2.15.2018

Power Supply Unit (PSU)

Power Supply Unit (PSU) adalah Sumber Tegangan (Catu Daya) Utama pada sebuah PC, besaran ukuran untuk Power Supply ini, menggunakan satuan yang di sebut dengan Watt, sehingga pada umumnya Power Supply Unit (PSU) yang beredar di Pasaran cukup beragam, dari sekitar 430W, 450W, 500W, 530W, 600W, 700W hingga 1200W. Penggunaan Power Supply Unit ini, tergantung Spesifikasi pada CPU tersebut, semakin tinggi spek sebuah PC maka akan membutuhkan Sumber Daya (Power Supply) yang tinggi pula. Pada PC untuk penggunaan Standar (Home) umumnnya menggunakan Power Supply pada kisaran 430W - 450W (Celeron/Pentium), 500W (Intel Dual Core/AMD Sempron), 530W - 600W (Intel Quad-Core, Intel Core i3, Intel Core i5/AMD Athlon Series, AMD A-Series dll).

Power Supply Unit (PSU) untuk Desktop Computer (PC)

Power Supply Unit (PSU) yang masih terpasang pada Chasing (Case) Komputer Desktop
    Perbedaan Power Supply Unit (PSU) pada PC Komputer
    Power Supply Unit (PSU)
    A - Power Supply 500W
      Untuk penggunaan Power Supply yang lebih tinggi 700W hingga 1200W adalah pada sebuah PC dengan Spek Tinggi, yang umumnya digunakan untuk Desain Grafis, Gaming atau Video Editing yang menggunakan teknologi Prosesor (Intel Core i7 / AMD FX-Series) dan Kartu Grafis serta Motherboard versi terbaru. Yang membedakan Besaran Watt pada Power Supply Unit (PSU) ini adalah:
        Semakin Tinggi nilai Watt yang di gunakan pada Power Supply tersebut, menunjukkan bahwa, akan semakin Besar pula Kuat Arus yang di gunakan, hal demikian dapat di perhatikan pada Nilai Voltase tetap (3.3V, -5V, 5V, +5V (USB),-12V, 12V) tersebut, namun mempunyai Kuat Arus (Ampere) yang berbeda beda, atau dengan kata lain: meskipun Voltase pada Power Supply rata rata sama, namun jika dibandingkan antara Power Supply 450W dengan 700W, meski Tegangan tetap sama namun memiliki Kuat Arus (Ampere) yang berbeda, sesuai dengan spesifikasi/kebutuhan tegangan terutama pada Prosesornya..
          Pembahasan Suputar Masalah Power Supply Unit Desktop Komputer (PC)
          Power Supply Unit 530W
          Sebagai perbandingan, berukut Voltase dan Ampere (Kuat Arus) pada sebuah Power Supply dengan merek" Simbada" Model: AL-B530 (MAX 530W) PFC, seperti di bawah ini:

          Voltase Kuat Arus (Ampere/Current)
          AC Input 115V - 230V
          3.3V 28A
          -5V 0.8A
          +5V 50A
          5V(USB) 2.5A
          -12V 1A
          +12V 18A

          Gejala Kerusakan Power Supply pada sebuah PC

          PC Desktop (CPU) akan Mati Total di karenakan tidak adanya Tegangan yang masuk pada rangkaian Motherboard.
          • Jika PC di hidupkan (dengan menekan tombol "Power" di Panel Depan), Kadang "Menyala sebentar, kemudian Mati" lagi, dalam hal ini di akibatkan melemahnya komponen yang terdapat pada PSU tsb, Gejala kerusakan serupa bisa terjadi juga, apabila Prosesor dalam keadaan "Over Heating" atau Panas Berlebih, yang di akibatkan oleh "Kipas Prosesor" yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
          • PC dapat di hidupkan (dengan menekan tombol "Power" di Panel Depan), semua Kipas dapat berputar dan Motherboard masih berfungsi normal, namun pada layar monitor tidak dapat memunculkan gambar sama sekali (Blank Hitam). Pada kasus kerusakan seperti ini, Heatsink pada Prosesor dan Chipset VGA tidak menunjukan panas sama sekali, yang menandakan bahwa, Tegangan tidak ada (sangat lemah) untuk kedua komponen yang ada pada motherboard tersebut.

          Keterangan Tambahan

            • Tidak di anjurkan untuk Memperbaiki sendiri sebuah Power Power Supply (PSU) yang sudah Rusak, terkecuali penggantian komponen adalah menggunakan komponen yang sejenis, serupa dan satu merek yang sama, karena penggantian komponen yang tidak sesuai, mungkin saja PSU dapat berfungsi kembali, namun sudah tidak memenuhi standar pabrik yang telah di tentukan sebelumnya, hal ini sangat riskan (beresiko tinggi), karena jika terjadi kerusakan lagi pada Power Supply tersebut, mungkin saja akan menimbulkan Efek kerusakan selanjutnya (berantai), yang mungkin berimbas kerusakan pada Motherboard nya juga.

              Beberapa Kemungkinan Penyebab Gambar Tidak Tampil pada Layar Monitor sebuah Desktop Komputer

              Kerusakan tidak Tampilnya Gambar di Layar Monitor pada sebuah CPU/Desktop Komputer (PC) secara umum sering disebabkan oleh beberapa sebab, antara lain:

              Beberapa Kemungkinan Penyebab Gambar Tidak Tampil pada Layar Monitor sebuah Desktop Komputer

              • Prosesor - Kerusakan Prosesor biasanya terjadi akibat tidak sempurnanya plat penyalur hawa panas (heatsink) pada CPU tersebut, sehingga lambat laun akan mempengaruhi daya kerja prosesor tersebut, bahkan mungkin menyebabkan Prosesor dapat menjadi rusak karenanya, meskipun hal ini jarang terjadi, karena pada motherboard tersebut sudah terdapat sensor panas, yang dapat mendeteksi tingkat ambang panas, sehingga apabila terjadi panas yang berlebihan (pada Prosesor) dari yang seharusnya, maka system akan mati secara otomatis (protek). Jadi.. saran kami, perhatikan kebersihan pada Kipas dan Heatsink (Plat) Pendingin pada Prosesor tersebut, sering kali tertutup debu, sehingga saluran Pembuang hawa panas akan terganggu, sehingga menjadikan Prosesor cepat panas dan hal ini berpengaruh pada Performa dan Kinerja dari CPU tersebut, selain itu juga mengurangi resiko kerusakan Fatal yaitu rusaknya Prosesor tersebut, yang di sebabkan panas yang berlebih dalam jangka waktu cukup lama.
              Cara Perbaikan Kerusakan Gambar Tidak Muncul pada Layar Monitor PC Desktop
              PC Desktop (Komputer)
                • Memori (RAM - Random Acces Memory) - Kerusakan Memori ini pada umumnya adalah PC dapat menyala apabila di On kan, dengan cara menekan tombol Power pada panel depan, namun pada Layar tidak dapat memunculkan gambar apapun, jika hal itu terjadi.. coba lepaskan Memori (RAM), bersihkan seluruh kaki (pin) yang terdapat pada Memori (RAM) , kemudian pasang kembali Memory pada slot yang terdapat pada Motherboard tersebut, kemudian.. coba nyalakan komputer (PC) dengan cara menekan tombol Power.
                • Chipset - Kerusakan Chipset ini adalah termasuk Kerusakan Besar, di karenakan perbaikan/penggantian chipset ini memerlukan peralatan khusus dengan teknisi yang profesional pula, sehingga sangat sulit di lakukan oleh seorang yang bukan teknisi berpengalaman. Kerusakan pada Chipset VGA (Onboard/Integrated) akan menyebkan Layar / Monitor tidak dapat memunculkan gambar apapun, ketika sebuah PC di On-kan, meskipun kondisi komputer tersebut dalam kondisi Hidup (menyala).
                • VGA (Video Graphic Adapter) - Kerusakan VGA ini tidak serumit kerusakan VGA onboard (integrated) pada sebuah Motherboard, VGA jenis ini umumnya berdiri sendiri (dedicated), tertancap pada Slot PCI-Express, sehingga jika terjadi kerusakan.. dapat dengan mudah untuk mengganti, dengan cara melepas komponen terdahulu yang rusak tersebut, dan kemudian menggantinya dengan Kartu Grafis (VGA) yang baru, dan menancapkan VGA nya kembali pada Slot PCI-Express seperti yang sebelumnya.
                • Power Supply Unit (PSU) - Kerusakan Layar Tidak Tampil pada PC Desktop, bisa juga di sebabkan oleh Power Supply Unit (PSU). Penyebab kerusakan Power Supply inipun bermacam macam, yaitu: Power Supply sudah cukup lama digunakan, sehingga antara komponen pada Power Supply sudah melemah, selain itu: Tegangan Listrik yang tidak Stabil juga merupakan salah satu faktor/penyebab Power Supply ini menjadi cepat Rusak atau Melemah dan lain lain.

                  Intel dan AMD Prosessor Platform

                  Untuk dapat Membangun (merakit) dan Memperbaiki sendiri sebuah Desktop Komputer (PC), tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu Platform yang digunakan, lihat lagi artikel terdahulu pada halaman: "Motherboard dan Spesifikasinya", telah diterangkan bahwa setiap system komputer dapat bekerja dengan baik, apabila 3 komponen utama tersebut (motherboard, prosesor dan ram) haruslah saling bersesuaian (kompatibel). Platform yang disebut di atas adalah jenis dari sebuah prosesor. Ada 2 Platform prosesor ini umum beredar dipasaran adalah jenis Intel dan AMD prosesor. 

                  Intel dan AMD Prosessor Platform

                  Mengenal antara 2 Flatform Intel dan AMD Prosesor
                  AMD dan Intel Prosesor Platform
                  Berikut contoh: 2 Model Motherboard (tipe lama) yang menggunakan 2 Platform yang berbeda tersebut:

                  Motherboard dengan AMD Prosesor Platform

                  Sebagai contoh kami menggunakan Motherboard Model: ECS dengan seri: 761GX-M754. Jenis motherboard ini menggunakan Mobile AMD Athlon sebagai prosesornya, sekarang kita pergi ke website resminya pada halaman produk: ECS 761GX-M754, dan mencari informasi lebih detil tentang motherboard tersebut dan kita mendapati "Spesifikasi" sebagai berikut dibawah ini:
                  Contoh dan Model Motherboard ECS 761GX-M754 dengan AMD prosesor
                  ECS 761GX-M754 Motherboard (contoh: Motherboard dengan Platform AMD prosesor)
                  Prosesor
                  • Soket 754
                  • Support untuk AMD Athlon 64 dan Sempron Prosesor
                  Chipset
                  • SIS 761GX dan 964
                  Graphic Card
                  • Integrated SiS Ultra256 2D/3D Graphics
                  Memori (RAM)
                  • Single-channel DDR memory architecture
                  • 2 x 184-pin DDR DIMM socket support up to 2 GB
                  • Support DDR 400 / 333 / 266 / 200 DDR SDRAM
                  Expansion Slot
                  • 3 x PCI slots
                  • 1 x PCI Express x16 slot
                  • 1 x CNR slot
                  Storage
                  • 4 x Ultra DMA133/100/66 devices
                  • 2 x Serial ATA devices
                  • RAID0 & RAID1 configuration
                  Audio
                  • ADI AD1888 6-channel audio CODEC
                  • Compliant with AC'97
                  LAN
                  • Realtek RTL8201CL 10/100 Mbps Fast Ethernet PHY
                  Panel Belakang
                  • 1 x PS/2 keyboard & PS/2 mouse konektor
                  • 4 x USB ports
                  • 1 x VGA port
                  • 1 x RJ45 LAN connector
                  • 1 x Parallel port (LPT)
                  • 1 x Serial port (COM1)
                  • 1 x Audio port (Line-in, Line-out, Mic-in)
                  Internal I/O port (onboard)
                  • 1 x 24-pin ATX Power Supply connector
                  • 1 x 4-pin ATX 12V connector
                  • 1 x FDD connector supports one 360K~2.88MB FDD
                  • 2 x IDE connectors
                  • 2 x Serial headers
                  • 2 x Serial ATA connectors
                  • 2 x USB 2.0 headers support additional 4 USB 2.0 Ports
                  • 1 x SPDIF out header
                  • 1 x Front panel switch/LED header
                  • 1 x Front panel audio header
                  • 1 x CD in header
                  • CPUFAN/SYSFAN connectors
                  • 1 x Buzzer
                  System BIOS
                  • AMI BIOS with 4Mb Flash ROM
                  Form Factor
                  • Micro-ATX Size, 244mm*204mm

                  Pada tabel diatas, huruf yang di Bold dengan warna biru adalah point penting terkait motherboard tersebut dengan komponen utama lainnya, yaitu: Prosesor dan RAM. Pada Expansion slot PCI Express x16 adalah slot VGA (jika memerlukan upgrade VGA), dan pada Power Supplynya sesuai untuk model Micro-ATX Power Supply Unit (PSU). Lihat beberapa keterangan mengenai Power Supply ini, pada halaman: "Power Supply Unit (PSU)".
                  Motherboard ECS 761GX-M754 dan komponen yang kompatibiel
                  Motherboard dengan Platform AMD prosesor
                  Contoh motherboard yang dipergunakan adalah ECS 761GX-M754 Motherboard, yang merupakan model lama dengan prosesor Mobile Athlon 64, 512MB DDR1 RAM (support hingga 2GB RAM) dan sudah menggunakan PCI-Express untuk upgrade graphic card.

                  Motherboard dengan Intel Prosesor Platform

                  Dengan metoda sama, seperti diatas adalah mengetahui Model dan Seri Motherboard tersebut, kemudian kunjungi website resmi vendor dari motherboard, untuk mengetahui Prosesor dan RAM apa yang support dengan motherboard tersebut, sembari mengenali fitur fitur yang ada pada motherboad, barulah kita dapat mengetahui komponen yang kompatibel dengan motherboard yang ingin kita pilih / beli. Setelah merasa cocok dengan fitur yang ada pada motherboard tersebut, sekarang anda dapat memilih komponen yang sesuai dengan keperluan anda, dalam arti.. jika menginginkan spek lebih tinggi tentu akan anda akan merogoh kocek lebih dalam lagi tentunya.. ;)
                  Mengenal antara 2 Platform Motherboard untuk AMD dan Intel Prosesor
                  Motherboard untuk Intel Prosesor Platform

                  Belajar Bongkar Pasang/Merakit Sendiri sebuah PC Dekstop (Tower / Mid-Tower Komputer) - Bag. 2

                  Cara Memasang Memori (RAM - Random Acess Memory)

                  Memori atau sering disebut dengan RAM (Random Acces Memory) ini mempunyai Kapasitas, Model dan Kecepatan yang berbeda beda, tergantung: Motherboard dan Prosesor yang di pergunakan, sehingga perlu diperhatikan juga untuk memilih/membeli sebuah RAM yang benar benar sesuai dengan Tipe dari Motherboard dan sesuai  juga dengan Tipe dari Prosesor nya, sehingga RAM dapat berfungsi dengan benar serta mendapatkan hasil yang Maksimal, lihat informasi: "Beberapa Saran terkait Memilih Motherboard, Prosesor dan RAM" pada halaman: "Mengenal 2 Model (Platform) Umum Motherboard, Fitur dan Spesifikasinya".
                  Cara Memasang RAM DDR3 ke Slot DIMM Memori
                  Memasang Memori ke Slot (DIMM) Memori
                    1. Perhatikan posisi lubang (pin hole) pada RAM tersebut
                    2. Lihat kedua Posisi antara Memori dan Slot memori tersebut.
                    3. Setelah yakin posisi RAM pada posisi yang benar, tancapkan RAM pada slot memori yang tersedia.
                    4. Tekan dari arah atas dengan hati hati, menggunakan kedua ibu jari, dikedua sisinya (gambar 4), sehingga RAM terkunci di kedua sisi slot memori tersebut.

                      Petunjuk Pemasangan Hardisk dan DVD/CD Drive pada Desktop Komputer

                      Kedua perangkat tersebut diatas merupakan perangkat pendukung pada sebuah komputer, yang berfungsi sebagai:
                      1. Optical Drive - Fungsi utama perangkat ini adalah Membaca (read) dan Menulis ulang (re-writable) semua data pada sebuah DVD / CD.Ada cukup banyak model dan jenis Optical Drive yang beredar dipasaran, anda dapat memilih sesuai dengan yang anda kehendaki.
                      2. Hard Drive -  Adalah sebuah tempat penyimpan semua file dan data (storage) pada sebuah komputer. Tipe, Jenis dan Kapasitas hardisk inipun cukup beragam, jadi dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
                            Cara Pemasangan DVD/CD ROM Drive dan Hardisk
                            Optikal Drive (DVD/CD-RW) dan Hardisk Drive
                            Ketika Prosessor dan RAM sudah terpasang dengan benar pada Motherboard, persiapkan juga PSU (Power Supply Unit) dan sebuah Monitor beserta kelengkapannya.
                            Agar lebih meyakinkan, Pasang kabel Power Supply ke Motherboard, dan VGA port motherboard ke sebuah Layar Monitor, sekarang cari Pin "Power Sw" Panel Front pada motherboard, hubungkan kedua pin tersebut, untuk menghidupkan CPU komputer, jika tidak ada kesalahan dalam pemasangannya, maka CPU komputer dapat bekerja dan EPROM/BIOS dapat ditampilkan pada layar Monitor.

                            Memasangkan Motherboard ke dalam Chasis (Case)

                            Letakan dan Pasangkan Motherboard sesuai dengan kedudukan yang terdapat pada chasis, kemudian pasangkan beberapa kabel yang terdapat pada chasis ke motherboard sesuai petunjuk/keterangan pada motherboard.
                            Memasangkan Kabel Panel I / O port bagian depan
                            Pasangkan kabel Panel Depan (front)
                            Pasangkan kabel Panel front (depan), seperti gambar diatas bagian kiri adalah pin:
                            1. Pasang juga kabel untuk USB dep
                            2. Pasang kabel "Power sw", Reset sw", "Power led" dan "HDD led" sesuai dengan letak dan posisi masing masing.
                            3. an.
                            4. Audio I/O port panel depan biasanya, berupa 2 socket jack, untuk Headphones dan Mic, untuk mendengarkan audio, video chat dll.

                            Memasang Kabel Power Supply (PSU)

                            Selanjutnya.. Pasang kabel 24-pin ATX Power Connector + ATX 12V Connector yang ada pada Power Supply pada Pin ATX yang ada pada Motherboard tersebut.

                            Cara Memasangkan Kabel ATX Power Supply ke Motherboard
                            Pemasangan Kabel ATX Power Supply
                             Setelah pemasangan kedua Pin ATX Power Supply tersebut, dalam kondisi Prosesor + Kipas pendingin serta RAM terpasang pada motherboard diatas, lakukan pengetesan dengan cara menghidupkan CPU tersebut dan dalam kondisi vga port sudah terhubung ke layar monitor, jika muncul tampilan normal pada layar, maka dapat diteruskan ke langkah berikutnya:

                            Memasang DVD/CD (Optical Drive) dan HDD (Hard Disk Drive)

                            Pasang DVD ROM pada Chasis (cassing), selanjutnya jika ingin memasang dengan dua buah DVD/CD drive, maka perhatikan posisi jumper pada keduanya, yang pertama bisa diposisikan sebagai Master, dan kedua sebagai Slave atau bisa juga kebalikannya. Sehingga kedua perangkat tersebut bisa terbaca pada system komputer.
                            Pemasangan DVD ROM pada Chasis Komputer Desktop
                            DVD/CD-ROM Drive

                            Lanjutkan pemasangan Kabel ATA (IDE)  dan SATA beserta Kabel Power pada kedua perangkat, seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
                            Beberapa Bagian dan Petunjuk Pemasangan DVD-ROM dan Hardisk
                            Pasangkan Kabel ATA (IDE) dan SATA pada  DVD/CD serta HDD yang sudah terpasang pada Chasis
                              Setelah melakukan beberapa langkah diatas, maka proses pemasangan kembali atau perakitan desktop komputer selesai sampai disini, jika perangkat Motherboard atau Hardisk yang dipasang pada CPU itu benar benar masih baru, maka PROSES selanjutnya adalah Instalasi Windows.

                              Tower Desktop Komputer Rakitan
                              tower Desktop komputer

                              Belajar Bongkar Pasang/Merakit Sendiri sebuah PC Dekstop (Tower / Mid-Tower Komputer) - Bag. 1

                              Meskipun sebagai Pengguna awam komputer, tidak salahnya apabila kita sedikit mengetahui beberapa komponen yang terdapat pada PC (Desktop/Laptop) tersebut. Pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi informasi, bagaimana Cara bongkar pasang dan mengenali beberapa komponen terpasang pada PC Dekstop sehingga akan memudahkan bagi siapa saja yang ingin Belajar membangun/merakit sendiri sebuah system pada perangkat komputer jenis Komputer Desktop ini.

                              Mengenali Perangkat/Hardware pada PC Desktop (Komputer)

                              Untuk dapat Merakit sendiri sebuah system komputer, maka terlebih dahulu adalah mengenal beberapa komponen/part atau disebut pula dengan perangkat Hardware yang ada pada sebuah komputer. Jenis Desktop komputer ini dikenal juga dengan Tower dan Mid-tower komputer. Perbedaan antara keduanya, secara umum adalah dapat dilihat pada Cassing komputer yang digunakan. Jenis Mid-Tower ini, biasanya lebih ramping, sedangkan jenis Tower lebih tinggi dan agak lebih besar/lebar.
                              Komputer menggunakan Sasis (Kesing) Tower
                              Komputer menggunakan Tower Case
                              Beberapa Komponen yang terdapat pada PC Dekstop komputer tersebut adalah:

                              PSU (Power Supply Unit)

                              Power Supply Unit (PSU) ini adalah sebagai Catu Daya pada sebuah perangkat komputer jenis Desktop Komputer (PC). Semakin tinggi spek sebuah komputer, maka semakin memerlukan Daya yang lebih besar juga. Pada jenis PC umum dengan spek sedang biasanya bisa menggunakan power supply dari 350W hingga 450W, sedangkan untuk PC dengan spek lebih tinggi, semisal untuk keperluan Desain Graphis, Gaming atau Video Editing, maka memerlukan daya yang lebih besar pula, pada spesifikasi ini, biasanya sering menggunakan diatas 500W hingga 1200W.
                              Contoh Power Supply Unit (PSU) untuk Dekstop Komputer
                              Power Supply Unit (PSU) 520W
                              Selanjutnya, persiapan 3 komponen utama pada sebuah system computer, yakni: Motherboard, Prosesor dan Memori. Pemilihan ketiga komponen ini, seperti dijelaskan pada halaman: "Motherboard dan Spesifikasinya", adalah kompatible atau bersesuaian antara ketiganya.

                              Tiga Komponen Utama: Motherboard, Prosesor dan Memori (RAM - Random Acces Memory)

                              3 Komponen Utama Komputer, Motherboard, Prosesor dan RAM
                              Motherboard AM3+, Prosesor dan Memory
                              Pada gambar diatas, Motherboard tersebut menggunakan soket AM3 yang support untuk AMD Sempron dan Athlon prosesor, serta kompatibel untuk jenis DDR3 1333MHz/1600Mhz RAM.

                              Memasangkan (kembali) Prosesor dan RAM (Random Acces Memory) ke Motherboard

                              Pemasangan Prosesor dan Kipas pada Motherboard
                                1. Gambar 1 - Posisikan Prosesor secara benar mengikuti tanda yang terdapat pada Prosesor dan Soket (tanda titik pada prosesor bertemu dengan tanda segitiga/arah pada soket prosesor).
                                2. Gambar 2 - Setelah yakin posisi tersebut sudah benar, tancapkan prosesor pada soket tersebut, kemudian kunci.
                                3.  Gambar 3 - Prosesor sudah terpasang dengan benar dan terkunci (tambahan keterangan: Penting..! tambahkan paste penyalur panas (berbentuk gel atau pasta, sering disebut dengan "Thermal Compound") pada pelat prosesor atau pelat pendingin prosesor, untuk menghindari kerusakan yang disebabkan oleh panas berlebih (Over Heating) pada prosesor tersebut. Seperti telah kita ketahui bersama, semakin panas prosesor tersebut, maka akan mempengaruhi kinerja sebuah komputer, jika terjadi panas yang berlebih, maka komputer biasanya akan protek, namun pada kondisi yang lebih parah, hal ini bisa saja menyebabkan prosesor menjadi rusak.
                                4. Gambar 4 - Pasangkan Kipas prosesor, sesuai dengan kedudukan yang benar pada motherboard, setelah setelah terpasang dengan benar, kemudian kunci dengan cara menautkan kunci kipas tersebut ke tautan soket prosesor yang ada pada motherboard tersebut.
                                  Cara Memasang Kipas Prosesor pada Motherboard
                                  Pemasangan Kipas Prosesor
                                  Setelah pemasangan kipas selesai, maka dilanjutkan dengan memasangkan RAM (Memory), Power Supply Unit dan Keterangan perakitan CPU ini.

                                  Mengenal 2 Model (Flatform) umum Motherboard, Fitur dan Spesifikasinya

                                  Motherboard / Mainbord atau disingkat mobo di kalangan teknisi komputer, adalah sebuah Papan Induk (Utama), dimana setiap perangkat hardware komputer ini terpasang. Motherboard Umum yang beredar di pasaran adalah jenis ATX dan Micro/Mini ATX Motherboard. Flatform Motherboard yang digunakan dan sangat Populer digunakan pada saat ini adalah Motherboard dengan Flatform "Intel" dan Flatform "AMD".

                                  Model Motherboard dengan Flatform AMD dan Intel Prosesor 

                                  Motherboard mempunyai Spesifikasi dan Fitur pada model yang berbeda. Umum kita mengenal beberapa brand besar seperti INTEL, ASUS, MSI, GIGABYTE dll. Pada dasarnya Motherboard mempunyai 2 Flatform yang paling Umum digunakan, yaitu Motherboard untuk Intel Prosesor dan Motherboard untuk AMD.

                                  Contoh Motherboar dengan AMD Sempron serta Memori DDR1
                                  Salah satu contoh Motherboard untuk Prosesor AMD (Sempron), dengan Slot DDR1 Memory (RAM).
                                  Motherboard untuk Flatform Intel dapat dikenali pada soket prosesor dengan seri LGA (LGA 1150, LGA 1155 dll), sedangkan Motherboard untuk Flatform AMD dapat dikenali pada soket prosesor dengan seri AM dan FM (AM2, AM3+, FM2 dll).

                                  Berikut beberapa Fungsi Utama pada sebuah Motherboard:

                                  1. Soket CPU - Soket ini untuk menancapkan / memasang sebuah Prosesor yang merupakan salah satu Komponen Utama pada sebuah Komputer.
                                  2. DIMM Slot - Slot untuk pemasangan Memory (RAM), seiring dengan perkembangannya, pada saat ini, telah banyak digunakan jenis DDR3 RAM, sebagai penerus dari generasi sebelumnya (DDR1, DDR2), seiring fitur teknologi yang di dukung pada Prosesor.
                                  3. PCI-Express Slot - Slot untuk memasang Video Graphic Adapter (VGA), pada saat ini banyak digunakan PCI-E 3.0 revision sebagai generasi penerus dari PCI-E 2.0 terdahulu.
                                  4. PCI Slot - Slot untuk pemasangan device tambahan (TV Tunner, Sound Card dll).
                                  5. Floppy Drive Connector - Terminal ini digunakan untuk menghubungkan motherboard dengan sebuah Floppy Drive melalui kabel Floppy, namun seiring perkembangannya, sekarang sudah sangat jarang Floppy Drive connector ini terdapat pada Motherboard jenis terbaru, dikarenakan fungsinya sudah dapat digantikan oleh USB port dengan kapasitas yang lebih besar pula.
                                  6. IDE Connector - Integrated Drive Elektronik atau IDE adalah terminal penghubung antara Motherboard ke Optical Drive (CD/DVD-RW drive) ataupun Hard Drive (Hard Disk Drive, Flash Drive, eMMC Drive) melalui Kabel PATA (Paralel Attachement).
                                  7. SATA Connector -  Serial Attachement atau disingkat S-ATA port ini sekarang umum digunakan untuk menghubungkan perangkat motherboard ke Optical Drive (CD/DVD-RW drive) ataupun Hard Drive (Hard Disk Drive, Flash Drive, eMMC Drive) melalui Kabel SATA.
                                  8. 24-pin ATX Power Connector + ATX 12V Connector- Slot untuk pemasangan kabel utama Power Supply (PSU).
                                  Keterangan dan Informasi Bagian Utama pada Motherboard
                                  Beberapa bagian penting pada Motherboard. Lihat Informasi detil , Petunjuk pengguna dan Driver Utilities disertakan pada Bundling (didalam kotak / kemasan) Motherboard tersebut

                                  Klasifikasi pada Motherboard

                                  Klasifikasi sebuah Motherboard berbeda beda tergantung Teknologi pendukungnya. Untuk memilih motherboard yang sesuai adalah dengan cara mengetahui:
                                  1. Prosesor - Setiap Motherboard mempunyai spesifikasi khusus yang sesuai dengan prosesor didukung, artinya jika kita memilih sebuah motherboard perlu memperhatikan juga prosesor apa saja yang support untuk motherboard tersebut. Setiap prosesor mempunyai fitur dan kecepatan yang berbeda beda, oleh karena itulah penting untuk memlih motherboard yang sesuai dengan prosesor yang kita inginkan.
                                  2. RAM - RAM (Random Acces Memory) penting pula diperhatikan, jika kita ingin membangun (merakit) sebuah system komputer. Setiap Prosesor mempunyai beberapa RAM yang mendukung, sebagai contoh: Intel Core i7-3370 (Quad-Core) 3.5GHz / 3.9GHz (4-cores / 8-threads, 8MB cache, 22nm, DDR3 1333 / 1600 MHz up to 32GB, 77W TDP, Intel HD graphic 4000 - artinya: Prosessor tersebut support untuk DDR3 1333MHz dan 1600MHz dengan maksimal pemasangan ukuran RAM hingga 32GB.
                                  3. Motherboard - Motherboard yang kita pilih harus sesuai (kompatibel) dengan kedua komponen tersebut diatas. Jika kita ingin membangun sebuah system komputer menggunakan Prosesor diatas, maka kunci penting adalah harus mengetahui jenis Soket Prosesor pada motherboard. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa: Intel Core i7-3370 (Quad-Core) 3.5Ghz / 3.9GHz tersebut adalah jenis LGA 1155, maka kita harus memilih sebuah Motherboard yang sesuai dan/atau menggunakan Soket Prosessor LGA 1155.

                                            Pada kenyataannya, ketiga perangkat hardware tersebut saling berkaitan, dalam artian: untuk dapat "Membangun (merakit) sendiri sebuah sistem PC", penting sekali terutama ketika menentukan pilihan antara Motherboard, Prosesor dan Memory (RAM) nya. Bagaimanapun.. ketiga perangkat tersebut diatas merupakan, satu kesatuan yang tak terpisahkan.

                                            Beberapa Saran Terkait memilih Motherboard, Prosesor dan RAM (Random Acces Memory)

                                            1. Prosesor - Untuk menentukan Kriteria PC desktop yang akan dibangun, mau tidak mau.. pasti akan mengacu pada Prosesornya, jadi tentukan saja jenis Prosessor yang akan dipergunakan, kemudian kunjungi website resmi, tentang detail dan spesifikasi produk tersebut. Hal terpenting yang perlu diketahui adalah: tipe Socket Prosesor (untuk menentukan jenis Motherboard yang akan digunakan).
                                            2. Memory Support (untuk menentukan Memory yang akan digunakan), maka selanjutnya anda dapat menentukan Motherboard yang sesuai dengan Fitur yang anda inginkan.
                                            3. Motherboard - Setelah mengetahui Prosesor dan Memori yang tepat, maka selanjutnya adalah memilih Motherboard dengan Fitur sesuai dengan yang diinginkan, semisal untuk pekerjaan rumah, sekolah, kantor, percetakan, gaming maupun video editing, dan tentu saja harus kompatibel dengan kedua komponen (part) tersebut diatas, yakni: Prosesor dan Memorinya.
                                            Sebuah Desktop komputer untuk penggunaan  Percetakan, Gaming ataupun Video Editing, biasanya menggunakan sebuah perangkat tambahan lagi yang disebut dengan Video Graphic Adapter (VGA) menggunakan PCI-Express yang tersedia pada Motherboard tersebut, untuk meningkatkan proses / kenerja grafis pada PC tersebut, dan lagi lagi tentu saja dengan spek lebih tinggi (baik prosesor, ukuran Memori, Fitur Motherboard serta Power Supply), jika dibandingkan dengan PC untuk Pekerjaan Rumah, Sekolah ataupun Kantor pada umumnya.

                                            Motherboard memiliki beragam Fitur dan Spesifikasi tergantung Kebutuhannya. Sebuah PC yang digunakan untuk Pengguna Umum (Kantor / Sekolah) mempunyai Spek yang berbeda, jika di bandingkan dengan sebuah PC yang digunakan untuk Kebutuhan Multimedia (Gaming / Video Editing). Sebuah PC untuk kebutuhan Multimedia umumnya mempunyai Spek lebih Tinggi dan Harga Lebih Mahal, jika di bandingkan dengan sebuah PC untuk Penggunaan Umum.

                                              PC MOTHERBOARD ECS H61H2-MV, Intel G645 (2-cores) 2.90GHz 4GB DDR3 1600MHz

                                              Ini adalah artikel reviews PC Rakitan menggunakan MOTHERBOARD - ECS H61H2-MV, Intel G645 (2-cores) 2.90GHz dan 4GB DDR3 1600MHz.

                                              MOTHERBOARD - ECS H61H2-MV

                                              Ini adalah Motherboard dengan Fitur:
                                              • "DURATON 2" Triangle Story: Quality, Stability dan ConvinienceSolid Capasitor untuk CPU VRM untuk Daya Tahan komponen System lebih panjang, terbukti PC Rakitan ini sudah di pakai/dipergunakan/dioperasikan semenjak 3 hingga 4 tahun yang lalu, dan masih berfungsi Normal hingga sekarang.
                                              • Intel® 22nm 3rd generation Multi-Core CPU support - PC Rakitan ini menggunakan Intel(R) Pentium(R) CPU G645 @ 2.90GHz (2 CPUs)
                                              • Microsoft Windows 8 Certified - Motherbiard ini support Win 7 (Other) dan Win 8 OS
                                              Belajar Merakit Komputer dengan Motherboard ECS H61H2-MV
                                              PC Rakitan - MOTHERBOARD - ECS H61H2-MV
                                              • Support Processor: Dual-channel DDR3 Memory architecture, Supports DDR3 1600* / 1333 / 1066 non-ECC, Un-buffered SDRAM Memory, Support Memory hingga 16GB. PC Rakitan ini menggunakan VISIPRO 4GB DDR3 PC 12800 (1600MHz).
                                              PC Rakitan ini Gagal System ketika di Instal Uang menggunakan Windows 7 OS, namun dapat berjalan Normal menggunakan OS Win XP Service Pack 2 / 3 dan Win 8.

                                              Pertimbangan
                                              • Gunakan Tipe RAM (memory) dengan performa terbaik untuk Prosesor  Intel(R) Pentium(R) CPU G645 @ 2.90GHz (2 CPUs) dengan Code Name - Sandy Bridge ini, yaitu: DDR3 1066MHz.

                                              Perangkat Sound Card Eksternal pada System Komputer (PC)

                                              Sound Card merupakan Komponen Hardware built-in (onboard) pada sebuah Motherboard komputer (PC Desktop/Laptop). Sound Card berfunsi merubah sinyal Digital menjadi sinyal Audio dapat dingerkan pada Headset ataupun Penguat  Suara (Power Amplifier), Sound Card sebagaimana perangkat komputer lain, memerlukan Driver (software) untuk system kerjanya.

                                              Perangkat Sound Card Eksternal pada System Komputer (PC)

                                              Pengenalan Hardware Komputer - Sound Card External
                                              Sound Card Eksternal - Slot PCI
                                              Penggunaan Sound Card Eksternal, biasanya untuk menggantikan Sound Card Internal (onboard) ketika sudah tidak berfungsi lagi (rusak). Pada jenis "Video Graphic Adapter (VGA)" terbaru, sudah support HD Audio terintegrasi dengan Graphic card, menggunakan HDMI port.

                                              Sound Card Eksternal juga dapat menggunakan Sound Card USB, dengan sistem Plug 'n Play, tanpa harus menginstal Driver (software) tambahan lainnya, lihat halaman: Sound Card USB untuk PC (Desktop/ Laptop/ Notebook) Komputer.

                                              Sound Card Ekternal memiliki Fitur yang berbeda beda, namun untuk Penggunaan Standar hal ini tidak terlalu berpengaruh, dan ini adalah tergantung Selera dan Kebutuhan untuk Pengguna komputer tersebut. Perbedaan yang cukup Signifikan, terutama untuk kebutuhan: Rekaman (Audio Recording), Gamers, maupun penggunaan alat Audio Virtual lainnya, mungkin ini yang menjadi alasan, mengapa mereka memiliki Selera ataupun Kebutuhan yang berbeda beda pula.

                                              Sound Card pada System Komputer

                                              Sound Card adalah Perangkat Hardware Komputer. Sound Card merupakan kelengkapan pada komputer yang menggunakan Motherboard tipe lama. Perangkat Sound Card ini sesuai namanya adalah Kartu Suara, yakni: hardware untuk memproses audio analog/digital pada perangkat komputer, hingga suara dapat terdengar melalui: Headphones dan/atau Penguat Suara (Power Amplifier). Pada Sound Card terdapat port I/O (Input/Output) berupa: Line-in, Mic-in, Line Out | Headset.

                                              PCI Sound Card

                                              Gambar Perangkat Sound Card PCI
                                              Sound Card PCI
                                              Pemasangan Sound Card pada Motherboad adalah dengan cara menancapkannya pada PCI slot yang tersedia pada Motherboard. Pada sebagian System Operasi tertentu kadang harus melakukan instalasi driver yang sesuai dengan dengan Sound Card tersebut, sehingga dapat digunakan.

                                              Pada jenis Motherboard keluaran terbaru, sudah dilengkapi dengan Sound Card ini (onboard),sehingga lebih praktis. Penggunaan Sound Card ini pada jenis Motherboard terbaru adalah pengecualian, semisal Sound Card onboard tersebut sudah rusak (kerusakan hardware/atau tidak menemukan Driver (Software) yang cocok), maka dalam hal ini penggunaan/pemasangan Sound Card tambahan bisa dilakukan.
                                              Gambar Sound Card PCI Model Baru
                                              Sound Card PCI
                                              Pada masa sekarang ini, Sound Card External tersedia juga menggunakan USB port. Penggunaan Sound Card USB ini juga mengharuskan pengguna mengistal driver yang diperlukan, yang biasanya disertakan pada setiap paket pembelian.

                                              Sound Card USB

                                              Produk Sound Card USB menggunakan Driver yang sudah terintegrasi pada Windows, sehingga dapat di pergunakan langsung (fitur - Plug and Play), tanpa mengharuskan pengguna untuk menginstal driver untuk perangkat Sound Card USB tsb.
                                              Gambar Sound Card USB pada PC Desktop Komputer
                                              Sound Card USB

                                              Sound Card USB untuk PC (Desktop/ Laptop/ Notebook) Komputer

                                              Sound Card merupakan perangkat pada komputer untuk merubah (encoder) sinyal digital pada sebuah komputer menjadi sinyal audio yang dapat di dengar oleh telinga melalui sebuah perangkat Headset, atau dikuatkan lagi oleh sebuah perangkat "Penguat Suara (Power Amplifier/ Speaker Aktif dll" yang selanjutnya dapat terdengar di telinga melalui Speaker.

                                              Sound Card USB untuk PC (Desktop/ Laptop/ Notebook) Komputer

                                              Sound Card USB - PC (Desktop/ Laptop/ Notebook) pengganti  Sound Card  Onboard yang sudah rusak
                                              Sound Card USB - PC (Desktop/ Laptop/ Notebook)
                                              Sound Card USB mempunyai fungsi sebagaimana di atas, dan banyak dipergunakan sebagai perangkat pengganti system audio (onboard) yang bermasalah pada motherboard komputer.

                                              Sound Card USB ini sudah terintegrasi dengan System Operasi (OS) pada komputer, sehinga pada tidak memerlukan instalasi driver pada penggunaan  (Plug n' Play).
                                              Gambar Perangkat Sound Card USB terpasang pada Desktop Komputer
                                              Sound Card USB yang sudah terpasang pada sebuah Komputer
                                              Catatan:
                                              • Meskipun Sound Card USB ini sudah menggunakan fitur "Plug n' Play", namun saran kami, jangan melakukan "Cabut Pasang" perangkat Sound Card USB ini, ketika komputer sedang aktif, untuk pencegahan agar perangkat ini tidak cepat rusak,, jadi "Shut Down" terlebih dahulu, ketika kita akan melepas/ mencopot Sound Card USB iniI.