2.15.2018

Review - Build System GIGABYTE (GA-H55M-S2) Motherboard (PC Desktop)

Kali ini kami menyoroti sebuah PC Desktop Rakitan menggunakan Motherboard "GIGABYTE GA-H55M-S2" (versi tidak di kenal..?), Motherboard ini menggunakan "Soket LGA 1156" terpasang Prosesor Intel Core i3-540 3.06GHz, CORSAIR - VENGEANCE DDR3 8GB (2 x 4GB) 1600MHz, nVidia GT220 1GB DDR3 V-RAM dan PSU ENlight 500W 80plus Bronze, terlihat bangunan PC Desktop ini cukup Kokoh, namun tidak pada kenyataannya..

Maksud saya.. ketika di perhatikan ternyata ada kesalahan dalam Bangunan System kali ini, saya tidak mengetahui apakah hal ini di sengaja? karena PC Rakitan GIGABYTE (GA-H55M-S2) Motherboard (PC Desktop) ini dapat bekerja pada System Operasi "Windows XP", namun ketika saya Upgrade ke Windows 7, selalu Crash! (gagal system), padahal setting BIOS (Memory 1333MHz ke 1600MHz / OC) sudah di lakukan, ketika kami mengecek di situs resminya "GIGABYTE" GA-H55M-S2 (Rev 1.3) ini support untuk jenis RAM (Random Acces Memory) DDR3 1666 (O.C.) / 1333 / 1066 / 800 MHz memory modules, Maksimal 8GB, yang berarti meskipun RAM (MEMORY)  terpasang 16GB (2 x 8GB), yang terbaca hanyalah 8GB saja, meskipun pada Prosesornya support hingga 32GB RAM.
Build System PC Desktop dengan Motherboard GIGABYTE GA-H55M-SA
PC RAKITAN (BUILD SYSTEM) dengan MOTHERBOARD "GIGABYTE GA-H55M-S2"
RAM yang tersedia adalah 2GB DDR3 1333MHz, meski jauh dari yang di harapkan, PC Rakitan GIGABYTE (GA-H55M-S2) Motherboard (PC Desktop) ini sudah dapat bekerja pada System Operasi "Windows XP" maupun Windows 7, dan sudah memenuhi System Requirements dari Windows 7 tersebut.

Kesimpulan:
  • Motherboard ini tidak kompatibel dengan RAM (memori) DDR3 1600MHz
  • Crash terjadi akibat ketidak sesuaian RAM dengan Tipe (chipset) Motherboard yang ada.
Haswell Microarchitecture di Intel Prosesor

Haswell Microarchitecture di Intel Prosesor

Haswell adalah Kode Nama mikroarsitektur Inti dari Prosesor Intel, yang dirancang khusus untuk penggunaan perangkat Komputer rendah Daya (irit sumber daya / baterai), sangat umum di gunakan untuk perangkat Komputer Portabel / Mobiles.

Intel Haswell microarchitecture merupakan pengembangan dari Intel generasi sebelumnya, yaitu: Ivy Bridge microarchitecture 

Thermal Design Power (TDP) pada Prosesor

TDP (Thermal Design Power) pada sebuah prosesor  menunjukan Daya kerja rata rata di hitung menggunakan satuan Watt. Tingkat Panas prosesor akan semakin meningkat ketika beban kerja prosesor besar, dan berangsur turun ketika dalam penggunaan (beban kerja prosesor) dalam keadaan Normal.

Ketika beban kerja prosesor semakin besar, maka tingkat panas pada prosesor tersebut juga akan semakin meningkat, ditandai dengan (secara otomatis) semakin cepatnya perputaran kipas pendingin heatsink pada prosesor tersebut, untuk menurunkan disipasi panas yang dapat memperlambat kinerja pada system komputer.
Pengertiaan TDP (Thermal Design Power) pada Prosesor
Prosesor pada Motherboard
Sebuah prosesor merupakan "Otak" dari System Komputer (komputasi), pada jenis PC Desktop rata rata menggunakan sumber daya besar sesuai dengan Tingkat kemampuan dari Prosesor yang rata rata besar juga, sedangkan pada jenis Mobile PC (Laptop, Notebook, Netbook dll) prosesor dirancang dengan teknologi khusus untuk sebuah perangkat portabel bergantung dari spesifikasi dari perangkat mobile tersebut. Teknologi dari Intel umpamanya, di kenal dengan Intel Hasswel Technology mikroarsitektur (prosesor jenis ini lebih irit (rendah) sumber daya (baterai) di rancang khusus untuk perangkat portabel). seperti: Notebook dan Netbook, sehingga daya hidup baterai lebih lama, dengan Thermal Design Power (TDP) lebih rendah juga di bandingkan dengan PC Desktop / Laptop untuk Bisnis, Gaming dan Editing.

Intel Smart Cache - Teknologi Rancang Bangun pada Prosesor Intel

CPU Cache merupakan ruang memori cepat yang terdapat di dalam sebuah prosesor, yakni: merupakan Arsitektur (rancang bangun) Teknologi pada prosesor Intel, yang di kenal dengan istilah: "Intel® Smart Cache".

Pengertian Dasar Penggunaan Cache pada Prosesor
Intel Microprocessor (www.ark.intel.com)
Cache berfungsi sebagai penyimpan data sementara sekaligus menyimpan data/instruksi yang paling sering di akses. Cache dapat bekerja dengan kecepatan tinggi. Pada Prosesor di kenal L1, L2 dan L3 Cache. 

Level Cache L1 merupakan merupakan akses paling tinggi/cepat di dalam sebuah Prosesor, L2 Cache memiliki kapasitas lebih besar jika di bandingkan dengan L1 Cache, namun memiliki kecepatan lebih rendah dari L1.

Level Cache 3 / L3 Cache terdapat pada multi-core prosesor, yang berfungsi untuk mengontrol  data yang masuk pada L2 Cache di setiap Inti (core) pada prosesor tersebut.

Thread di Inti (Core) Prosesor

Thread merupakan istilah yang menunjukan urutan jumlah perintah (instruksi) dasar yang dapat berjalan dan diproses pada sebuah Core di dalam CPU (Central Processing Unit),

Pada sebuah multi-core prosesor, beberapa thread dapat mengeksekusi secara paralel, Pada setiap Core (inti) dapat mengeksekusi Thread terpisah secara bersamaan. Thread software terpisah juga dapat dijalankan secara bersamaan dengan Thread hardware terpisah.


Pengertian Threat di dalam Inti (Core) Processor
Intel Core Processor (www.ark.intel.com)
Dalam Single Thread, pada sebuah System Operasi, 1 threading adalah pengolahan satu perintah pada satu waktu, sedangkan pada Multi Thread adalah pengolahan beberapa perintah dalam satu waktu, sehingga di kenal dengan istilah Multitasking. Keuntungan dari Multi Threading dan Hyper Threading technology ini adalah dari segi: Responsibilitas dan Kecepatan eksekusi data dapat menjadi lebih cepat dan memiliki performa lebih baik jika di bandingkan dengan teknologi prosesor yang hanya menggunakan satu / single thread saja.

Intel Turbo Boost Technology pada Prosesor Intel

Intel® Turbo Boost Technology adalah Peningkatan Frekuensi secara dinamis pada prosesor ketika diperlukan dan sebaliknya meningkatkan Efisiensi energi ketika system bekerja pada kondisi Normal.
Intel® Turbo Boost Technology ini bekerja dapat secara otomatis, sesuai dengan batas kecepatan maksimum pada prosesor tersebut. Peningkatan Frekwensi pada Prosesor akan membutuhkan Daya lebih Tinggi jika dibandingkan penggunaan system komputer pada kondisi Normal, hal tersebut juga secara otomatis akan meningkatkan disipasi panas komponen prosesor ini.
 Intel Turbo Boost Technology pada Prosesor Intel
Penjelasan Teknologi Turbo Boost pada Intel Prosesor
Intel Core i7-i7-4790K (8Mb Cache) Base: 4.0GHz - Turbo: 4.4GHz
Gambar di atas menunjukan sebuah contoh, Intel terbaru untuk Penggunaan Bisnis, Gaming dan Editing, yaitu: Intel Core i7-4790K (8Mb Cache) dengan kecepatan normal/base: 4.0GHz dan dapat di percepat menggunakan Intel Turbo Boost technology hingga mencapai 4.4GHz.

Halaman: Intel core Technology

Intel Core Technology pada Prosesor Intel

Core merupakan istilah Hardware yang menggambarkan jumlah Unit pengolahan Sentral (inti) yang independen dalam komponen komputasi tunggal (die atau chip). Core (inti) pada prosesor dapat terdiri dari 2 (dual) / 4 (quad) / 6 (six/hexa) dan 8 (octa) core, setiap Core (inti) pada prosesor ini merupakan unit yang membaca dan meng-eksekusi perintah dari program yang di jalankan pada perangkat komputansi.
Core di integrasikan pada sebuah Sirkuit terpadu yang di kenal dengan Multiprosesor chip atau dibenamkan beberapa core dalam satu paket chip tunggal, seperti pada:CPU (Central Processing Unit) dan GPU (Graphic Processor Unit).

Intel Core Technology pada Prosesor Intel

Pengertian Core pada Prosesor
Prosesor
Pada penggunaannya, Core dapat menjalankan beberapa Instruksi dari program yang dapat dijalankan pada waktu bersamaan, berbeda dengan prosesor yang hanya mempunyai single core, sehingga prosesing (menambah, memindah, cabang/multitasking) data pada prosesor yang mempunyai Multi (beberapa) Core dapat berjalan lebih cepat dan stabil.
Halaman: Intel Turbo Boost! Technology, Threat di Inti (core) Processor

Charger Laptop Universal

Charger Laptop Universal merupakan Charger yang bisa di pergunakan untuk semua Jenis dan Model Laptop, di mana ketika Charger Original (bawaan) dari Laptop tersebut sudah rusak tidak tersedia di pasaran. Charger Laptop Universal ini dapat di gunakan sementara untuk menggantikan Charger Original dan Tidak di anjurkan untuk Penggunaan Laptop dalam jangka waktu terlalu Lama.

Charger Laptop Universal mempunyai Nilai Tegangan Output dari 12V / 15V / 16V / 18V / 19V ( 4.5 Amp) dan 20V / 24V dengan Kuat Arus (4.0 Amp).

Charger Laptop Universal ini juga mempunyai 8 Model / Ukuran Colokan (path) Power, yang sesuai dengan banyak Laptop yang umum beredar di pasaran.

Charger Laptop Universal

Adaptor Universal untuk Charger Laptop sesuai dengan segala Model, Jenis dan Type Laptop
Charger Laptop Universal dengan 8 Model Colokan yang bisa di Lepas / Pasang
Jenis Charger Laptop Universal ini dapat bekerja pada kisaran Tegangan 95V hingga 256V, dan dilengkapi dengan "OverLoad Protection + Short Circuit Protection", tergantung Model / Seri-nya.

Mekanisme / Fungsi Tabung (CRT) Layar Televisi

Pada dasarnya Tabung Layar televisi memerlukan Tegangan Tinggi untuk sistem kerjanya, untuk keperluan inilah maka diperlukan sebuah pembangkit Tegangan Tinggi berupa Flyback Transformer atau lazim di sebut trafo Flyback ini. Perlu diketahui bahwa; Tabung Layar televisi ada yang menggunakan 7:1 pin | 9:1 pin dan 11:1 pin, namun yang paling lazim di pergunakan adalah: 7:1 pin untuk Tabung berukuran diagonal 14" hingga 20" sedangkan 9:1 umum digunakan untuk 21" hingga 29". Selain itu pada beberapa jenis tabung televisi tertentu ada juga yang menggunakan 9:2 pin.

Angka 1 menunjukan pin: Focus, pada model tertentu seperti Sony, LG, SamSung ada juga yang menggunakan 2 (double) Focus.

Tabung Layar Televisi dapat menimbulkan Cahaya pada lapisan Fosfor yang terdapat di bagian dalam Tabung Hampa televisi tersebut setelah mendapatkan Tegangan Tinggi berkisar 10.000 ~ 30.000V (10KV-30KV) yang di hasilkan oleh Trafo Flyback.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sebuah Tabung Hampa dapat bekerja menggunakan Tegangan Tinggi sebagaimana telah di sebutkan di atas, baik untuk perangkat Pemancar (TX) ataupun Penerima (RX) pada Radio/Televisi.

Tabung Hampa banyak digunakan pada Teknologi terdahulu sebelum di temukannya Transistor, seiring perkembangannya.. Tabung Hampa udara saat ini sudah jarang di pergunakan setelah di temukannya teknologi Transistor yang tidak memerlukan tegangan / daya yang besar, sehingga rangkaian / sirkuit elektronika dapat di buat lebih simpel dan lebih praktis.

Mekanisme Kerja Tabung Layar Televisi

Sebagaimana Tabung Hampa, Tabung Layar televisi memiliki Pin/Kaki, yang terdiri dari:
Mekansme & Fungsi Layar Televisi (CRT)
Tabung Hampa Layar Televis (CRT)
  • GRID (G) - Grid merupakan Kontrol Intensitas Cahaya pada Layar Televisi, ini berfungsi sama sebagai BASE (B) pada jenis Transistor biasa atau GATE (G) pada komponen MosFET. Grid ini terhubung langsung ke Trafo Flyback (FBT) di bagian: SCREEN.
  • ANODE (A) - Anode merupakan Input Tegangan (tinggi) pada Layar Televisi, ini berfungsi sama sebagai: EMITTOR (E) pada jenis Transistor atau SOURCE (S) pada komponen jenis MosFET. ANODE berada bagian atas body Tabung Layar Televisi, ANODE ini terhubung langsung ke bagian HV Rect Trafo Flyback (FBT) melalui kabel dan Tudung ANODE.
  • KATODE (K) - Katoda ini merupakan Pin/Kaki SINYAL VIDEO yang di hasilkan oleh rangkaian Mesin Televisi, pada jenis Tabung Hitam Putih hanya terdapat 1 Katoda saja, sedangkan pada jenis Tabung Berwarna terdapat 3 Pin KATODA, yaitu: RED KATODE (RK), GREEN KATODE (GK) dan BLUE KATODE (BK). ketiga katode ini adalah yang mewakili warna utama Gambar Siaran televisi. KATODE ini berfungsi sama dengan COLLECTOR (C) pada jenis Transistor atau DRAIN (D) pada komponen jenis MosFET.
  • HEATER (H1 & H2) - Heater / Filamen ini terlihat MENYALA seperti Wolfram pada Lampu Pijar. Heater / Filamen ini merupakan Pemanas dan selalu ada pada jenis perangkat Tabung Hampa termasuk Tabung Layar Televisi (CRT). Tegangan HEATER pada Tabung Layar televisi (CRT) berkisar AC 6 ~ 9V saja (H1) dan pin H2 terhubung langsung menuju Ground (Gnd).
  • FOCUS - Pin ini sebagai Pengatur Fokus Gambar Siaran pada Tabung Layar televisi. Pin Focus ini terhubung langsung ke Trafo Flyback (FBT) di bagian: FOCUS
Pada kenyataannya, Tabung Layar hanya dapat memunculkan 1 Titik cahaya saja pada Layar Fosfor, sehingga di butuhkan Kumparan Elektromagnet yang dapat membelokan elekton elektron tersebut, agar dapat terlihat seluas area Fosfor yang terdapat di dalam tabung layar televisi tersebut menggunakan komponen Deflection Yoke (DY) yang terdiri dari: Gulungan Horizontal (Rangkaian - Horizontal Out) dan Gulungan Vertikal  (Rangkaian Vertical Amp/ Out).

Soldering Tool - Memilih Alat Solder Listrik yang Baik untuk Praktikum Elektronika

Solder Listrik merupakan perangkat utama (dari sekian banyak perangkat perbaikan elektronika/listrik) untuk praktikum / pengerjaan perbaikan Elektronika. Seringkali bagi Pemula bertanya tanya: Bagaimana memilih Solder yang Baik agar dalam proses pengerjaannya Timah dapat terpatri dengan Sempurna dan Tidak merusak Jalur pada PCB-nya?

Hal terpenting untuk hal tersebut di atas adalah: Gunakan "Mata Solder" yang berkualitas Baik. Dengan menggunakan Mata Solder yang berkualitas Baik, selain Timah dapat terpatri dengan sempurna, proses penyolderan komponen pada Board juga dapat berlangsung cepat sehingga sehingga mengurangi resiko mengelupasnya jalur yang tercetak pada papan PCB (mesin elektronika) akibat panas yang berlebih dari Solder listrik terssebut.

Soldering Tool - Memilih Alat Solder Listrik yang Baik untuk Praktikum Elektronika

Cukup banyak Model dan Bentuk "Mata Solder" yang beredar di pasaran (atau anda dapat memesannya secara online..?), anda dapat memilih salah satunya, sebagai contoh adalah: merek "GOOT" meskipun menggunakan Solder yang Murah, kemudian anda lepaskan mata solder bawaan tsb dan kemudian menggantinya dengan mata solder baru sebagaimana tersebut di atas.
Bagaimana Cara Memilih Solder Listrik yang Baik
Solder Listrik merek: Dekko
Sekarang ini di pasaran kita dapat jumpai merek merek "Solder Listrik" Berkualitas Baik dengan harga terjangkau, tanpa anda harus mengganti "Mata Solder", karena sudah menggunakan Mata Solder berkualitas Baik (menggunakan bahan khusus).

Pergunakan Solder Listrik dengan Daya yang disesuaikan dengan kebutuhan, Mata Solder menggunakan bahan Khusus dan tidak di perkenankan untuk terkena jenis Plastik, jangan membersihkannya dengan jenis Logam keras yang akhirnya dapat merusak lapisan khusus pada Mata Solder tersebut.

Untuk pengerjaan yang berhubungan dengan plastik, anda dapat menggunakan Solder Listrik lain yang anda khususkan penggunaannya untuk jenis Plastik.