktu yang cukup Lama (Mingguan / Bulanan
            hingga Tahunan).
            Panduan Belajar Forex untuk Pemula

            Dari Pengenalan "Bentuk dan Pola Candlestick" yang cukup beragam itu, dapat menjadi sebuah Indikasi pergerakan Harga, Indikator yang terdapat pada MetaTrader dapat membantu Analisa secara Teknis (teknikal), untuk membaca arah Pergerakan Harga selanjutnya, namun hal yang perlu di ingatkan, bahwa: Analisa Teknis dapat membantu ketika Pergerakan Harga Normal, Pergerakan Harga dapat menjadi "Tidak Terkendali" ketika "Rilis Berita Fundamental" yang sangat kuat mempengaruhi pergerakan harga mata uang asing ini, seperti: Kenaikan Suku Bunga (terutama Bank sentral Amerika, Eropa dan Jepang). Kebijakan Ekonomi & Politik Negara negara Maju (negara negara yang mata uangnya diperdagangkan tersebut), juga dapat menjadi pemicu "Lonjakan Harga" pada Pasar Mata Uang Asing ini.


            Bentuk Candlestick dengan mudah di amati dalam jangka yang relatif lebih pendek, jika di bandingkan "Pola Candlestick" yang memerlukan cukup banyak "Bentuk  Candlestick" sebagai Analisis Pergerakan Harga di masa datang. Pola Candlestick akan membentuk "TREND LINE" tertentu, yaitu: Down Trend (Turun) atau bisa juga Up Trend, yakni: Trend pergerakan Harga yang terus Naik, meski terkadang di ikuti dengan Koreksi harga dan Side Way.


            Pola Candlestick yang terjadi dapat dilihat menggunakan "Indikator ZigZag" menuju TREND LINE tertentu yang dapat digunakan sebagai Analisis pergerakan Mata Uang asing yang besar kemungkinan akan terjadi pada beberapa waktu kedepannya di Pasar Forex global ini.