2.14.2018

Blok IC Chroma (Jungle) pada TV Berwarna

"IC Chroma" ada pula yang menyebutnya dengan nama IC Jungle adalah sebuah IC yang mempunyai peran vital selain "IC Program" pada Televisi. Hal ini di karenakan pada IC tersebut juga mempunyai peran kompleks, antara lain: sebagai Osilator Horizontal/Vertikal, Pembangkit dan Penguat IF/RF, Demodulator Warna, System Warna/Suara dan lain sebagainya.

Blok RF, Osc Vertikal/Horizontal + Sinkronisasi dan Demodulator Warna pada IC Chroma Televisi

Gambaran Rangkaian Tuner, RF, Demodulator Warna pada Blok IC Chroma / Jungle

Pada Gambar di atas menunjukan bahwa Blok yang tertutup menggunakan seng tersebut terdapat sebuah IC Chroma. Penggunaan penutup dari seng tersebut adalah untuk mencegah sinyal sinyal liar pada mesin tersebut, sehingga tidak menggangu/mempengaruhi pada penerimaan Gambar, Suara dan Warna yang di proses pada rangkaian/blok IC Chroma. Pada mesin jenis TV keluaran sekarang, umumnya sudah tidak menggunakan penutup sebagaimana jenis TV keluaran terdahulu.


IC Chroma tersebut mempunyai daya kerja yang kompleks karena hampir seluruh kinerja penghasil "Gambar, Suara dan Warna" pada mesin Televisi di proses pada rangkaian/blok IC Chroma ini.

Kerusakan Umum pada Blok IC Chroma (Jungle)

Kerusakan pada IC Chroma tersebut sangat banyak sekali, antara lain:

  • "Kerusakan pada bagian IF/RF" menyebabkan: Tidak ada Siaran, Daya Tangkap siaran Lemah, dan lain-lainya yang berhubungan dengan "Daya tangkap Siaran".
  • "Kerusakan pada bagian OSC H/V (Horizontal/Vertikal)" menyebabkan "Gangguan Gambar" pada layar, Kerusakan "Osc Horizontal" menyebabkan "TV mati total", sedangkan kerusakan pada "Osc Vertikal" akan menyebabkan "Gambar bergaris membentang di tengah Layar kiri/kanan".
  • "Kerusakan Demodulator Warna (RGB)" menyebabkan "Ganguan Warna" pada televisi.
Ketiga poin diatas adalah "Kerusakan Umum" pada IC Chroma tersebut. Sebenarnya masih sangat banyak sekali sistem yang terdapat pada rangkaian blok IC Chroma tersebut, yang bisa kita lihat pada "Skema/Diagram TV" sesuai dengan Merek, Model dan Seri pada Televisi tersebut.

    Prinsip Dasar Kerja Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, Detektor dan Penguat Video serta Rangkaian Sinyal Sinkronisasi

    Rangkaian Penala (Tuner) ini terdiri dari Penguat Frekwensi Tinggi (penguat HF), Pencampur (Mixer) dan Osilator Local. Rangkaian Penala inilah yang menerima Sinyal Elektromagnetik yang ditangkap antena dan kemudian merubahnya menjadi sinyal "Frekwensi" Intermediate Frequency (sinyal IF).

    Prinsip Dasar Kerja Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, Detektor dan Penguat Video serta Rangkaian Sinyal Sinkronisasi

    Rangkaian Penala (Tuner) Televisi

    Rangkaian Penala pada Televisi atau pada kalangan Teknisi sering menyebutnya dengan Tuner TV ini umum berbentuk "Box" yang merupakan "pintu utama" (Input) dari Televisi untuk memproses sinyal yang di dapat dan menguatkannya hingga 1000 kali oleh "Penguat IF" pada box Tuner tersebut, selanjutnya akan masuk pada "Detektor Video" yang berfungsi sebagai Pendeteksi "Sinyal Video Komposit" yang keluar dari Penguat "Intermediate Frequency (IF) Gambar/Video" serta meredam "Sinyal Suara" yang dapat menggangu dan mengakibatkan buruknya kualitas penerimaan gambar.

    Tuner menerima sinyal dari antenna dan memperkuat serta mengubah frekuensi yang diterima menjadi sinyal IF pada 33,4 MHz dan 38,9 MHz. Sinyal yang dibawa (carrier) masih berupa sinyal "IF Video" dan kemudian di kuatkan oleh penguat IF dan detektor. Pada selanjutnya "Sinyal IF suara" dihasilkan pula pada detector ini setelah sinyal IF 33,4 MHz dan 38,9 MHz dicampur pada Detector Video.

    Sinyal IF Suara akan di  kuatkan oleh penguat IF suara kemudian di deteksi oleh rangkaian Radio Frequency FM yang pada selanjutnya dimasukan lagi "Penguat Audio (Power Amplifier)", sinyal Audio ini kemudian diubah menjadi getaran Suara yang dapat terdengar pada Loud Speaker, sedangkan "Sinyal IF Video" yang dihasilkan pada "Detector Video' ini Sinyal Video hasil  deteksi diperkuat dan dimasukan ke katoda CRT yang pada proses akhirnya akan menampilkan Gambar/Siaran pada Layar TV.

    Automatic Gain Control (AGC) dan Automatic Fine Tuning (AFT)

    AGC berfungsi sebagai penstabil sendiri (otomatis) sinyal televisi yang tidak konstan (berubah-ubah) sehingga sinyal yang dihasilkan/keluar pada Rangkaian Penala (Tuner) tersebut dapat stabil, sedangkan AFT berfungsi sebagai "Pengatur Frekwensi pembawa Gambar dari Penguat IF" secara otomatis. Kedua rangkaian ini terdapat pada "Rangkaian Penala" atau Tuner tersebut.
    Sinyal Frekwensi yang keluar pada bok Tuner tersebut di beri tanda dengan kode: IF yang pada selanjutnya akan di teruskan lagi pada rangkai selanjutnya memproses dan memisahkan sinyal sinyal tersebut menjadi "Sinyal Suara dan dan Sinyal Gambar" yang dapat di dengar melalui rangkaian "Penguat Audio" dengan media Speaker dan Gambar yang dapat dilihat melalui rangkaian "Penguat Video" dengan perantara "Tabung Gambar" atau CRT.

    Rangkaian Sinkronisasi

    Video yang sudah dikuatkan pada rangkaian tersebut akan masuk pada rangkaian Sinkronisasi, agar gambar dapat terlihat dengan baik pada tabung gambar. Kerusakan pada Rangkaian Sinkronisasi ini akan mengakibatkan "Gambar akan lari ke atas / bawah atau ke samping kiri / kanan" tanpa henti. Rangkaian sebelum rangkaian Sinkronisasi ini adalah osilator Vertikal (untuk membangkitkan pulse Vertikal pada Layar/Tabung Gambar) dan osilator Horizontal (untuk membangkitkan pulse Horizontal) kemudian dikuatkan oleh "Driver Horizontal" dan dikuatkan lagi hingga ribuan kali oleh: "Transistor Horizontal Output" yang berguna untuk membangkitkan tegangan tinggi pada Flyback sehingga dapat menyalakan Tabung gambar/layar pada Televisi. Rangkaian Sinkronisasi akan memegang antara kedua Pulse Vertikal dan Horizontal ini agar gambar dapat muncul tegak pada layar televisi.
    Gambaran Blok Tuner IF pada Mesin TV

    Kerusakan pada Rangkaian Penala (Tuner) Televisi

    Kerusakan pada Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, akan menyebabkan gangguan daya tangkap siaran televisi, antara lain:
    • Tidak Mendapatkan Sinyal dari Pemancar Televisi
    • Daya Tangkap siaran sangat Buruk
    • Daya Tangkap siaran Terbatas (tidak banyak siaran/chanel yang bisa ditangkap), yang dikarenakan area daya tangkap semakin menyempit yang disebabkan melemahnya komponen yang terdapat pada tuner tersebut.

      Kerusakan TV Votre 18 Inch, Suara ada namun Layar Gelap

      TV VOTRE 18" ini beberapa waktu yang lalu, sempat agak memusingkan kami, datang dengan keluhan: Kerusakan ada Suara dari siaran Televisi, namun Tidak ada Gambar pada Layar, ya.. dalam ini sebenarnya, termasuk dalam kasus kerusakan ringan, namun.. ternyata kali ini kami harus, mengakui bahwa: Ketidak telitian kami, menyebabkan Proses pengerjaan menjadi berbelit belit, dan hampir saja mem-vonis bahwa: IC Chroma/RF yang menjadi penyebab kerusakan ini, namun kali ini kami keliru.. berikut penjelasan dan proses pengerjaan yang kami lakukan, semoga dapat memberi gambaran kepada rekan sesama teknisi, jika menemukan kasus yang serupa dan baru pertama kalinya menemukan kasus kerusakan Ada Suara terdengar dari siaran Televisi, namun Tidak ada Gambar pada Layar (Layar Gelap) tersebut.

      Kerusakan TV VOTRE 18" - "Ada Suara Siaran namun tidak ada Gambar pada Layar (Layar Gelap)"

      Kerusakan ada Suara siaran, namun Layar Gelap pada TV Votre 18"
      TV Votre 18-Inch
      Berdasarkan keterangan kasus kerusakan yang demikian tersebut di atas, kemudian kami melakukan pengerjaan, dengan proses perbaikan sebagaimana di bawah ini:
      • Melakukan Pengukuran Tegangan Horizontal: Terukur Normal sekitar 115V, kemudian
      • Tegangan Katoda RGB: Terukur Normal sekitar: +185V 
      • Tegangan Vertikal Output Terukur Normal sekitar: 24V, pada selanjutnya tegangan ini, diteruskan untuk sumber tegangan ke kaki Kolektor Transistor Driver Horizontal dengan pembatas sebuah Resistor sekitar 120 Ohm, ketika kami mencurigai adanya kerusakan pada bagian ini, di karenakan tegangan terukur sangat rendah di bawah 10V
      Ketika TR Driver Horizontal di lepas, kemudian Tegangan Normal sekitar +20V, namun ketika di ukur Transistor tersebut tidak mengalami kerusakan (masih bagus)
      • Kami melanjutkan mengukur tegangan untuk Power (IC Program + IC Chroma/RF), menunjukan tegangan Terukur Normal, sekitar: 12V
      • Tegangan Audio Power juga Terukur Normal, sekitar 16V 
      Ya.. semua tegangan utama Normal, termasuk tegangan +5V untuk IC Program + Memory (Eprom) dan 8V untuk tegangan IC Chroma/RF,  kemudian kami melakukan pengukuran pada TR Horizontal Outputnya, terlihat normal (tidak menunjukan short seperti pada Umumnya), sehingga kami berpendapat kerusakan mungkin terjadi pada 2 komponen, yaitu: antara Flyback atau IC Chroma/RF, namun berdasarkan tutut si pemilik tersebut, bahwa: "Televisi tersebut baru di perbaiki oleh Teknisi lain, dan memang sudah OK, namun ketika di bawa pulang, TV tersebut rusak lagi", sehingga si Pemilik menyerahkannya kepada kami, dan memang benar, "FLYBACK" terlihat baru di ganti, sehingga jelas bagi kami, tidak mungkin Flyback baru diganti rusak lagi, hingga di sini kami berkesimpulan, bahwa: "IC CHROMA/RF" lah yang mungkin bermasalah pada TV Votre 18 Inch tersebut.
      Kerusakan ada Suara, Layar Gelap pada TV Votre 18-Inch
      TV Votre 18-Inch - Mesin Dalam
      Eiitt..! tunggu dulu, hampir saja si Pemilik televisi tersebut mau membelikan "IC Chroma/RF", tersebut.. untungnya tidak jadi, seandainya saja jadi beli IC tersebut, maka hal ini tentu sia sia saja, karena kerusakan tersebut bukan terletak pada komponen tersebut, ya.. ternyata komponen Transistor Horizontal lah yang menjadi penyebabnya. Hal ini di sebabkan ketika kami melakukan pengukuran lebih teliti lagi, ternyata terjadi Short / Korsleting sangat kecil sekali pada komponen TR Horizontal Output tersebut, sehingga sangat sulit di prediksi (di perkirakan), hal inilah yang kami sebut di atas sempat agak memusingkan kami.. ;), hal ini pula yang ternyata membuat tegangan Transisor Driver Horizontal menjadi Drop hingga di bawah 10V bahkan hampir tidak ada, sehingga kami sempat memperkirakan, tidak adanya pulse osc horizontal yang berasal dari IC tersebut, yang menjadi penyebab kerusakan, ternyata perkiraan kami meleset.
      Perbaikan ada Suara, Layar Gelap pada TV Votre 18-Inch
      TV Votre 18-Inch
      Setelah melakukan penggantian komponen Transistor Horizontal tersebut dengan yang sejenis, sekarang TV VOTRE dengan "Kerusakan Ada Suara Siaran namun tidak ada Gambar pada Layar (Layar Gelap)" tersebut sudah dapat Normal kembali.

      Halaman lainnya: Kerusakan Gambar Terlipat di bagian bawah Layar pada TV Votre 14-Inch.

      Kerusakan Siaran Kadang Ada/Hilang TV Goldtech 14-Inch

      Sepengetahuan kami: TV Goldtech 14-Inch ini serupa dengan Mesin TV brand China pasaran. TV Goldtech ini menggunakan IC Micom (Program) LC863328B dan Chroma LA 76810A, buatan: Golden EpochWorldWide PTE LTD - Singapore, yang satu ini kami menemukan dengan kualitas yang menurut kami cukup bagus, masa penggunaan lebih dari 10 tahun yang lalu (2002 -2015), dengan pernah mengalami 2 x kerusakan, yaitu: 1 x penggantian Flyback (sekitar 5 tahun-an yang lalu), dan sekarang pada tahun 2015 ini, mengalami kerusakan lagi, namun dengan kerusakan yang tidak terlalu berarti.


      Pada kasus yang lain, yaitu: TV TCL 14" adalah Komponen Resistor yang menjadi Penyebab Kerusakan Tidak Ada (tidak dapat menangkap) Siaran tersebut, lihat halaman: Kerusakan TV TCL 14-Inch (1497S) - Tidak dapat Menangkap Siaran. semoga dapat mempermudah dan mempercepat proses perbaikan terkait kerusakan tersebut di atas..

      TV Goldtech 14-Inch dengan Kerusakan Siaran terkadang ada, kadang Hilang

      TV Goldtech 14-Inch (tipe: GT-1405-CB - red) ini, sudah beberapa waktu lalu mengalami kerusakan, yaitu: "Gambar Siaran kadang kadang ada, kemudian hilang lagi", namun apabila pada bagian colokan antena (Tuner Antenna - red) di gerak gerakan, maka gambar siaran akan muncul kembali, sehingga pada bagian colokan antena di beri semacam pengganjal dan di lem, namun tidak lama, kerusakan tersebut muncul lagi", begitu tutur si pemilik televisi tersebut.

      Tahap tahap Pengerjaan pada TV Goldtech 14-Inch dengan Kerusakan Siaran terkadang ada, kadang Hilang

      Berdasarkan keterangan itulah, maka kami memulai proses perbaikan pada TV Goldtech 14-Inch dengan tipe GT-1405-CB ini, dengan tahap tahap pengerjaan sebagaimana berikut di bawah ini:
        • Seperti sebelumnya, kami melakuan Solder ulang (re-solder) pada setiap titik kontak yang di curigai lepas kontak (lost contact) antar komponen pada papan mesin (PCB) TV.
        • Setelah melakukan solder ulang (resolder) di setiap titik kontak bagian Tuner Antenna pada papan mesin (PCB), kami coba hidupkan ternyata belum berhasil, TV masih dalam kondisi "Tidak dapat menangkap Siaran", kami melanjutkan solder ulang pada bagian IC Chroma (RF), IC Program dan blok lainnya, masih tidak membuahkan hasil, pada selanjutnya.. kami melakukan pengukuran tegangan, sebagai berikut:
          • Tegangan Horizontal: Terukur Normal: 115V
          • Tegangan Katoda RGB: Terukur Normal: +185V
          • Tegangan IC Vertikal Out dan Driver Horizontal out: Terukur Normal: 24V
          • Tegangan IC Audio (Sound): Terukur Normal: 16V
          • Tegangan Power (IC Program dan IC RF (Chroma): Terukur Normal: 12V
        • Selanjutnya kami mengurutkan tegangan yang menuju Tuner Antena tsb, ya.. tegangan 33V untuk Variabel Tuner (kaki VT pada tuner antena - red), terukur drop dari yang seharusnya, yaitu: sekitar: 10V hingga 15V saja, seharusnya tepat pada tegangan 33V. Seperti kita ketahui bersama Tegangan ini berasal dari Tegangan Horizontal 115V kemudian di beri pembatas sebuah Resistor 1 hingga 2 Watt dengan ukuran sekitar 10K hingga 12K Ohm. Hal ini agak aneh bagi kami, kenapa sesudah melakukan solder ulang, malah komponen ini yang rusak? mungkin terjadi hal yang tidak kami ketahui, sehingga terjadi short (korslet) pada komponen lain (akibat kesalahan kami sendiri), yang mengakibatkan komponen ini rusak, dan selanjutnya kami melakukan penggantian komponen Dioda Zener 33V ini, dan Televisi dapat menangkap gambar siaran kembali, namun ketika papan mesin TV tesebut, di gerak gerakan "Gambar Siaran hilang lagi", maka kami melakukan pengerjaan lebih lanjut.
        Perbaikan Kerusakan Tidak ada Gambar Siaran pada TV Goldtech 14-Inch
        TV Goldtech GT-1405-CB 14-Inch - Posisi resistor Katoda Hijau (KG)
        • Memang cukup lama (sekitar 2 hari - dengan jeda ) kami melakukan perbaikan yang terlihat sangat remeh ini, meskipun hampir seluruh titik kontak yang di curigai bermasalah, sudah kami perbaiki (solder ulang kembali), namun tidak ada perubahan, dan akhirnya kami mendapatkan sebuah Jalur tercetak pada papan mesin yang menghubungkan antara kaki IF TUNER menuju TR penguat RF yang pada  proses selanjutnya di salurkan ke IC Chroma/RF ini , yang rupanya menjadi penyebab kerusakaan "Siaran Kadang Ada, Kadang Hilang pada TV Goldtech 14-Inch" ini, Jalur tercetak yang putus ini hampir tidak dapat terlihat dengan mata telanjang (tidak terlihat), sehingga kami harus men-jumper menggunakan kabel sebagai pengganti Jalur tercetak yang putus ini.
        TV Goldtech 14-Inch GT-1405-CB - Tidak ada Gambar Siaran
        TV Goldtech GT-1405-CB 14-Inch  
        Setelah melakukan beberapa pengerjaan di atas, sekarang televisi dapat menyala normal kembali, namun masih ada lagi yaitu: pada layar.. gambar siaran tidak ada warna Hijau, sehingga Gambar Siaran agak Kemerah merahan, penggantian TR Katoda untuk warna Hijau pun tidak membuahkan hasil, akhirnya kami harus mengganti Resistor yang tersambung langsung pada kaki Kaki Katoda Hijau (KG) [Resistor 2K7 / 1W] pada Tabung TV tersebut, dan Warna Gambar menjadi Normal kembali.
        Kerusakan yang hampir serupa terjadi juga pada Mesin TV dengan brand WCOM, namun dengan Kerusakan komponen yang berbeda, sebagaimana Informasi di halaman berikut: Kerusakan TV China (WCOM) - Gambar Siaran dominan Warna Kuning.
        Sengaja kami untuk berpanjang lebar agar Memudahkan bagi sahabat teknisi lainnya, sehingga tidak sampai melakukan beberapa Kesalahan serupa dengan kami, dan proses penangan kerusakan "Siaran Kadang Ada / Hilang TV Goldtech 14-Inch" ini, dapat lebih cepat di tangani.

          Kerusakan TV LG 21SB6RD-T4 (Slim) Mati Protek (Standby)

          TV LG 21SB6RD-T4 (Slim) ini sering mengalami Protek yang di akibatkan melemahnya/rusaknya komponen yang terdapat pada Televisi tersebut. Pada kali ini, kami menemukan "Kerusakan Mati Protek (Standby) pada TV LG 21-Inch Slim dengan Model: 21SB6RD-T4". Menurut si pemilik tersebut:
          Televisi dengan merek LG 21" Slim ini sudah cukup lama di pergunakan, mungkin sudah sekitar 5 tahun-an yang lalu ketika televisi tersebut di beli, baru sekarang dan pertama kalinya di bongkar untuk di perbaiki, begitu tutur si Pemilik Televisi tsb.
          Berdasarkan keterangan dari Pemilik TV, kemudian kami melakukan Pengetesan dan Mencoba untuk Menghidupkan Televisi tersebut, dan Televisi sempat Menyala sebentar.. kemudian Mati lagi, namun terlihat sekilas..!! (sebelum mati lagi), ada Cahaya bergaris Horizontal melintang pada tengah Layar, yang mengindikasikan akan adanya kerusakan pada blok Vertikal pada Mesin Televisi tsb.

          TV LG 21SB6RD-T4 (Slim) - Ketika Dihidupkan sempat Menyala Sebentar, Terlihat Sekilas Cahaya Bergaris Horizontal di Tengah Layar sebelum kemudian Mati lagi.. 

          Setelah melihat adanya tanda kerusakan pada blok vertikal tersebut, kemudian kami melakukan pembongkaran, yaitu: membuka tutup belakang (cover), pada selanjutnya perhatian kami langsung terarah pada blok Vertikalnya, dan kemudian mengganti IC Vertikal Out dengan yang baru.

          Setelah melakukan penggantian pada IC Vertikalnya, maka televisi kemudian dapat menyala dengan Normal, namun setelah kami perhatikan, ternyata pada "Bagian atas Layar TV terdapat garis garis yang cukup menggangu". Luas Garis garis yang muncul di bagian paling atas pada Layar televisi tersebut, sekitar 3 hingga 4 jari menuju arah bawah, sehingga di perkirakan 1/4 pada bagian atas layar tersebut, memunculkan garis garis yang cukup menggangu, namun ketika cahaya di redupkan, maka garis garis tersebut akan semakin menghilang pula, maka kami melakukan perbaikan lebih lanjut..

          TV LG 21" Slim, Model: 21SB6RD-T4 - Kerusakan Mati Protek (Standby)


          Penyebab Kerusakan Mati Protek (Standby) dan Gambar bergaris garis pada TV LG 21SB6RD
           TV LG 21-Inch, Model: 21SB6RD-T4 (Slim)
          Langkah penggantian C321 (2200mF/25V), belum membuahkan hasil, penggantian C312 (0.68mF/50V), juga masih tetap belum membuahkan hasil, dan pada akhirnya di temukan kerusakan pada C307 dengan nilai (100mF/35V), setelah melakukan penggantian komponen elco dengan kapasitas 220mF/35V (jika ada ganti dengan ukuran yang sama), maka sekarang "Televisi LG 21SB6RD-T4 (Slim) dengan Kerusakan Mati Protek (Standby)" ini, dapat menyala Normal kembali.

          Perbaikan Kerusakan Mati dan Gambar Bergaris pada TV LG 21SB6RD-T4 (Slim)
          TV LG "Slim" 21SB6RD-T4
          Info Tambahan:
            • Titik Protek IC LV 76211 / 76213 di mesin TV LG ini, berada pada Pin/Kaki 29 terhubung ke beberapa Tr Sensor tegangan, lepaskan pin/kaki tersebut dari rangkaian, untuk melakukan pegecekan kerusakan pada tahap selanjutnya...
            • Kerusakan lain yang pernah kami temui pada jenis TV LG 21" Slim ini adalah: "Televisi dapat Menyala 1 hingga 3-5 Menit, kemudian Mati Standby lagi", lakukan penggantian pada komponen Resistor yang menghubungkan antara: +115V pada Regulator Power Supply ke B+ Flybacknya, nilai Resistor tersebut berkisar 1.4 Ohm/1W hingga 4.7 Ohm/1W, hal ini sangat sulit di deteksi, karena komponen tersebut masih berfungsi / tidak rusak melainkan hanya melemah (pada beberapa kasus juga ditemukan, komponen ini agak menghitam dikarenakan panas yang terjadi), sehingga "Menyebabkan Televisi tersebut dapat Menyala sebentar, kemudian Mati" lagi.
              Demikian sekilas, tentang Perbaikan pada  TV LG 21SB6RD-T4 (Slim), dengan Kerusakan Mati Protek (Standby) ini, semoga dapat bermanfaat bagi rekan teknisi, yang kebetulan menemui kasus kerusakan yang serupa.

              Halaman terkait:

                Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS (Bag. 2 - Penyelesaian Akhir)

                Informasi ini lanjutan pada halaman terdahulu: Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS (Bag. 1), setelah Televisi tersebut sampai di tempat reparasi kami, ke esokan hari nya kami melanjutkan pengerjaan pada Perangkat Televisi tersebut, kali ini bisa lebih mendetil, karena dalam kondisi yang yang masih segar bugar, berikut proses penyelesaian akhir pada: Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS ini:

                Perbaikan Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS (Bag. 2 - Akhir)

                  • Kembali kami melakukan pembersihan pada Papan Mesin (PCB), untuk memudahkan Analisa kerusakan.
                  • Kemudian kami juga melakukan penggantian pada IC DC (komponen ini mempunyai 4 kaki, yaitu: 1. DC Out +5V, 2. Ground, 3. DC Out +9V, 4. DC Input +12V dengan kode nomor: 090RDA1 - Sharp) ini, namun tidak membuahkan hasil, Resistor Fuse untuk Tegangan Input IC DC 090RDA1 - Sharp, ini masih tetap panas, jika TV di On-kan, ketika IC DC 090RDA1 - Sharp ini, di lepas.. maka Resistor Fuse tidak panas lagi, akhirnya kami berkesimpulan, terjadinya Short Tegangan Output (keluaran) DC 9V pada IC DC 090RDA1 - Sharp ini, penelusuran kami akhirnya sampai pada Modul yang tertancap pada sisi Mesin TV Sharp dengan model: 51WF200MS ini, maka kami mengangkat Modul/Sirkuit tersebut, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
                    Perbaikan Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS
                    Letak Dioda (micro) yang Short / korslet tersebut
                      • Untuk lebih memastikan lagi, maka kami mengembalikan seluruh komponen yang sempat kami angkat satu persatu, termasuk IC DC 090RDA1 - Sharp tersebut, selanjutnya.. kami mengangkat/melepas Modul/Sirkuit dari Mesin TV di atas, kami coba lagi ON-kan TV dengan menekan Tombol Power, Byaar.. TV dapat menyala dengan Normal tanpa ada Suara, namun titik terang itupun semakin menunjukkan dengan jelas, bahwa: Modul/Sirkuit inilah yang menjadi sumber masalah pada Televisi tersebut.
                      • Tegangan IC DC 090RDA1 - Sharp yang mempunyai Tegangan Output +9V terhubung langsung ke rangkaian (sirkuit) ini, kami melakukan pengukuran dan menunjukan ada komponen yang short pada jalur tegangan +9V ini, dan akhirnya di temukan pada: sebuah Dioda micro yang menempel pada rangkaian modul/sirkuit ini, jelas terukur short / korslet, lihat posisi Dioda chip tsb pada gambar di atas.
                      • Setelah melepas komponen Dioda yang rusak tersebut, kami melakukan pengukuran kembali dan kaki IC DC 090RDA1 - Sharp yang mempunyai Tegangan Output +9V terhubung langsung ke rangkaian (sirkuit) ini, sudah tidak lagi Korslet, langkah akhir.. kami memasangkan kembali Modul/Sirkuit ini pada kedudukan semula.
                        Perbaikan Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" Model: 51WF200MS
                        TV Sharp 21" 51WF200MS
                        Setelah di rasa semua komponen dan kabel terpasang dengan benar semuanya, maka kami coba On-kan TV, byaarr.. TV dapat menyala untuk ke 2 x nya, dan sekarang TV dapat Menyala dengan Gambar dan Suara Normal sebagaimana semula.

                        Berikut beberapa Referensi Kasus Kerusakan yang paling sering terjadi pada TV SHARP 14/21/29-Inch ini:



                      • Kerusakan Standby/Protek TV SHARP 14-Inch Model: 14V20D
                      • Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch (Bag. 1)
                      • Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch (Bag. 2)
                      • TV Sharp 21 Inch, Model 20U20 - Kerusakan Menyala kemudian Mati Sendiri
                      • Kerusakan Mati Total TV SHARP 14" - Model: 14S20MS
                      • Kerusakan Standby (Mati Sendiri) - TV SHARP 14-Inch (14R20MSG)
                      • Kerusakan Flyback TV Sharp 20-Inch (20R20MS2)
                      • Kerusakan TV Sharp 21-Inch (21GF353EA) - Gambar Terang Redup Sendiri)
                      • TV SHARP 21-Inch (21R2) - Kerusakan Mati Total pada Posisi Standby)
                      • Kerusakan TV SHARP 21-Inch (51X200) - Sensor + Remote Tidak Berfungsi
                      • TV Sharp 14-Inch (Model: 14A20MS) - Kerusakan Standby/Protek
                      • Kerusakan Mati Total/Standby TV SHARP 21-Inch, Model: 21PF353E2

                      • Kerusakan Mati Sendiri/Standby TV SHARP (Slim) 29-Inch
                      • Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS (Bag. 1)

                        TV Sharp 21-Inch dengan Model 51WF200MS, demikian merek, ukuran diagonal layar dan model perangkat televisi tersebut dengan keluhan kerusakan "TV Sharp ini terkadang Menyala Normal, namun setelah menyala, beberapa saat kemudian Layar agak Bergerak gerak (seperti ada gangguan siaran) tiba tiba gelap dengan sendirinya, terkadang TV di getok getok dulu, baru kemudian dapat menyala terang kembali, begitu tutur sang Pemilik TV tersebut.

                        Berdasarkan Penuturan pemilik, kami beranggapan bahwa: Kerusakan mungkin di sebabkan oleh beberapa komponen yang rusak, sebenarnya kami sudah meminta untuk membawa Televisi tersebut ketempat kami besok hari saja, karena waktu itu sudah menjelang waktu Isya (malam), dan kamipun ingin Beristirahat dulu, namun karena si Pemilik begitu bersikeras minta di kontrolkan saja TV nya, malam ini juga, begitu pintanya.. akhirnya kami mengalah.. oke lah kalau memang demikian kerusakannya, mungkin hanya membutuhkan beberapa menit, karena jarak antara tempat kami bekerja memang tidak terjalu jauh (karena memang masih satu RT), begitu pikir kami. Akhirnya kami pun berangkat dengan membawa perangkat perbaikan seperlunya [bukan karena tidak serius, namun karena menganggap kerusakan tersebut mungkin tidak terlalu parah ;)

                        TV Sharp 21" 51WF200MS - Kerusakan Short (Korslet) Komponen


                        Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21"  Model: 51WF200MS
                        Mesin TV Sharp - Model: 51WF200MS
                        Ternyata.. kali ini dugaan kami meleset lagi, memang ketika pertama kami membongkar dan memperhatikan mesin "TV Sharp 21-Inch dengan Model 51WF200MS" ini, terlihat beberapa titik kontak yang sudah mulai retak (loss contact), maklum.. televisi tersebut sudah sekitar 5 Tahun yang setelah kami perbaiki, baru sekarang rusak lagi.. begitu penuturan si Pemilik TV tersebut, kami pun mungkin sudah lupa.. apa yang kami lakukan 5 tahun yang lalu (blank hehe alias sudah lupa), akhirnya kami.. melanjutkan penelusuran terkait kerusakan televisi tersebut.

                        Tahap Pengerjaan Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS

                        • Seperti biasanya kami melakukan Solder Ulang (re-solder) di mana terlihat dan di curigai ada titik kontak yang terlepas (loss contact) pada jalur yang ada pada Papan mesin (PCB) TV tsb, selanjutnya.. kami coba ON-kan (menyalakan) dengan menekan Tombol Power pada TV, ya.. TV sekarang dapat menyala dengan seperti pada awal sebelum terjadi kerusakan.. kemudian tidak berselang 1 Menit kemudian, pet..!! Layar TV mendadak jadi Hitam, yang menandakan Heater dan Flyback berhenti bekerja.. namun kondisi TV tersebut masih dalam posisi ON,atau Lampu Led masih berwarna HIJAU, hal inilah yang cukup membingungkan, maka
                        • Pelacakan kerusakan kembali di lanjutkan, dari semua tegangan yang ada:
                          • Tegangan untuk Horizontal terukur Normal - 115V
                          • Tegangan untuk Power Audio (Suara) Normal - sekitar 18V
                          • Tegangan 5V dan 8V - untuk IC Program dan IC Chroma (berbentuk IC SMD) terukur juga Normal.
                              Setelah melakukan seperti pada ketiga Poin di atas, akhirnya kami mendapatkan titik terang, ketika sebuah Resistor (yang berfungsi sebagai Resistor Fuse (resistor yang berfungsi sebagai sekering) pada IC DC untuk ke 2 Tegangan 5V dan 8V) tersebut sangat panas, perhatian kami tertuju pada sebua Dioda Zener di dekat IC DC (komponen ini mempunyai 4 kaki, yaitu: 1. DC Out +5V, 2. Ground, 3. DC Out +9V, 4. DC Input +12V dengan kode nomor: 090RDA1 - Sharp), ya.. Dioda Zener tersebut sudah Short tinggi, kemudian kami menggantinya dengan komponen yang sejenis, TV kembali di On-kan, hasilnya.. TV masih dalam kondisi On (Lampu Led Indikator menyala Normal dari warna Merah ke posisi ON (lampu led indikator berwarna HIJAU).. ), namun Resistor (yang berfungsi sebagai Resistor Fuse (resistor yang berfungsi sebagai sekering) pada IC DC untuk ke 2 Tegangan 5V dan 8V) tersebut ketika di kontrol secara manual/di raba masih terasa sangat panas..
                              Untuk memastikan kami melepas  IC DC untuk ke 2 Tegangan 5V dan 9V) tersebut, dan TV kembali di ON-kan, sekarang Resistor yang kami sebutkan di atas sudah tidak Panas lagi, karena sudah hampir 2-Jam atau bahkan lebih (karena sekalian sama ngobrolnya ;), juga waktu sudah menunjukan jam 10 Malam, maka.. kami menyarankan bahwa: Televisi tersebut agar di bawa saja ke tempat kerja kami, agar proses pengerjaannya lebih mudah di samping Prasana dan Komponen pengganti lebih Lengkap di tempat kerja kami tersebut, akhirnya si Pemilik TV menyetujuinya.

                              Karena begitu cukup serius kerusakan ini, maka informasi ini kami lanjutkan pada halaman berikutnya: Kerusakan Korslet Komponen TV Sharp 21" 51WF200MS (Bag. 2 - Penyelesaian Akhir).

                              Berikut beberapa Referensi Kasus Kerusakan yang paling sering terjadi pada TV SHARP 14 / 21 / 29-Inch ini..


                            • Kerusakan Standby/Protek TV SHARP 14-Inch Model: 14V20D
                            • Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch (Bag. 1)
                            • Kerusakan Protek TV Sharp 14-Inch (Bag. 2)
                            • TV Sharp 21 Inch, Model 20U20 - Kerusakan Menyala kemudian Mati Sendiri
                            • Kerusakan Mati Total TV SHARP 14" - Model: 14S20MS
                            • Kerusakan Standby (Mati Sendiri) - TV SHARP 14-Inch (14R20MSG)
                            • Kerusakan Flyback TV Sharp 20-Inch (20R20MS2)
                            • Kerusakan TV Sharp 21-Inch (21GF353EA) - Gambar Terang Redup Sendiri)
                            • TV SHARP 21-Inch (21R2) - Kerusakan Mati Total pada Posisi Standby)
                            • Kerusakan TV SHARP 21-Inch (51X200) - Sensor + Remote Tidak Berfungsi
                            • TV Sharp 14-Inch (Model: 14A20MS) - Kerusakan Standby/Protek
                            • Kerusakan Mati Total/Standby TV SHARP 21-Inch, Model: 21PF353E2
                            • Kerusakan Mati Sendiri/Standby TV SHARP (Slim) 29-Inch

                            • Kerusakan Mati Sendiri TV Polytron 14 / 21 / 29 Inch (Umum)

                              TV Polytron baik yang berukuran 14-Inch maupun 21-Inch, menurut pengalaman kami, sering ditemukan dengan kerusakan TV terkadang Mati Sendiri, atau Menyala sebentar kemudian Mati lagi (Stand by), atau pula Susah sekali di Hidupkan, bagi para teknisi tv yang cukup berpengalaman mungkin sudah mengetahui beberapa komponen yang harus diganti, namun pada kali ini kerusakan seperti tersebut diatas, akan kami catat dengan metode perbaikan sebagaimana dibawah ini:

                              TV Polytron 14 / 21-Inch - Kerusakan terkadang "Mati Sendiri" dan "Susah di Hidupkan" kembali

                              Perbaikan Kerusakan TV Polytron 21" Kadang Mati Sendiri / Susah Dihidupkan
                              Polytron 21" - Kadang Mati Sendiri / Susah Dihidupkan
                                TV Polytron (sayangnya kami lupa dan tidak sempat mencatat Model dan Seri TV tsb) di bawa ketempat kami dengan Kondisi Standby, menurut penuturan si Pemilik: TV Polytron 21-Inch tersebut, kadang-kadang bisa menyala, tapi dengan cara di hidupkan - di matikan - di hidupkan - di matikan lagi dan terus diulang-ulang sehingga terkadang bisa Menyala, berdasarkan keterangan itu, maka langkah pertama yang kami lakukan adalah: Re-solder (solder ulang) beberapa titik kontak (timah yang menghubungkan antar komponen pada mesin) yang di terlihat agak retak-retak, dan setelah diyakini sudah tidak ada titik kontak yang retak-retak lagi, maka kami melanjutkan langkah berikutnya.

                                Beberapa Kasus Kerusakan TV POLYTRON 14 / 21 / 29 Inch dapat dilihat juga pada halaman halaman di bawah ini..

                                1. TV Polytron DIVA 29-Inch (PS 3025) - Muncul Garis Bagian Atas Layar
                                2. Kerusakan TV Polytron 21-Inch (PN 20125) - Standby, Kadang Menyala
                                3. Lampu Indikator BerkedipKerusakan Gagal Start (Protek) TV Polytron 21-Inch - MX5203M
                                4. Beberapa Kasus Kerusakan TV POLYTRON 21-Inch, Type BB 5132 M,
                                5. TV Polytron 29-Inch U-Slim - Kerusakan Mati TotalKerusakan Standby (Mati Sendiri) - TV SHARP 14-Inch (14R20MSG)
                                6.  Kerusakan Mati Total - TV POLYTRON U-Slim  (PS 52UV60RM).
                                7. Kerusakan Mati Total TV Polytron BAZZOKE (GB 20186).
                                8. Kerusakan Mati Standby TV Polytron (U-Slim) 21-Inch, Model: PS 52UM29P

                                Proses Pengerjaan Kerusakan Mati Sendiri TV Polytron 14-Inch/21-Inch (Umum)

                                  • Setelah Re-solder (Solder Ulang) beberapa titik kontak (timah yang menghubungkan antar komponen pada mesin) yang di terlihat agak retak-retak tersebut, TV kami coba di ON-kan (di hidupkan), sekarang TV sudah dapat menyala dengan Normal, dan kami coba terus nyalakan selama beberapa Jam, tidak ada perubahan...TV tetap normal seperti adanya, maka kami beranggapan bahwa TV tersebut sudah selesai pengerjaannya, tapi setelah dimatikan kemudian di diamkan beberapa lama (sekitar 1 Jam-an) ternyata TV tersebut kembali sulit dinyalakan, namun dengan menekan tombol channel pada panel beberapa kali, tv tersebut bisa menyala lagi, dimatikan kemudian dinyalakan lagi, sambil pencet tombol panel beberapa kali, TV bisa menyala lagi, dan begitu seterusnya, maka akhirnya kami berpendapat, kemungkinan ada beberapa komponen yang sudah lemah (berkurang kapasitasnya - terutama elco), sehingga harus dilakukan penggantian komponen tersebut, maka langkah berikutnya..
                                  • Beberapa penggantian komponen elco (electrolite condensator) pada C512, C513, C515, C517, C518, C519 ternyata tidak membuahkan hasil, TV tetap dalam keadaan dan kondisi seperti diatas.
                                  • Selanjutnya pada tahap terakhir, kami mencoba mengganti Elko Tegangan Tinggi pada Regulator, Elko ini berkapasitas 150mF - 200mF/400V - 450V, dan setelah penggantian Elko Tegangan Tinggi pada regulator tersebut, TV dapat di hidupkan secara Normal kembali seperti semula.
                                  Demikian sekilas tentang catatan kami tentang "Kerusakan TV Polytron 14-Inch / 21-Inch (Umum) Mati Sendiri" yang juga kadang TV Susah di Hidupkan, semoga dapat bermanfaat buat sesama teknisi TV, kebetulan menemui kasus kerusakan yang serupa.


                                  Kerusakan yang hampir serupa, pada halaman: 

                                  Beberapa Hal Penyebab Mati Total pada Televisi

                                  Berikut ini adalah "Beberapa Penyebab Mati Total pada Pesawat Televisi" secara umum. Sangat disayangkan, kami tidak sempat membukukan/mencatat beberapa kasus kerusakan yang pernah kami tangani beberapa waktu yang telah lalu, karena keterbatasan perangkat dan pengetahuan kami.

                                  1. Mati Total disebabkan Kerusakan pada Power Regulator/Power Supply/Power Switching

                                  Beberapa Penyebab Kerusakan Mati Total pada Televisi
                                  Perbaikan Televisi
                                  Kerusakan seperti ini merupakan kerusakan internal pada Power Regulator sebagai penyuplai tenaga pada mesin televisi tersebut. Untuk mengetahui penyebab kerusakan tersebut pada umumnya, seorang teknisi biasanya mengamati satu persatu, apa apa saja yang mungkin menyebabkan tidak adanya tegangan itu, seperti; mengamati dan mengukur kabel chord mungkin ada yang putus (meski kenyataannya jarang, karena kabel ini biasanya (apalagi pada merek televisi yang sudah terkenal) menggunakan kabel berkualitas sangat baik. Selanjutnya Saklar On/Off, Sekering (Fuse), jika ditemukan ternyata sekering itu putus hal ini menandakan bahwa terjadi hubungan pendek arus (korslet/short), penyebab hal yang demikian sering disebabkan oleh: Dioda Penyearah (Bridge Rectifier) tegangan AC 220V ke DC 300V ~ 400V terjadi short, jika bukan dioda ini yang short, maka kemungkinan besar adalah Transistor/STR yang merupakan komponen utama pada rangkaian Power Regulator tersebut yang Short.

                                  👉 Mengukur Komponen yang Rusak pada blok Regulator Power Supply

                                  Untuk mengetahui komponen apakah yang short itu, terlebih dahulu kita persiapkan AvoMeter, namun sebelum melakukan pengukuran, pastikan sudah tidak ada tegangan lagi tersimpan pada elco tegangan tinggi (berkisar 150mF/400V ~ 220mF/450V) tersebut, jika masih ada maka harus dibuang dulu dengan cara; menghubungkan ke beban perangkat listrik lainnya (lampu bohlam/solder/setrika/kipas angin dll) pada kedua kutub (- / +) elco tegangan tinggi tersebut, sehingga tegangan yang masih tersimpan pada elco tersebut benar benar habis, barulah kita menggunakan AvoMeter tersebut, set ke X1 selayaknya mengukur kabel, letakkan kedua Jarum (Probe) AvoMeter tersebut, jika memang terbukti short, lepaskan satu per satu kaki komponen (Dioda Rectifier/TR/STR) tersebut dari PCB (board) mesin tv tersebut, sehingga ketika di ukur menggunakan AvoMeter sudah tidak ada short lagi, dan dapat diketahui komponen mana saja yang menyebabkan short tersebut.

                                  Selain kerusakan seperti diatas, ada juga kerusakan Power Regulator tersebut yang tidak terjadi short, jika menggunakan Transistor, sering pula ditemukan kerusakan pada transistor dan komponen pendukung lainnya. Hal yang demikian menyebabkan rangkaian ini tidak bekerja, dapat diketahui dengan tidak dilepas/tertampungnya tegangan pada elco tegangan tinggi tersebut, meskipun kabel chord sudah dilepaskan dari stop kontak.

                                    2. Mati Total karena Protek komponen

                                    Sejauh yang kami ketahui, ada cukup banyak penyebab sebuah perangkat televisi ini menjadi protek. Proteksi seperti ini memang digunakan oleh beberapa merek TV terkenal semisal Sharp, Toshiba, Panasonic, LG, Samsung dll. dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dan kualitas produksi sesuai standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan/pabrik, sehingga apabila terjadi pergeseran nilai komponen, maka terjadi pula perubahan nilai tegangan dari yang telah ditentukan oleh pabrik tersebut, maka system proteksi pada perangkat televisi akan bekerja, sehingga televisi akan mati pada posisi standby. Berikut beberapa kerusakan umum berdasarkan pengalaman kami sendiri dan informasi yang kami dapatkan pada beberapa blog rekan teknisi yang ada di internet.
                                    1. Melemahnya Elco filter pada tegangan +185V - Melemahnya elco filter 10mF - 22mF/250V  pada arus +185V untuk tegangan Katoda (RGB), paling sering ditemukan pada jenis TV Sharp.
                                    2. Melemahnya Elco filter pada tegangan + 24V ~ 48V - Melemahnya elco filter 1mF - 10mF/50V - 100V pada tegangan transistor Driver Horizontal, dapat menyebabkan system akan terproteksi pula, sering pula ditemukan pada merek TV Sharp dan Panasonic.
                                    3. Kerusakan Rangkaian Vertikal - Kerusakan yang menyebabkan tidak ada tegangan, dan kerusakan  IC Vertikal itu sendiri serta komponen pendukungnya, menyebabkan system pada perangkat TV itu akan terproteksi secara otomatis, dikarenakan tidak adanya signal (berbentuk gelombang) pada Output Vertikal tersebut, sehingga terjadi protek, untuk pencegahan kerusakan yang lebih fatal pada komponen terkait. Jika kebetulan menemukan kerusakan pada rangkaian Vertikal seperti ini, yang semoga saja, bisa memberikan sedikit gambaran tentang kerusakan pada rangkaian/blok Vertikal yang bisa menyebabkan TV mati total dikarenakan system protek ini.
                                    Karena begitu banyaknya system proteksi pada Televisi tersebut, berikut dibawah ini referensi yang cukup bagus (menurut kami) sangat mudah untuk dipahami, dari sebuah blog yaitu:
                                    *) BOOT UP DAN SELF TEST

                                     Tahap-tahap self test (mohon koreksinya) sebagai berikut :

                                      1. Regulator beroperasi dengan baik--> adanya tegangan standby (3,3V), osilator kristal pada ic-program bekerja untuk memberi denyut/clock ic program.
                                      2. Program reset, reset dikontrol oleh IC reset (PST573, pada goldstar/merk lain KIA70) , pada pin 60.
                                      3. Setelah reset, program meload/membaca EEPROM (mengambil data servis). Jika gagal membaca/load --> protek.
                                      4. Setelah membaca EEPROM, program akan mencoba untuk menghidupkan tv (power on), diawali dengan menghidupkan regulator ke posisi ON (B+ 115V penuh), diikuti dengan beroperasinya osc jungle (horisontal dan vertikal). Untuk sementara, sinyal video dalam keadaan MUTE.
                                      5. Setelah trafo flyback bekerja, ic program (dengan bantuan zener, dioda-dioda), menyensor/mengecek tegangan-tegangan vital. Jika ditemukan ketidaknormalan, tv akan protek.
                                      6. Proses pengecekan tegangan diikuti oleh pengecekan input/output amplifikasi (vertical out, X-ray, dll).
                                      7. Tahap berikutnya adalah pengecekan sinyal/sync, sinyal video dimasukkan dan diproses (saat ini, output ke tabung/video drive masih di MUTE --> belum ada gambar/raster), tujuannya adalah mendeteksi dan memastikan bahwa osc hor dan vert tersinkronisasi oleh video/raster. Jika sync gagal, tv akan protek.
                                      8. Pengecekan digital/data servis. Sebelumnya, tv dinyalakan berdasarkan setting yang tersimpan dalam data servis (EEPROM), jika data tidak bisa diset, tv akan protek. misalnya. pada data NICAM diset pada 1 (NICAM=1) padahal pada rangkaian/tv tidak terdapat rangkaian NICAM, tv akan protek. Tahap ini adalah tahap pengecekan data digital (internal).
                                      9. Pengecekan digital eksternal (peripheral, diluar IC), program akan mengecek keberadaan peripheral/alat2 tambahan diluar IC melalui bus data (SDA dan SCL, menggunakan protokol I2C), kemudian mengeset peralatan-peralatan tersebut dengan data sesuai yang tersimpan dalam EEPROM. Pada sharp Wonder, peripheral/peralatan luar antara lain: Tuner (PLL), AN5891K (SoundProcessor) dan M52797SP (AV switch), jika komunikasi ke/dari perangkat2 luar tersebut gagal/terganggu, tv akan protek.
                                      10. Setelah semuanya beres, sinyal video di UNMUTE (ditampilkan).
                                      11. Selama beroperasi, ic program selalu memonitor semua pintu proteksi.
                                      Halaman Berikutnya:

                                      Mengenal Blok Utama pada Mesin TV Berwarna / Mesin TV CHINA

                                          Referensi

                                          Perbaikan Kerusakan TV Konka 14-Inch Garis Blanking pada Layar

                                          Ini adalah koleksi lama catatan Kerusakan Televisi Konka 14-Inch dengan kasus, muncul Garis Blanking pada Layar TV", sehingga gambar siaran televisi tidak dapat terlihat sama sekali.

                                          Kerusakan Garis Blanking pada Layar  TV Konka 14-Inch ini, sebenarnya sudah kami muat pada halaman blog terdahulu, sayangnya.. karena kecerobohan kami sendiri, secara tidak sengaja.. halaman tersebut terhapus secara tidak sengaja, beruntung.. karena masih ada gambar / capture dari mesin televisi Konka 14-Inch tersebut, sehingga kami dapat memuatnya kembali pada halaman ini.

                                          Kerusakan muncul Garis garis Blanking pada Televisi 14-Inch merek KONKA

                                          • Seperti biasanya, periksa secara cermat segala kemungkinan adanya titik solder lepas (lost contact), lakukan solder ulang pada titik solder (yang menghubungkan antar komponen pada papan mesin / PCB), setelah yakin tidak ada titik solder yang lepas (lost contact/bad connect) lagi, sekarang anda dapat bersihkan dengan cairan pembersih, sehingga jalur yang tercetak pada PCB dapat terlihat dengan jelas, untuk meyakinkan bahwa semua sambungan/titik kontak sudah tersambung sebagaimana mestinya, periksa juga setiap titik solder ulang yang telah kita lakukan tadi, kalau kalau terjadi korslet (short) komponen yang tidak seharusnya ketika kita melakukan proses solder ulang tersebut..
                                          Komponen Kerusakan TV Konka 14" yang Bergaris Blanking Putih
                                          Garis Blanking - TV KONKA 14"
                                          • Pada gambar di atas menunjukan komponen yang rusak pada perbaikan "Kerusakan muncul Garis Retrace / Blanking Putih pada Layar TV Konka 14-Inch" tersebut.

                                          Dioda Ge (Germanium) 1N4148, Penyebab Kerusakan TV Konka 14-Inch - Garis Blanking pada Layar

                                          Komponen yang menyebabkan Keerusakan seperti tersebut di atas adalah di karenakan Dioda Germanium yang berfungsi sebagai filter pada Video tersebut, kondisinya sudah setengah Short, hal ini memang sangat jarang terjadi, sehingga kami juga memerlukan waktu cukup lama untuk menemukan kasus kerusakan yang demikian. Langkah terakhir.. cek ketiga Dioda tersebut, jika ternyata memang benar benar rusak, lakukan penggantian komponen tersebut.