2.14.2018

Signal Detektor - Infrared Remote Control

Signal Detektor - Infrared Remote Control merupakan Alat untuk Test Remote Control. Perangkat ini umum digunakan Teknisi Elektronik/ TV, untuk mengetahui berfungsi atau tidak berfungsinya sebuah Remote Control.

Signal Detektor - Infrared Remote Control menggunakan sumber daya berupa 1 atau 2 buah baterai, untuk penggunaannya adalah dengan cara mengarahkan remote kontrol pada alat ini sambil menekan sembarang tombol pada remote, maka Lampu Indikator pada Signal Detektor - Infrared Remote Control akan berkedip kedip, yang menandakan Remote Kontrol tersebut masih berfungsi.

Signal Detektor - Infrared Remote Control

Signal Detektor - Infrared Remote Control dapat digunakan untuk bermacam jenis remote kontrol perangkat elektronik rumah tangga, seperti: Kipas Angin, AC, Mainan Anak, Televisi dll.
Alat Test Remote Control Infrared Signal Detektor
Signal Detektor - Infrared Remote Control
Sebagai Alternatif jika tidak mempunyai "Alat Test Remote" ini, maka kita dapat menggunakan sebuah "Kamera Ponsel" dengan cara meng-aktifkan kameranya, dan mengarahkan remote tersebut ke kamera ponsel tersebut, sambil menekan sembarang tombol pada remote control tersebut, akan terlihat sinar putih berkedip kedip  pada layar handphone, jika remote kontrol tersebut masih berfungsi dengan baik.
"Alat Test Remote" yang di sebut dengan Signal Detektor - Infrared Remote Control ini, dapat dipergunakan pada jarak hingga 100 meter, sebagaimana teks tertera pada perangkat tersebut.. terlihat pada gambar di atas.

Data Pin/ Kaki IC Program LC863532/ 28/ 24/ 20/ 16A

Berikut ini adalah "Data Pin/ Kaki IC Program TV China" yang umum beredar di pasaran. IC Program TV dengan seri: LC863532/ 28/ 24/ 20/ 16A ini, umumnya berpasangan dengan IC seri: LA76810/ LA76818.
Data Pin/ Kaki IC Program TV China (WCOM, Hua Jia dll) LC863532/ 28/ 24/ 20/ 16A
Data Pin/ Kaki IC Program LC863532/ 28/ 24/ 20/ 16A
IC Program ini banyak terdapat pada Mesin TV China terdahulu, selain IC Tunggal yang banyak beredar di pasaran saat sekarang ini.
Gambar Mesin TV China WCOM
Mesin TV China

Data Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model Lainnya (Bag. 2)

Halaman ini merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya" Data Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model Lainnya (Bag. 1)".

Urutan searah Jarum jam/ Kanan ke Kiri (No. 1 hingga 10), berikut kelanjutan dari Data dan Susunan Pin (kaki) Flyback Transformer (FBT) pada Televisi tersebut.

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: FCG 2045 BL 

Gambar dan Keterangan Pin/ Kaki FBT (Flyback Transformator)
Data Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT)
  1. AFC (Automatic Frequency Control)
  2. 16.5V
  3. Heater
  4. Boost-up
  5. B+ 83V
  6. Ground
  7. NC (tidak terhubung)
  8. Collector
  9. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  10. +175V (Tegangan Katoda RGB)
  11. 24V

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: MC - FBC-015 LCE CF0854

  1. Collector
  2. B+
  3. Ground
  4. AFC (Automatic Frequency Control)
  5. +185V (Tegangan Katoda RGB)
  6. Heater
  7. 25V
  8. 15V
  9. Ground
  10. ABL (Automatic Brighness Limiter)

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: BSC22 - 01-06 | BSC 25-48 | BSC25 - 4803 | BSC25 - 4803 | BSC24 - 01N362

  1. Collector
  2. B+
  3. NC (tidak terhubung)
  4. AFC (Automatic Frequency Control)
  5. Ground
  6. Heater
  7. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  8. NC (tidak terhubung)

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: FCK 1411 L 01 | FCM 14A025

  1. Collector
  2. Boost-up
  3. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  4. B+
  5. Ground
  6. +180V (Tegangan Katoda RGB)
  7. 24V
  8. Heater
  9. AFC (Automatic Frequency Control)
  10. 16.5V

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: FSV - 20A001 (SAMSUNG) FSV - 14A001 | FCM 14A025FCK - 14A033

  1. Collector
  2. B+ (125V)
  3. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  4. NC (tidak terhubung)
  5. Ground
  6. +185 (Tegangan Katoda RGB)
  7. 46V
  8. Heater
  9. NC (tidak terhubung)
  10. 16.5V

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: FTK-14A004P (SAMSUNG)

  1. Collector
  2. B+ (125V)
  3. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  4. NC (tidak terhubung)
  5. Ground
  6. +180V (Tegangan Katoda RGB)
  7. 24V
  8. Heater
  9. AFC (Automatic Frequency Control)
  10. 16.5V

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: TFB 4125 DY (Toshiba) | TFB 4125 HY

  1. Collector
  2. B+
  3. +180 (Tegangan Katoda RGB)
  4. Ground
  5. NC (tidak terhubung)
  6. 26V
  7. 12V
  8. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  9. Heater
  10. AFC (Automatic Frequency Control)

Data Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: MC - FBC 015 | LCE CF0854

  1. Collector
  2. B+
  3. Ground
  4. AFC (Automatic Frequency Control)
  5. +185V (Tegangan Katoda RGB)
  6. Heater
  7. 25V
  8. 15V
  9. Ground
  10. ABL (Automatic Brighness Limiter)

Data Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model Lainnya (Bag. 1)

Mengambil contoh susunan pin/ kaki flyback pada halaman awal: "Susunan Pin/ Kaki Flyback (Mesin TV China - WCOM, Hua Jia, Konka dll)", yaitu: dari kanan ke kiri (No. 1 hingga 10).

Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: F 0101 KM-SA | F 0141 PE-M

Gambar dan Keterangan Pin/ Kaki FBT (Flyback Transformator)
Pin Flyback Transformator (FBT)
  1. Collector
  2. B+
  3. Ground
  4. 24V
  5. 16V
  6. AFC (Automatic Frequency Control)
  7. +180V (Tegangan Katoda R/ G/ B)
  8. Ground
  9. Heater
  10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: 154 189H | 154 277CFCM 20B027

  1. Collector
  2. B+
  3. +180V
  4. 16V
  5. 24V
  6. Heater
  7. Ground
  8. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  9. AFC (Automatic Frequency Control)
  10. NC (tidak terhubung)

Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: JF 0501-1206

  1.  Collector
  2. B+
  3. +180V (Tegangan Katoda RGB)
  4. 16V
  5. 25V
  6. Heater
  7. Ground
  8. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  9. AFC (Automatic Frequency Control)
  10. NC (tidak terhubung)

Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: JF0601-19577

  1. Collector
  2. B+
  3. Ground
  4. +200V (Tegangan Katoda RGB)
  5. NC
  6. Heater
  7. NC
  8. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  9. +12V
  10. -12V

Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: JY0301-0206

  1. Collector
  2. B+
  3. NC
  4. AFC (Automatic Frequency Control)
  5. Ground
  6. Heater
  7. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  8. Tep (B-Width)
  9. Tep (B-Width)
  10. Tep (B-Width)

Pin/ Kaki Flyback Transformer (FBT) model: K 148 TC

  1. Collector
  2. +180V (Tegangan Katoda RGB)
  3. B+
  4. Ground
  5. AFC (Automatic Frequency Control)
  6. 16V
  7. ABL (Automatic Brighness Limiter)
  8. Heater
  9. NC (tidak terhubung)
  10. NC (tidak terhubung)

Catatan:
  • Tegangan B+ masing masin Model dan Jenis Televisi, mungkin berbeda-beda, pada umumnya berkisar dari 90V, 115V( Standar), 120V, 127V.
  • NC (Not Connected) atau tidak di hubungkan/ di pergunakan.

    Susunan Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) TV Sharp

    Susunan Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: F0101 KM-SA/ F0102 KM-SA

    Gambar dan Keterangan Pin/ Kaki FBT (Flyback Transformator)
    Pin Flyback Transformator (FBT)
    Mengambil contoh susunan pin / kaki flyback pada halaman awal: "Susunan Pin/ Kaki Flyback (Mesin TV China - WCOM, Hua Jia, Konka dll)", yaitu: dari kanan ke kiri (No. 1 hingga 10), berikut "Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: F0101 KM-SA/ F0102 KM-SA" ini adalah:
    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. 24V
    5. 16V
    6. AFC  (Automatic Frequency Control)
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: F904 / FA061 WJ-SA

    1. Collector
    2. B+ (127V - 130V)
    3. Ground
    4. 24V
    5. 12V
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. +185V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Susunan Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: F0122 PE-M

    1. Collector
    2. B+
    3. 24V
    4. 16V
    5. NC (tidak terhubung)
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. Ground
    8. Heater
    9. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: F0147

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. 24V
    5. 16V
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: F0194 PEN1-SA/ F2037 PE-B

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. 40V
    5. 16V
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FA011 WJ-B

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. 24V
    5. 16V
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. NC (tidak terhubung)
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FA060 WJ-SA

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. NC
    5. 12V
    6. AFC (Automatic Frequency Control) 
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FA113 WJ-B

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. 24V
    5. NC (tidak terhubung)
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)

    Pin / Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FA122 WJ-B

    1. Collector
    2. B+ (127V - 130V)
    3. Ground
    4. 24V
    5. NC (tidak terhubung)
    6. AFC (Automatic Frequency Control)
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. Heater
    10. ABL (Automatic Brightness Limiter)


    Seri dan Model Flyback lainnya:

    1. BSC25-T1010A / BSC25-09N21A / BSC25-05N2110A / BSC25-09N20E / BSC24-01N4014K / BSC25-2678S / BSC25-2678S / JY0301-0206, lihat di: halaman ini.
    2. FCK 14A006 / FCM 14A032 / FCM 2015HE (Digitec - Polytron) / FCM-20B061N (Polytron) / JF0601-19577 (Polytron), lihat di; halaman ini
    3. 154-132A / 154-132C (Intel)/ FUY-20C009 (Akari)/ 154-064P / 154-177B / FCK-14B047 (Goldstar)/ DCF 2217J / FSA 16012M / DCF 1577 and DCF 2077A, lihat di: halaman ini.
    4. F 0101 KM-SA / F 0141 PE-M / 154 189H/ 154 277C / FCM 20B027 / JF 0501-1206 / JF0601-19577/ JY0301-0206 dan K 148 TC, lihat di: halaman ini.
    5. FCG 2045 | BL MC - FBC-015 | LCE CF0854 | BSC22 - 01-06 | BSC 25-48 | BSC25 - 4803 | BSC25 - 4803 | BSC24 - 01N362 | FCK 1411 L 01 | FCM 14A025 | FSV - 20A001 (SAMSUNG) | FSV - 14A001 | FCM 14A025 | FCK - 14A033 | FTK-14A004P (SAMSUNG) | TFB 4125 DY (Toshiba) | TFB 4125 HY | MC - FBC 015 dan LCE CF0854, lihat di: halaman ini.


    Catatan:
    • Tegangan B+ masing masin Model dan Jenis Televisi, mungkin berbeda-beda, pada umumnya berkisar dari 90V, 115V( Standar), 120V, 127V.
    • NC (Not Connected) atau tidak di hubungkan/ di pergunakan.

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) TV Intel/ Akari/ Goldstar/ LG

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: 154-132A/ 154-132C (Intel)

    Gambar dan Keterangan Pin/ Kaki FBT (Flyback Transformator)
    Pin Flyback Transformator (FBT)
    1. Collector
    2. 40V
    3. 16.5V
    4. Heater
    5. Ground
    6. B+
    7. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    8. Ground
    9. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    10. 40V

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FUY-20C009 (Akari)

    1. Collector
    2. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    3. B+
    4. Ground
    5. NC (tidak terhubung)
    6. 24V
    7. NC
    8. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    9. Heater
    10. AFC (Automatic Frequency Control)

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: 154-064P/ 154-177B/ FCK-14B047 (Goldstar)

    1. Collector
    2. +180V (Tegangan Katoda RGB)
    3. B+
    4. Ground
    5. 16V
    6. 24V
    7. 40V
    8. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    9. Heater
    10. AFC (Automatic Frequency Control)

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: DCF 2217J

    1. Collector
    2. B+
    3. AFC (Automatic Brightness Limiter)
    4. Boost-up
    5. 16.5V
    6. 24V
    7. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    8. Ground
    9. +200V (Tegangan Katoda RGB)
    10. Heater

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FSA 16012M/ DCF 1577/ DCF 2077A

    1. Collector
    2. B+
    3. AFC (Automatic Frequency Control)
    4. Boost-up
    5. 16.5V
    6. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    7. 25V
    8. Ground
    9. +185V (Tegangan Katoda RGB)
    10. Heater

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) TV Digitec/ Polytron

    Trafo Flyback (TF) adalah Pembangkit Tegangan Tinggi untuk Tabung Gambar (CRT) pada Televisi. Tegangan Tinggi berkisar 10.000 - 20.000 Volt diperlukan Anoda (CRT) untuk dapat Menyalakan Tabung Gambar pada Televisi, selain itu di bangkitkan juga Tegangan Menengah dan Rendah, yaitu: + 185V untuk Tegangan Katoda Red/ Green/ Blue (RGB), 24V - (*28V - jenis/ model lain) untuk Tegangan Vertikal Amp, AC 10V  untuk Heater, ABL (Automatic Brightness Limited) dll. Halaman ini melanjutkan Informasi pada halaman terdahulu: "Susunan Pin/ Kaki Flyback (Mesin TV China - WCOM, Hua Jia, Konka dll)", dan meminjam posisi sama urutan kaki Flyback yaitu: dari Kanan ke Kiri (No. 1 hingga 10).

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FCK 14A006/ FCM 14A032/ FCM 2015HE (Digitec - Polytron)

    Gambar dan Keterangan Pin/ Kaki FBT (Flyback Transformator)
    Pin Flyback Transformator (FBT)
    1. Collector
    2. B+
    3. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    4. 24V
    5. Heater
    6. 16V
    7. +180V
    8. Ground
    9. NC (tidak terhubung)
    10. AFC (Automatic Frequency Control)

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: FCM-20B061N (Polytron) 

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. +185V
    5. NC (tidak terhubung)
    6. Heater
    7. NC (tidak terhubung)
    8. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    9. +12V
    10. -12V

    Susunan Pin/ Kaki Flyback Transformator (FBT) Model: JF0601-19577 (Polytron)

    1. Collector
    2. B+
    3. Ground
    4. +200V
    5. NC (tidak terhubung)
    6. Heater
    7. NC (tidak terhubung)
    8. ABL (Automatic Brightness Limiter)
    9. +12V
    10. -12V

    Catatan:
    • Tegangan B+ masing masin Model dan Jenis Televisi, mungkin berbeda-beda, pada umumnya berkisar dari 90V, 115V( Standar), 120V, 127V.
    • NC (Not Connected) atau tidak di hubungkan/ di pergunakan. 

    Merakit Sendiri Alat Pengetes / Cek Manual Tabung Televisi (Bag. 1)

    Alat Pengetes Tabung Televisi ini adalah milik salah satu rekan Teknisi TV di tempat saya, Alat Pengetes Tabung TV ini dirakit sendiri, menggunakan Komponen Sederhana dan banyak terdapat dipasaran.

    Cara Kerja atau Teknik Pengukuran Tabung Layar Televisi, adalah dengan mengamati secara Manual/Analog resistansi antara Ground dan RGB Katoda pada Tabung TV tersebut, terlihat seberapa jauh Jarum VU Display bergerak ke Kanan.

    Alat Pengetes / Cek Manual Tabung Televisi (Bag. 1)

    Alat Rakitan Pengecek (Test) Manual Kondisi Tabung Layar TV
    Alat Test Manual Kondisi Tabung Layar TV  (Rakitan)
    Alat Pengetes Tabung Televisi ini sangat membantu, bagi rekan saya yang kebetulan, memiliki Bisnis "Jual Beli TV Bekas" dalam kondisi apapun (Mati Total, Standby, Menyala tidak Normal dll).

    Perangkat Rakitan Alat Test Manual Kondisi Tabung Layar TV ini dapat di buat menggunakan Komponen Sederhana dan banyak tersedia di Pasaran.

    Kerusakan Standby / Protek TV SHARP 14-Inch Model: 14V20D

    TV Sharp dikenal oleh para Teknisi TV mempunyai kerumitan tersendiri dalam perbaikan kerusakannya, sering kali para teknisi juga sering dibuat pusing karena banyaknya System Proteksi pada mesin TV Sharp tersebut. Sebagai contoh TV Sharp 14-Inch dengan Model/ Seri 14V20D dengan Kronologi kerusakan berikut dibawah ini.

     TV SHARP 14-Inch Model: 14V20D - Kerusakan Standby/Protek

    Perbaikan Kerusakan Protek pada TV Sharp 14V20D
    TV Sharp
      • Pada awalnya TV Sharp 14V20D ini, menyala normal seperti adanya, namun dari dalam (mesin) terdengar bunyi memantik (hal ini menandakan bahwa ada sedikit kebocoran pada HT Flyback), namun karena masih belum terlalu parah, maka hal itu kami abaikan dan TV tersebut terus dapat digunakan dalam beberapa Minggu.
      • Selang beberapa Minggu kemudian ternyata, TV Sharp 14V20D akhirnya benar-benar mati dalam keadaan Stand by,  pada tahap selanjutnya, dilakukan penggantian komponen Flyback tersebut.
      • Perlu diperhatikan ketika penggantian Flayback tersebut di sini ada dua seri Flyback (yang kami ketahui), yaitu: (Model: BSC26-2630S dan Model: BSC26-2631S) - Ralat: BSC26-2630S menggunakan Tegangan 40V, sedangkan BSC26-2631 menggunakan 24V untuk Tegangan Vertikalnya , setelah penggantian Flyback tersebut, dan TV coba di ON-kan (di hidupkan) ternyata menyala sebentar, kemudian kembali ke posisi Stand by (Protek).
      • Langkah berikutnya, berdasarkan beberapa referensi, kami lepaskan 1 kaki pada komponen Dioda Zener dengan kode D1002 dari mesin (dengan maksud untuk membuka Proteksi pada MesinTV Sharp 14V20D tersebut), setelah dilepaskan, maka TV bisa menyala dan terlihat pada layar TV bergaris Horizontal di tengah layar, yang berarti menandakan Kerusakan pada bagian Vertikal).
      • Biasanya setelah penggantian IC Vertikal (LA78040), seharusnya TV sudah dapat kembali Normal, namun pada kasus ini, setelah penggantian IC Vertikal LA78040 tersebut, ternyata TV masih Bergaris Horizontal di tengah layar, maka perhatian kami tertuju kepada tegangan untuk IC Vertikal tersebut, dan benar saja..ternyata tegangan yang berasal dari Flyback BSC26-2631S tersebut ternyata 0 Volt (tidak ada tegangan sama sekali), seharusnya ada tegangan DC + 24V ~ 26V (kalau tidak salah antara kaki 4 ke 5 pada Flyback tersebut), setelah di cek, ternyata kaki 4 ke 5 pada Flyback tersebut putus, sehingga tidak ada tegangan sama sekali.
      • Setelah penggantian Flyback tersebut, TV di ON kan..dapat menyala dengan layar penuh, namun dalam kondisi gambar sangat tipis, gambar blanking, dan kondisi tombol panel tidak berfungsi, sehingga 1 kaki pada komponen Dioda Zener dengan kode D1002 harus dikembalikan/terpasang kembali pada mesin.
      • Setelah pengerjaan itu semua, sekarang TV dapat berfungsi Normal kembali.
      Lihat kasus yang serupa: "Kerusakan Standby/Protek TV Sharp 14-Inch (Model: 14A20MS)"
      Demikian sekedar referensi cara mengatasi "Kerusakan Protek TV SHARP 14V20D" ini, Semoga dapat bermanfaat bagi Tuser (Tukang Servis/Teknisi TV), yang mungkin menemui kasus serupa.

      Kerusakan TV LG 29-Inch (29FC1CL-T1) - Gambar Melebar ke Samping (Horizontal)

      Setiap Kerusakan Televisi, biasanya diakibatkan oleh melemahnya komponen pada perangkat televisi tersebut, yang selanjutnya (terkadang) di ikuti dengan efek yang mungkin berantai, terutama pada bagian blok Horizontal Out dan Power Switching (Power Regulator).

      Perbaikan Kerusakan Gambar Melebar ke Samping pada TV LG 29-Inch (Model: 29FC1CL-T1)

      Maaf sebelumnya, artikel ini terhapus oleh kami secara tidak sengaja, beruntung cache pada web browser untuk artikel ini masih ada, sehingga masih ada kesempatan untuk, mengambil (back-up) kembali artikel (postingan) yang sempat terhapus ini.

      Pada kali ini, kami mendapati kasus kerusakan pada TV LG 29-Inch (29FC1CL-T1) dengan keluhan kerusakan "Gambar Melebar Kesamping (secara Horizontal)", berikut tahap tahap yang kami kerjakan:

      Gambar TV LG 29 Kerusakan Gambar Melebar
      TV LG 29 Flatron Model: 29FC1CL-T1

      Kronologis

      Beberapa hari yang lalu, kami kedatangan seorang teman yang membawa sebuah perangkat Televisi merek LG 29-Inch model 29FC1CL-T1, berdasarkan penuturan si pemilik, bahwa perangkat televisi tersebut "Mengeluarkan Asap dan tercium ada bau Gosong", setelah itu.. televisi langsung dimatikan..! begitu tutur si pemilik TV.

      Berdasarkan keterangan tersebut..mungkin para rekan teknisi tv.. sudah dapat menerka, apa apa saja kemungkinan penyebab kerusakan tersebut, ya... mungkin saja Flyback bocor, atau Kapasitor / Kondensator dan mungkin saja ada resistor yang hangus dan lain sebagainya.

      Proses Pengerjaan

        1. Pertama buka Penutup (Cover) Belakang TV, dan ketika mesin televisi tersebut dikeluarkan, terlihat pada bagian blok Horizontal Out, ada sebuah komponen kapasitor yang terlihat gosong serta hampir tidak dapat dikenali lagi ukurannya. Kapasitor tersebut terhubung langsung pada kaki Kolektor (C) Transistor Horizontal menuju Ground. Setelah dilakukan penggantian kapasitor, kami memeriksa komponen lainnya, Transistor ternyata dalam kondisi Bagus (Tidak Rusak), yang berarti tidak mengalami lonjakan frekwensi tinggi yang bisa menyebabkan Jebolnya transistor horizontal out tersebut, begitu pikir kami, sehingga kami memutuskan untuk mencoba menyalakan televisi tersebut, dan..
        2. TV sekarang sudah Menyala namun.. ternyata tampilan pada layar televisi melebar ke samping sekitar 2.5 jari ke kiri dan kanan, sehingga Logo siaran TV hanya kelihatan setengahnya, langkah selanjutnya: pengecekan komponen lain elco dan kapasitor ternyata dalam kondisi bagus. Sekarang perhatian kami tertuju pada sebuah FET dengan seri K2961 (ketika televisi dinyalakan.. dan diraba body komponen (FET K2961) ini terasa panas yang berlebihan), ketika dilepas dan terukur komponen ini setengah short, karena tidak ada mempunyai stok komponen, maka FET tersebut kami ganti dengan jenis lain yang terdapat pada mesin TV 29-Inch brand China, dengan seri D2029 atau D2012 dan beberapa seri lainnya, (jenis ini mempunyai body lebih besar jika dibandingkan dengan K2961, dengan bentuk seperti D313 atau TIP 41), selanjutnya:
          Komponen D2029  sebagai pengganti FET K2691
          TV LG 29-Inch (29FC1CL-T1) - Penggantian FET K2691 dengan D2029 (Horizontal Wide)
            Setelah melakukan beberapa pengerjaan sebagaimana di atas, sekarang Gambar pada Layar TV LG 29-Inch ini, dapat Normal kembali.

            Demikianlah sekedar sharing atau berbagi pengalaman tentang cara mengatasi "Kerusakan Gambar Melebar ke Samping (Horizontal) pada perangkat TV LG 29-Inch dengan 29FC1CL-T1", dengan harapan dapat bermanfaat bagi rekan Teknisi TV, yang kebetulan menemui kasus kerusakan Televisi yang sama sebagaimana tersebut di atas.

            Updated April 2016

            Kerusakan Gambar Melebar ke Samping TV LG 21" SLIM, Model: 21FU3RD-T3

            TV LG 21" model: 21FU3RD-T3 ini di datangkan ke tempat kerja kami dalam keadaan Mati Total, pengerjaan pun dilakukan sebagaimana di atas, namun sebelumnya kami juga melakukan penggantian pada "STR W6554A" nya, setelah meyakini blok Power Regulatornya Normal, sekarang kami beralih ke bagian Horizontalnya, setelah di cek.. nampak jelas bahwa: TR penguat Horizontalnya dengan seri: "C9060" terukur dalam keadaan rusak/ short, tanpa sempat melakukan pengukuran pada komponen lainnya, maka kami coba untuk menyalakan TV LG 21" model: 21FU3RD-T3 dengan cara menekan tombol "On/ Off"nya, hasilnya.. Flyback sempat menyemburkan tegangan tinggi, beberapa detik kemudian TR Horizontalnya mati lagi, maka.. kami mengambil kesimpulan bahwa: Blok Horizontalnya ini ada yang bermasalah, maka penggantian beberapa komponen pun dilakukan, yaitu:
            • Mengganti kembali TR penguat Horizontal "C9060"
            • Penggantian Kapasitor utama: 183/ 2000V, komponen ini sudah habis kapasitasnya/ putus.
            • Penggantian C406 = 103/630V, sama seperti di atas.. komponen ini sudah habis kapasitasnya/ putus.
            Setelah penggantian beberapa komponen sebagaimana di atas, maka kami coba untuk menyalakan kembali Televisi LG 21" ini, Ya.. sekarang televisi sudah dapat "Menyala" kembali, namun sebagaimana judul di atas, TV LG 21" model: 21FU3RD-T3 ini menyala dengan kondisi "Gambar Melebar ke Samping atau secara Horizontal, yang menandakan blok Horizontal ini masih ada yang bermasalah, penggantian FET dengan seri K2961 inipun kami lakukan, namun masih belum ada perubahan.
            Perbaikan Kerusakan pada TV LG 21" SLIM, Model: 21FU3RD-T3
            TV LG 21" SLIM, Model: 21FU3RD-T3
            Akhirnya kami menemukan kembali penyebab "Kerusakan Gambar Melebar ke Samping TV LG 21" SLIM, Model: 21FU3RD-T3" ini, yaitu: sebuah komponen Dioda (dumper) yang menuju Ground Horizontal, terukur "setengah short/korslet", setelah melakukan penggantian pada komponen ini, sekarang Televisi sudah dapat "Normal" kembali seperti semula.

            Lihat juga kasus Kerusakan yang hampir serupa pada TV SANKEN 29-Inch, pada halaman: