2.15.2018

Belajar Mudah Mengenal Fitur dan Merakit Sendiri sebuah System Desktop Komputer menggunakan Motherboard M791G (Versi 1.0A)

Untuk dapat Merakit sendiri sebuah PC Desktop komputer sebenarnya tidaklah terlalu sulit, meskipun begitu.. sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu fitur dan teknologi yang didukung pada perangkat hardware terkait. Sebagai bahan Percobaan, kebetulan kami memiliki sebuah perangkat komputer model lama, yaitu menggunakan: Motherboard M791G (Versi 1.0A), Intel Prosesor 933 Pentium III, dan Memori (RAM) V-GEN 512MB DDR1 PC 3200 (400MHz), lihat halaman terdahulu: Spesifikasi Motherboard M791G (Versi 1.0A) dengan Soket PGA 370, Support untuk Intel Pentium III (Model Lama). Motherboard M791G (Versi 1.0A) ini, selain mempunyai fitur cukup lengkap di jamannya, simpel serta mudah di pahami bagi siapa saja yang ingin Belajar merakit sendiri sebuah perangkat desktop komputer (PC), khususnya bagi para Pemula.

Belajar dengan Mudah Cara Mengenal Fitur dan Merakit Sendiri sebuah System Desktop Komputer menggunakan Motherboard (model lama) M791G (Versi 1.0A)

Untuk dapat merakit dan membangun sendiri sebuah PC Desktop komputer, maka sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu Fitur dan Teknologi pendukung pada Motherboard, sehingga dapat di ketahui Part (komponen) yang kompatibel (sesuai) dengan produk motherboard tersebut. Sebagai contoh disini adalah: Motherboard M791G (Versi 1.0A), berdasarkan spesifikasinya (lihat spesifikasi, fitur dan teknologi pendukung pada situs resmi terkait produk):
Belajar Mengenal dan Merakit Sendiri PC Desktop Komputer dengan Motherboard M791G (Versi 1.0A)
Motherboard M791G (Versi 1.0A)
Motherboard ini menggunakan "Soket PGA370" - Support untuk beberapa Jenis / Model prosesor Pentium® III Processor dengan kecepatan 500 MHz to 1.13 GHz, seperti: Intel Pentium 900, 850, 800, 750, 700, 650, 600E, 550E, and 500E MHz pada 100 MHz system bus dengan kecepatan 1.0GHz / 1.10GHz serta ke yang sedikit lebih tinggi adalah: Intel Pentium 933, 866, 800EB, 733, 667, 600EB, and 533EB pada 133MHz system bus dengan kecepatan 1.0GHz / 1.10GHz, Semua Seri Prosesor tersebut di atas menggunakan Platform "Pentium® III Processor untuk Soket PGA370". Rancangan Sistem PC Desktop sebagaimana contoh pada halaman ini adalah menggunakan sebuah "Intel 933 (pentium III) dengan kecepatan maksimum 1.13GHz".

Gambar dan Keterangan Prosesor Intel 933 (pentium III) 1.13GHz
Intel 933 (pentium III) 1.13GHz
Fitur dan Teknologi pendukung pada Intel 933 (pentium III)

Intel 933 (pentium III) 1.13GHz ini menggunakan soket prosesor PGA (Pin Grid Array) 370, dengan 256Kb Cache + fitur ECC (Error Correcting Code) berjalan pada 133MHz sistem bus (FBUS), sebagaimana keterangan pada situs resmi Intel:
Prosesor Pentium III dirancang untuk desktop berkinerja tinggi dan untuk Workstation dan Server, Intel Pentium III processor memberikan performa yang luar biasa untuk aplikasi yang berjalan pada sistem operasi canggih seperti Windows 98, Windows NT dan UNIX. Pentium III juga mencakup fitur terbaru untuk Menyederhanakan sistem manajemen dan Menurunkan biaya kepemilikan untuk lingkungan usaha besar dan kecil.
Gambar dan Keterangan Prosesor Intel Pentium III (Katmal)
Intel Pentium III - Codename 'Katmal" processor
Generasi Kedua Intel 933 (pentium III - dengan kode nama "Coppermine") 1.13GHz ini, merupakan pengganti Generasi Pertama Intel Pentium III yang di beri kode nama "Katmal" yang masih menggunakan ''SECC2" untuk Slot Prosesornya.

Setelah sedikit mengenal tentang Karakteristik dari Prosesor Intel 933 (pentium III) tersebut, berikut pemasangan prosesor mengikuti petunjuk yang terdapat pada Motherboard dan Prosesor tersebut (pada pada prosesor dan motherboard terdapat tanda "Segitiga (▼)" yang menunjukan posisi pemasangan / kedudukan prosesor tersebut pada soket motherboard).

Petunjuk Pemasangan  Intel 933 Prosesor pada Motherboard M791G (Versi 1.0A)
Motherboard M791G (Versi 1.0A)
Keterangan Langkah Pemasangan Komponen / Perakitan Komputer pada Motherboard M791G (Versi 1.0A) PC Desktop

  1. Pemasangan Prosesor sesuai dengan "tanda" yang terdapat pada kedua perangkat tersebut, yakni: tanda di Prosesor dan tanda yang terdapat pada soket motherboardnya.
  2. Pemasangan "RAM (Random Acces Memory)" yang sesuai dengan tipe yang di dukung oleh motherboard dan prosesornya. Motherboard M791G (Versi 1.0A) ini support untuk 2 model RAM yaitu: SD-RAM dan DD-RAM.
  3. Pemasangan 20-Pin ATX Power Supply
  4. Pemasangan VGA port ke Monitor
Ketika keempat poin diatas sudah di lakukan (termasuk pemasangan "CPU Fan w/ Heatsink"nya), maka poin yang kelima adalah melakukan ujicoba untuk menghidupkan sistem komputer tersebut, dengan menyentuhkan singkat 2 pin "Power" (yang bertanda merah - lihat gambar diatas!).

Pada motherboard tersebut, jika system sudah bekerja (gambar tampil pada layar monitor), maka langkah selanjutnya adalah pemasangan Motherboard tersebut pada sebuah Box Chassing yang tersedia, Pemasangan "Power/Reset/Power Indicator (led)/HDD led" Switch di Panel depan, dan selanjut Pemasangan Hardisk Drive (HHD) dan Optical Drive (DVD-CD) serta kelengkapan lainnya.

Penggunaan RAM (Random Access Memory) pada PC (Desktop / Laptop)

DeepMechines blog - Pengenalan Dasar Hardware Komputer. Selain memilih Motherboard tentang Fitur dan Spesifikasi-nya, kemudian penggunaan Prosessor yang sesuai, maka komponen penting ketiga dari perangkat komputer adalah RAM (Random Access Memory)-nya, seberapa besar penggunaan RAM ini, bergantung dari Spesifikasi "Motherboard dan Prosesor" yang digunakan.

Pada halaman terdahulu: RAM (Random Access Memory) untuk PC (Personal Computer) Desktop, telah dijelaskan, bahwa ada beberapa jenis RAM yang umum digunakan untuk Komputer (Home / Office), yaitu: SDRAM, DDRAM 1, DDRAM 2 dan yang terbaru adalah DDRAM 3 atau sering disebut DDR3.

Penggunaan RAM (Random Access Memory) pada PC (Desktop / Laptop)

Penggunaan RAM pada perangkat Komputer rakitan harus disesuaikan dengan Spesifikasi Motherboard dan Prosesor sebagaimana tersebut di atas, yakni: Frekwensi / Clock (umum digunakan 1333MHz / 1600MHz), Jenis RAM: (Umum dipergunakan ini DDR2 (masih ada) dan DDR3 (sekarang), kedua hal ini penting untuk kesesuaian dengan "Motherboard dan Prosesor" yang akan digunakan, ketika kita ingin: Merakit Sendiri sebuah PC (Desktop Komputer).

Untuk dapat mengetahui spesifikasi Motherboard yang digunakan, maka kita dapat menuju ke website resmi vendor Motherboard tersebut.
Contoh Perakitan PC Desktop Komputer menggunakan Motherboard: ASUS M5A97 R2.0 AM3+ AMD 970
Motherboard: ASUS M5A97 R2.0 AM3+ AMD 970
Sebagai contoh pada Motherboard: ASUS M5A97 R2.0 AM3+ AMD 970, adalah sebuah Motherboard dengan Platform AMD (seri: AM3+), dengan spesifikasi dan compatible parts (komponen yang sesuai dipergunakan) adalah:

PROSESOR: bisa menggunakan AMD AM3+ FX™ / Phenom™ II / Athlon™ II / Sempron™ 100 Series Processors, artinya Support untuk beberapa model Prosesor tersebut di atas, anda bisa mendapatkan Spesifikasi lebih detil terkait Model Prosesor yang akan digunakan pada website resmi AMD.

Pada Website resmi AMD tersebut anda akan mendapatkan Informasi: Jenis dan Maksimal RAM yang sesuai digunakan untuk Prosesor dan Motherboard-nya, karena ketiga komponen ini saling terkait dan harus bersesuaian, agar system dapat bekerja sebagaimana mestinya.
Penggunaan RAM sesuai dengan Motherboard: ASUS M5A97 R2.0 AM3+ AMD 970
CORSAIR VENGEANCE - 8GB (2 x 4GB) 1600MHz DDR3 RAM
RAM (Random Access Memory: RAM merupakan komponen pengikut dari kedua perangkat Vital pada komputer tersebut, yaitu: MOTHERBOARD dan PROSESOR, sehingga pemilihan RAM harus disesuaikan dengan kebutuhan Motherboard dan Prosesornya.

Jika kita perhatikan pada halaman: Fitur Motherboard - ASUS M5A97 R2.0 AM3+ AMD 970 dengan Kompatibel Parts, kita mendapatkan keterangan bahwa Motherboard ini support dengan jenis RAM:
4 x DIMM, Dual-Channel Memory Architecture - DDR3 2133 (O.C.) / 1866 / 1600 / 1333 / 1066 MHz ECC, yang berarti: kita dapat memilih salah satu dari SERI: DDR3 RAM di atas, umpamanya DDR3 1600MHz dengan kapaitas RAM disesuaikan dengan Kebutuhan.

Pada halaman sebelumnya: Fitur Motherboard - ASUS M5A97 R2.0 AM3+ AMD 970 dengan Kompatibel Parts, kita juga mendapati informasi, bahwa Motherboard ini support dengan kapasitas RAM hingga mencapai 32GB, tergantung jenis Prosesor yang digunakan, oleh karena itulah maka diperlukan juga untuk mendapatkan spesifikasi lengkap di website resmi vendor terkait "PROSESOR" yang akan digunakan pada Motherboard tersebut di atas.

Belajar Mengenal Berapa Fitur / Profil Motherboard Tipe Lama

Untuk dapat Memperbaiki / Bongkar Pasang sendiri sebuah PC Desktop, maka sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu, tentang "Profil dari Motherboard yang terdapat pada desktop komputer" tersebut, platform motherboard yang digunakan (lihat halaman terdahulu: "Intel dan AMD Prosessor Platform"), dan kemudian barulah menentukan prosesor apa yang cocok digunakan pada motherboard tersebut (cek pada bagian Prosessor support-nya), selanjutnya lihat juga pada spesifikasi Motherboard terkait RAM support (jenis / model dan maksimum kapasitas penggunaan memori) untuk model / jenis Motherboard ini (penjelasan singkat terkait RAM (Random Acces Memory) dapat dilihat pada halaman terdahulu: "RAM (Random Acces Memory) untuk PC (Personal Computer)  Desktop", karena ketiga perangkat hardware komputer ini (Motherboard - Prosessor - RAM) saling terkait antara yang satu dengan yang lainnya, sehingga perangkat komputer dapat berfungsi dengan baik dan maksimal.

Untuk dapat mengetahui Spesifikasi dari Motherboard, kita dapat mengunjungi situs resmi dari produk Motherboard tersebut sesuai dengan Model / Seri yang di maksud, sehingga dapat di ketahui Prosesor dan RAM yang sesuai untuk Motherboard.
Lakukan juga pengecekan silang pada situs resmi dari vendor (pabrik / perusahaan) produk prosesor yang di inginkan, sehingga dapat diketahui: Jenis dan Model serta maksimum Kapasitas RAM yang dapat di dukung oleh Prosesor tersebut, karena percuma saja, jika pengunaan RAM yang besar (melebihi batas maksimum yang sarankan) pada Prosesornya, hal ini tidak akan menjadikan performa komputer menjadi lebih cepat lagi, melainkan sesuai dengan fitur dan batas maksimum kecepatan dari prosesor itu saja.

Profil Motherboard Type Lama

Berikut di bawah ini keterangan singkat tentang produk lama "Motherboard" yang support untuk Prosessor Intel Celeron dan Intel Pentium IV dengan 3 x ((slots) DDR1 RAM (maksimum 1GB RAM, bergantung dari Tipe Prosesornya). Motherboard ini masih menggunakan Slot AGP (Accelarated Graphic Port), ketika pengguna ingin meng-Upgrade (menambahkan VGA Card) untuk meningkatkan kinerja Video Grafis pada komputernya.

Belajar Mengenal Berapa Fitur / Profil Motherboard Tipe Lama

Mengenal Produk Motherboard Model Lama
Contoh sebuah Motherboard model Lama
Dengan sedikit mengenali Fitur yang terdapat pada Motherboard tersebut, maka akan mempermudah bagi siapa saja yang ingin merakit sendiri sebuah PC Desktop sesuai dengan budget (keuangan) yang di inginkan.

Keterangan Gambar

  • Southbridge (Chipset) - Sothbridge berbentuk Chipset ini merupakan Inti dari sebuah perangkat komputer, proses awal untuk menghidupkan system komputer berada pada blok chipset ini (Power Switch / Reset Switch), selain itu chipset ini memegang kendali semua fungsi Input/Output (I/O) pada perangkat komputer, seperti: USB, Audio, Serial port, Sistem BIOS  (Basic Input/Output System), IDE (Integrated Drive Electronic) Controller, ISA (Industri Standard Architecture) Bus dll. Southbridge berpasangan dengan Northbridge, yang merupakan Chipset yang terhubung langsung ke CPU (prosesor) melalui FSB (Front Side Bus) seperti: PCI / PCI-e / AGP serta RAM (Random Acces Memory). Kerusakan pada Chipset ini, akan menyebabkan mati total pada system komputer.
  • Integrated Graphic Processor (IGP) - Chipset IGP ini terintgrasi dengan Prosesor dan RAM, berfungsi untuk memproses grafis video pada sebuah system komputer sehingga dapat ditampilkan pada layar monitor. Integrated Graphic Processor (IGP) ini, dapat di sebut juga sebagai VGA Onboard pada sebuah system komputer,
  • Integrated Audio Codec Chip - Chip ini merupakan Codec Audio bawaan (Onboard) yang terdapat pada sebuah Motherboard. Chip ini memproses data Audio sehingga dapat di dengar oleh telinga melalui Jack Audio ke sebuah perangkat Headset, atau di salurkan ke Penguat Audio (Power Amp). 
  • CPU / Fan dan Heatsink - Prosesor merupakan Otak dari sebuah system komputer. Penggunaan CPU (Prosesor) ini harus kompatibel dengan Motherboard dan RAM, sehingga system komputer dapat berjalan Normal.
  • AGP Slot - AGP Slot ini dapat digunakan untuk meng-upgrade Kartu Grafis ke yang lebih tinggi menggantikan fungsi IGP (Integrated Gaphic Processor) yang merupakan kartu grafis standar (bawaan) dari Motherboard tersebut.
  • PCI slot - PCI slot ini dapat dipergunakan ketika pengguna komputer ingin menambahkan Interface baru, seperti: Sound Card, Wifi Card, TV Tunner dan lain sebagainya.
  • IDE 1 - Interface untuk Hardisk Drive (HDD)
  • IDE 2 - Interface untuk DVD/CD Drive
  • Floppy - Interface untuk Floppy Drive (sekarang sudah sangat jarang di gunakan, karena sudah tergantikan oleh perangkat Flashdisk).
  • CMOS Battery backup - CMOS Battery backup ini untuk menyimpan Settingan baru pada BIOS, kerusakan / melemahnya baterry CMOS ini, akan menyebabkan setting pada BIOS akan berubah / kembali ke pangaturan awal BIOS, termasuk Jam, Tanggal Bulan dan Tahun serta Zona (wilayah negara) nya.
  • 20-pin ATX - Ini merupakan Konektor (yang menghubungkan) PSU (Power Supply Unit) ke Motherboard. 

RAM (Random Access Memory) untuk PC Desktop

RAM (Random Access Memory) adalah termasuk Komponen Utama pada sebuah Komputer. Sesuai dengan namanya, RAM ini dapat Menyimpan dan Mengakses Data secara Acak. RAM dapat bekerja dan menyimpan sementara ketika Data sedang di proses oleh system Komputer (prosesor).

Besaran kapasitas akan membantu mempercepat proses data yang di eksekusi oleh Prosesor (Intel / AMD platform), dengan berbagai klasifikasi: 1600MHz, 1333MHz, 1066MHz dll sesuai dengan Fitur di dukung oleh Motherboard & Prosesor-nya.

RAM (Random Access Memory) untuk PC Desktop

Gambar dan Keterangan Umum mengenai RAM (Memori untuk Desktop Komputer)
3 Jenis/ Model lama RAM (Random Access Memory) - SD-RAM, DD-RAM (DDDR1-RAM) dan DDR2-RAM
Penggunaan RAM (Random Access Memory) ini, harus menyesuaikan dengan 2 Perangkat penting lainnya pada system komputer, yaitu: Motherboard dan Prosesor. Penggunaan yang  salah pada RAM ini, berakibat sebuah system komputer tidak dapat berfungsi dengan benar.

Gambar diatas adalah merupakan contoh 3 Jenis / Model lama dari RAM (Random Access Memory) untuk komputer jenis Desktop, yaitu: SD-RAM, DDR1 dan DDR2-RAM, berikut gambaran umum ketiga model/ jenis RAM ini.
  • SDRAM  - SD-RAM atau lebih sering ditulis SDRAM ini adalah Tipe RAM yang digunakan pada system komputer Intel Pentium I / II maupun Intel Pentium III, dengan kisaran kapasitas RAM dari: 32MB, 64MB, 128MB.
  • DDR1 RAM - DDR1 RAM ini sangat umum digunakan pada system komputer Intel Celeron, Pentium 4,  dengan kapasitas  berkisar 256MB, 512MB dan 1GB.
  • DDR2 RAM - DDR2 RAM ini banyak di gunakan pada Motherboard dengan Platform Intel Pentium 4, Intel Dual Core Prosesor, ataupun Motherboard menggunakan Platform AMD, antara lain: AMD Sempron dan AMD Athlon prosesor, dengan kisaran kapasitas 512MB dan 1GB 
Untuk Model RAM terbaru, yaitu: DDR3 RAM, telah beredar dipasaran dengan kapasitas 2GB, 4GB, 8GB/ channel, untuk penggunaan Model Prosesor dan Motherboard (komputer user) terbaru, yang sekarang sudah support hingga 32GB  (4 x 8GB RAM Slots) kapasitas RAM.

Mengganti 2GB eMMC Drive HP T5740 Thin Client dengan Hard Disk

Masih ingat dengan artikel kami terdahulu, pada: Fitur dan Spesifikasi Desktop Portable HP T5740 Thin Client ?, pada halaman tersebut kami telah menginformasikan, bagaimana hingga saat ini kami masih tetap menggunakan perangkat tersebut, meskipun dengan kondisi hard drive yang terbatas, ya.. pada halaman tersebut, kami mengatakan bahwa: "HP t5740 ini sebenarnya memang didesain untuk penggunaan di internet, oleh karena itu pada HP t5740 ini hanya mempunyai 2GB Flash Drive (eMMC) (tidak menggunakan Hardisk seperti Komputer pada umumnya), sehingga..
Menambahkan Hardisk Internal pada HP t5740 Thin Client
HP t5740 Thin Client
(saya akui) booting komputer ini jauh lebih cepat dibanding Komputer (Desktop / Laptop) pada umumnya, meski dengan prosesor setara dengan netbook yang ada dipasaran (saat ini)", namun ternyata setelah mempergunakannya, hampir siang dan malam, hingga kondisi Flash Drive (2GB eMMC Drive) tersebut sekarang sudah dalam kondisi tidak dapat dipergunakan kembali atau sudah rusak.

Menambahkan Hardisk Drive Internal pada HP T5740 Thin Client, sebagai Pengganti eMMC (Flash) Drive

2GB Flash Drive pada HP T5740 Thin Client mini Desktop
2GB eMMC (Flash) Drive
Pada sebelum sebelumnya, kami berpendapat bahwa eMMC flash drive ini, mempunyai ketahanan luar biasa, dan kami meyakini itu, namun mungkin karena penggunaan yang cukup luar biasa (hampir siang malam penggunaannya), maka perangkat komputer mini yang kami perkirakan di buat sekitar Th 2007 - 2009 ini, akhirnya mengalami kerusakan juga pada perangkat Flash Drive nya, sehingga memaksa kami untuk menggantinya dengan Hard Drive konvensional yaitu: Hardisk (rotational), dan sekarang kami menggunakan Hardisk 2.5" bekas Laptop yang sudah tidak terpakai, kapasitas yang kami gunakan disini adalah 80GB dengan System Operasi Windows 7, namun masih tetap nyaman di pergunakan dengan 2 x 1GB RAM yang terpasang pada kedua slot memory nya.

Penggantian 2GB eMMC (Flash) Drive dengan 80GB SATA 5400rpm Hard Disk Drive (HDD)

Di karenakan kerusakan pada eMMC flash drive ini, maka tentu saja kami agak kesulitan untuk mendapatkan part penggantinya, di tambah pula HP t5740 Thin Client ini adalah perangkat penting pada ruang kerja kami, meskipun sebenarnya masih ada PC lainnya, namun karena terlanjur semua pekerjaan kami mempergunakan PC mini ini dengan pertimbangan Irit pada penggunaan Daya Listriknya (jika dibandingkan Desktop PC), juga ketahanan mesin yang cukup Tangguh ( jika di bandingkan Netbook atau sejenisnya) apalagi pada penggunaan jangka panjang (terus menerus), maka mau tidak mau kami mencoba untuk memaksa PC ini agar dapat bisa berfungsi kembali, akhirnya kami melepas eMMC Flash drive yang rusak tersebut, dan memasang sebuah Hard Disk 2.5" bekas Laptop yang sudah tidak terpakai lagi,.

Meskipun terburu buru, karena harus ada yang di kerjakan, maka tidak ada jalan lain, kecuali terpaksa harus memotong Slot PCI express yang memang terdapat pada HP t5740 Thin Client ini, dan mencabut sebuah Kondensator Elektrolit 560mF/4V dan Memasangkannya kembali ke bagian bawah mesin (mainboard) pada HP t5740 Thin Client ini, sehingga Hardisk dapat terpasang pada slot yang tersedia pada mainboard HP t5740 Thin Client tersebut, dan hasilnya terlihat seperti pada gambar berikut.
Pemasangan Hardisk 80GB SATA 5400rpm ke HP T5740 Thin Client
HP T5740 Thin Client dengan Hardisk 80GB SATA 5400rpm
Setelah melakukan pemasangan Hardisk drive tersebut, maka kami melakukan Instalasi System Operasi menggunakan Windows 7, ternyata mempunyai performa yang cukup cepat juga hingga saat ini masih tetap nyaman di pergunakan, meski harus merelakan dengan kondisi cover yang terbuka, kedepannya mungkin bisa di rapikan lagi, mengingat pemasangan hardisk yang demikian agak riskan jika terjadi benturan, terjatuh dan hal hal yang tidak di inginkan lainnya, bagaimanapun, yang penting sekarang HP t5740 Thin Client ini, sudah siap dipergunakan kembali ;)
HP T5740 Thin Client + Hardisk dan Windows 7
Basic Information
Gambar di atas menunjukan sebuah Informasi Dasar (properties) HP T5740 Thin Client + Hardisk yang sudah terinstal dengan Microsoft Windows 7.
Perbedaan antara SD/SDHC/SDXC Memory Card Reader

Perbedaan antara SD/SDHC/SDXC Memory Card Reader

Card Reader adalah Perangkat untuk membaca Memori pada sebuah sistem Komputer. Card Reader merupakan perangkat Plug'n Play, yaitu: alat/perangkat cabut pasang, yang langsung berjalan ketika alat ini di hubungkan pada perangkat komputer, tanpa harus mengkonfigurasinya ataupun menggunakan software tambahan lainnya, contohnya adalah: Card reader yang telah di sebutkan di atas.

Perbedaan antara SD/SDHC/SDXC Memori Card Reader

SD/SDHC/SDXC adalah sebuah istilah yang menunjukan kapasitas maksimal sebuah memori yang bisa terbaca (support) pada sebuah sistem komputer. Slot memori  pada sebuah sistem komputer (PC, Laptop, Mobile Phones), mungkin akan berbeda beda, tergantung kemampuan di dukung oleh Hardware yang terdapat pada sistem komputer tersebut. Berikut tiga jenis Kartu Memori dan Kapasitas slot Memori yang di gunakan:

Kapasitas Memori jenis SD

  • Kapasitas Memori dari 128MB hingga 2Gb
  • Format standar: FAT 16
  • Kartu Memori jenis SD ini, dapat terbaca pada perangkat Card Reader yang support untuk Memori SD/SDHC/SDXC

Kapasitas Memori jenis SDHC (SD-High Capacity)

  • Spesifikasi/Versi: SDA 2.0
  • Kapasitas Memori lebih besar, yaitu: dari 4GB hingga 32GB
  • Format standar: FAT 32
  • Kartu Memory SDHC ini, menggunakan Format dan Cara berbeda dengan Memori standar seperti jenis Memori SD diatas, di karenakan perbedaan tersebut, maka Memori SDHC ini, tidak dapat terbaca pada perangkat standar (Card reader) yang digunakan untuk Memori SD.
Sebagian Media Card Reader (teemasuk pada perangkat Laptop) yang di buat setelah tahun 2008, sudah kompatibel dengan SDHC ini, dalam arti Card Reader tersebut dapat membaca sebuah memori 4GB hingga 32GB ini.

Kapasitas Memori jenis SDXC (SD-Extended Capacity)

  • Spesifikasi/Versi: SDA 3.0
  • Format standar: exFAT
  • Kapasitas Memori lebih besar lagi, yaitu: dari 64GB hingga mencapai 2TB
Sama seperti halnya diatas, Kartu Memory SDXC ini, menggunakan Format dan Cara berbeda dengan Memori standar seperti jenis Memori SD diatas, di karenakan perbedaan tersebut, maka Memori SDXC ini, tidak dapat terbaca pada perangkat standar (Card reader) yang digunakan untuk Memori SD (128MB hingga 2GB), begitu pula Media Card reader untuk SDHC (4GB hingga 32GB), tidak support untuk Memori jenis SDXC ini.

Namun pada Media Card reader pada Laptop yang di produksi sesudah tahun 2010, rata rata sudah support untuk memori jenis SDXC ini.

Sumber referensi: http://kb.sandisk.com

Sejarah Masa Awal Internet

Internet adalah Perangkat Telekomunikasi berbasis Jaringan yang menghubungkan Komputer yang satu dengan yang lainnya, Internet itu sendiri adalah singkatan kata Interconnection-Networking atau Koneksi antar Jaringan.

Sejarah Masa Awal Internet

Pada awalnya Internet ini di pergunakan untuk kepentingan Militer untuk "Departemen Pertahanan Amerika Serikat" pada tahun 1969, di mana pada saat itu, melalui proyek sebuah lembaga ARPA, maka di kembangkanlah sebuah Jaringan terpadu yang disebut ARPANET yang dapat menghubungkan 4 situs antar Institut dan Universitas penting yang ada di Amerika, yaitu: Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara dan University of Utah. Jaringan yang dipergunakan pada saat itu, berjalan pada sebuah Sistem Operasi UNIX.
Perkembangan Sejarah Awal Internet
illustration - Image Source: www.FreeDigitalPhotos.net
Seiring bertambah pesatnya perkembangan proyek ARPANET tersebut, setelah di perkenalkan secara umum pada bulan Oktober 1972, sehingga seluruh Universitas yang ada di Amerika Serikat menyatakan ingin bergabung sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Berdasarkan hal itulah, maka ARPANET di pecah menjadi 2 bagian, yaitu:
  • MILNET - Jaringan Terpadu untuk Militer
  • ARPANET - Jaringan Terpadu baru dan lebih kecil untuk Non-Militer, seperti untuk Universitas.
Gabungan antar kedua Jaringan Terpadu di sebut dengan DARPA-Internet yang merupakan cikal bakal Sejarah dan Perkembangan Internet hingga saat sekarang ini.

Teknologi sebelum adanya Internet

Sebelum Internet di temukan, beberapa perangkat komunikasi digital telah dikembangkan, termasuk Telegraf. Telegraf adalah sebuah perangkat telekomunikasi dengan konsep: Pengiriman Data menggunakan Media Eletromagnetik (Gelombang Frekwensi), baik melalui gelombang Radio maupun Kabel. Sayangnya.. penggunaan perangkat Telegraf ini sangat terbatas, karena hanya bisa dipergunakan untuk maksimal dua perangkat saja, hal ini tentu sangat menyulitkan. Telegraf ini muncul pada sekitar abad ke-19.

Pada masa itu, beberapa Ilmuan, seperti: Cloude Shannon, Harry Nyquist, Ralph Hartley melakukan bermacam pengembangan dari perangkat ini, dan menjadikan Jangkauan Telegraf ini lebih luas serta peningkatan pada Kecepatannya. Seperti informasi yang kami dapatkan pada situs Wikipedia tersebut:

 Kesulitan ternyata masih saja terjadi, karena perangkat harus selalu terhubung secara fisik, melalui kabel.. maka hal ini tentu saja, masih menyulitkan, apalagi jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, semisal: bencana perang dll, maka hal ini tentu juga tidak aman, karena dapat putus sewaktu waktu.

Tahun 1990 merupakan Era Internet Umum

Sebagai mana awalnya penggunaan Internet adalah sebagai media komunikasi dan data menggunakan elektronik mail (e-mail). Hingga pada tahun 1971, Roy Tomlison, berhasil menciptakan dan menyempurnakan e-Mail buatannya untuk ARPANET, pada tahun itu pula ikon @ atau (at) yang merupakan simbol yang kita kenal sekarang, yang menunjukan arti "pada". Pada tahun selanjutnya, yakni: 1973, jaringan ARPANET ini mulai dikembangkan di luar Amerika, terutama di Inggris.

Pada tahun 1990 adalah era dimana Teknologi Internet umum di gunakan. Sebagai gambaran, pada tahun 1982, Jarko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia, menemukan dan mendirikan IRC (Internet Relay Chat), sehingga pada perkembangan selanjutnya, dalam setahun terhitung sekitar 100.000 perangkat komputer terhubung dan membentuk sebuah jaringan.

Hingga pada tahun 1992 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika "Tim Berners Lee" menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www atau World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui 1.000.000 perangkat komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya "virtual-shopping" atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.


Referensi:

Hard Disk Drive (Hardisk)

Hard Disk Drive sering di sebut dengan istilah Hardisk, adalah Perangkat Penyimpan Data (Storage), berupa piringan logam yang berputar antara rotor dan stator sebagai read/write (baca / tulis) nya, dan terlindung sempurna pada plat logam sebagai pembungkusnya. Hardisk merupakan perangkat keras (Hardware) penting, dimana sebuah System Operasi dan Applikasi program tersimpan pada perangkat ini.. Ukuran kapasitas hardisk disebut dengan satuan Gigabyte (Gb)/Terrabyte (TB) dan seterusnya.

Hardisk Interface: SATA, IDE dan PATA

Hardisk yang umum digunakan adalah berukuran 2.5" untuk Laptop, Notebook (portable), sedangkan 3.5" adalah hardisk yang umum di gunakan Desktop komputer (rumahan).
Perbandingan Hardisk Drive ukuran 3.5" dan ukuran 2.5" (Inch)
Perbandingan Hardisk drive ukuran 3.5" dan hardisk ukuran 2.5"
Hardisk pada umumnya kita ketahui mempunyai 3 jenis slot kabel penghubung, yaitu: SATA, IDE dan PATA Interface.

SATA - Serial Attachment atau di singkat SATA Interface. Umum menggunakan ukuran 3.5" untuk Desktop komputer dan 2.5" untuk Laptop/Notebook.
Gambar Hardisk 3.5" dengan SATA Kabel Interface
Hardisk 3.5" - SATA Interface

IDE - Integrated Drive Electronic atau di singkat IDE Interface. Umum menggunakan ukuran 3.5" untuk Desktop komputer.
Bentuk Hardisk 3.5" dengan IDE Kabel Interface
Hardisk 3.5" - IDE Interface

PATA - Parallel Attachment atau disingkat PATA Interface. Umum menggunakan ukuran 2.5" untuk Laptop/Notebook (model lama).
Bentuk Hardisk 2.5" dengan PATA Kabel Interface
Hardisk 2.5" - PATA Interface

Penggunaan USB "Converter" SATA/IDE pada Hardisk menggunakan PATA Interface

Penggunaan USB Converter pada Hardisk PATA
Penggunaan PATA interface pada USB "Converter' SATA/ IDE
Contoh gambar di atas adalah: Penggunaan USB "Converter" SATA/IDE pada Hardisk menggunakan PATA Interface, pada pemasangannya tidak membutuhkan sumber daya (tegangan) tambahan, melainkan tegangan/sumber daya untuk Hardisk PATA ini, di ambil langsung dari USB pada komputer yang bersangkutan.

Cara Membongkar Cassing Netbook - Acer Aspire One 522

Untuk Membongkar Cassing pada sebuah Laptop/Notebook, adalah diperlukan kehati-hatian dalam pengerjaannya, bagi kita sebagai Pengguna awam perangkat tersebut, tidak di anjurkan untuk membongkar sendiri, artikel ini hanyalah sebagai gambaran, cara melakukan bongkar pasang pada perangkat Laptop atau Notebook tersebut. Pada halaman ini, kami menggunakan sebuah Netbook merek: Acer dengan Seri: Aspire One, sebagai bahan percobaan Bongkar Pasang Cassing terkait perangkat tersebut di atas.

Langkah pertama adalah Melepaskan Baterai dan Keyboard pada Perangkat Netbook, lihat keterangan pada halaman sebelumnya: Cara Melepas Keyboard - Netbook Acer Aspire One, selanjutnya lepaskan baut, yang tedapat pada dudukan/tempat keyboard tersebut, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Cara Membongkar Cassing  Netbook  - Acer Aspire One 522

Cara Membongkar Baut di bawah Keyboard pada Cassing  Netbook  - Acer Aspire One
Baut pada dudukan Keyboard (di bawah keyboard)
Setelah semua baut sudah di lepaskan, kemudian.. lepaskan pula baut yang ada pada bagian bawah Netbook tersebut, khusus pada Netbook Model dan Seri: Acer Aspire One 522 ini, jika anda ingin mengganti Hardisk dan Memory (RAM), lakukan pengerjaan seperti keterangan di atas (untuk melepas pengunci cover berupa baut atas dan mur penutup (cover) bagian bawah cassing), kemudian anda perlu sedikit mencongkel dengan Tuas atau Obeng Pipih (kecil) penutup (cover) bagian bawah Netbook tersebut, seperti terlihat pada gambar di bawah:
Cara Melepas Cover bawah dan Bongkar Cassing pada Netbook Acer Aspire One 522
Melepas Cover belakang (bawah) Netbook "Acer Aspire One C522".
Congkel secara perlahan pada bagian sisi berlawanan (sisi sebaliknya) dengan tanda panah di atas (tanda panah di atas menunjukan posisi pengait / pengunci cover tersebut) menggunakan Tuas Plastik atau Obeng Pipih kecil, untuk melepas Cover (penutup) bagian bawah Netbook tsb. Berikut beberapa Ilustrasi berupa gambar terkait: Cara Membongkar Cassing  Netbook  - Acer Aspire One (522) ini..
Cara Bongkar Pasang Casing dan Perangkat Hardware Acer Aspire One 522
Komponen Hardware Netbook - Acer Aspire One 522
    1. Fan w/ Heatsink (penyalur hawa panas) Prosesor
    2. SODIMM RAM
    3. Modul Wi-Fi (Wirelles)
    4. Hard Drive (HDD - Hardisk Drive)
            Cara Bongkar Pasang Casing pada Netbook Acer Aspire One 522
            Motherboard terpasang pada Netbook - Acer Aspire One 522
            Bersihkan Motherboard tersebut (jika ada terdapat: kotoran/debu/cairan), anda dapat melepas motherboard tersebut, apabila perangkat netbook tsb, memerlukan penanganan selanjutnya (jika terjadi kerusakan), hal ini hanya untuk yang sudah cukup berpengalaman atau teknisi.
            Mainboard Acer Aspire One 522

            Cara Melepas Keyboard - Netbook Acer Aspire One

            Netbook Acer Aspire One cukup sering bermasalah pada Keyboard, tidak dapat kami ketahui secara pasti apa menjadi penyebab kerusakan umum pada Keyboard tersebut, namun kami beranggapan bahwa Kerusakan, pada keyboard tersebut, mungkin saja disebabkan oleh hawa panas pada perangkat netbook tersebut, merambat ke komponen Keyboard  tsb, akibat terganggunya saluran (ventilasi) dan penyalur hawa panas tersebut, sehingga hawa panas pada perangkat Netbook (Heatsink pada Prosesor) dapat merambat naik pada komponen lain, terutama Keyboard yang berada di bagian atas, sepanjang perangkat Netbook tersebut. Lihat halaman sebelumnya: Merawat Perangkat Laptop (PC Komputer), beberapa keterangan tentang Perawatan Perangkat Laptop/Notebook / Netbook tersebut.

            Cara Melepas Keyboard pada Netbook Acer Aspire One 522

            Cara Melepas Keyboard pada Network Acer One
            Acer Aspire One

            Kerusakan komponen Keyboard ini umumnya, menimbulkan gejala, antara lain:

            • Sebagian Tombol pada Keyboard tidak Berfungsi (putus jalur)
            • Terkadang berbunyi Tuts panjang (teet.. teet.. teet)
            Jika terjadi kerusakan yang demikian, anda mungkin dapat membersihkan Keyboard tersebut, namun jika memang terbukti benar benar sudah rusak, maka anda dapat mengganti sendiri keyboard yang rusak tersebut.

            Berikut langkah langkah untuk melepas Keyboard pada Perangkat Netbook Acer Aspire One

            • Gunakan Tuas/Pick yang terbuat dari Plastik atau Obeng Pipih (kecil) untuk mencongkel Keyboard pada 3 Posisi, seperti terlihat pada gambar di atas (hati hati dalam pengerjaan ini, agar tidak merusak cassing tsb), jangan lupa sebelumnya, anda harus Melepas Baterai pada Netbook untuk mencegah hal yang tidak di inginkan yang mungkin akan merusak perangkat luar ataupun perangkat dalam Netbook tersebut.
            Cara Melepas Keyboard pada Netbook Acer Aspire One
            Melepas Keyboard - Acer Aspire One
            Sekarang Keyboard sudah bisa di angkat, kemudian lepaskan juga Kabel Fleksibel yang masih terpasang pada Mainboard, seperti terlihat pada gambar di bawah:
            Cara Melepas Kabel Fleksibel Keyboard pada Netbook Acer Aspire One
            Lepaskan kabel Fleksibel Keyboard pada Acer Aspire One
            Buka Pin (lihat arah panah biru) yang penjepit Kabel Fleksibel Keyboard tersebut, sehingga kabel terlepas dari slot, jika terlepas.. anda dapat membersihkan Keyboard atau menggantinya dengan yang baru.