Showing posts with label Artikel Kesehatan-Perawatan Tubuh. Show all posts
Showing posts with label Artikel Kesehatan-Perawatan Tubuh. Show all posts

1.12.2018

Garis terdepan Pertahanan Tubuh Manusia terhadap Penyakit

Garis terdepan Pertahanan Tubuh Manusia terhadap Penyakit

halaman sebelumnya: Perumpamaan Tubuh Manusia sebagai Benteng yang Terkepung

Salah satu jalan masuk Virus ke dalam tubuh manusia adalah udara. Musuh dapat masuk ke dalam tubuh melalui udara yang kita hirup. Akan tetapi, sekresi khusus dalam membran sel mukosa pada hidung dan unsur-unsur pertahanan dalam paru-paru yang mampu menelan sel (fagosit) akan menyambut musuh dan mengendalikan situasi sebelum bahaya meningkat.

Enzim-enzim pencernaan dalam asam Lambung dan usus dua belas jari juga dapat membasmi sejumlah besar mikroba yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, dapat di ibaratkan ini adalah Serangan Udara dari Penyakit (Virus, Bakteri ataupun paartikel partikel jahat) yang dapat merusak Pertahanan Tubuh pada Manusia,

Halaman Selanjutnya: 

Kategori: 

Referensi
Perumpamaan Tubuh Manusia sebagai Benteng yang Terkepung

Perumpamaan Tubuh Manusia sebagai Benteng yang Terkepung

halaman sebelumnya: Sistem Pertahanan (Immunity) / Kekebalan (Antibody) pada Tubuh Manusia terhadap Penyakit

Tubuh manusia dapat diumpamakan sebagai Benteng yang terkepung oleh musuh. Musuh mencari segala macam cara untuk menyerbu benteng ini. Kulit merupakan tembok benteng ini.

Zat keratin dalam sel kulit merupakan rintangan yang tidak dapat ditembus Bakteri dan Jamur. Zat asing yang mencapai kulit tidak dapat melewati tembok ini. Selain itu, walaupun lapisan luar kulit yang mengandung keratin ini terus-menerus terkikis, kulit diperbarui lagi oleh kulit baru yang tumbuh di bawahnya.

Dengan demikian, tamu tak diundang yang terjebak di antara lapisan kulit dibuang dari tubuh bersamaan dengan kulit mati, selama berlangsungnya proses Pembaruan kulit dari dalam ke luar. Musuh hanya dapat masuk dari luka yang terjadi pada kulit,

Halaman Selanjutnya: 

Kategori: 

Referensi
Sistem Pertahanan (Immunity) / Kekebalan (Antibody) pada Tubuh Manusia terhadap Penyakit

Sistem Pertahanan (Immunity) / Kekebalan (Antibody) pada Tubuh Manusia terhadap Penyakit

Halaman sebelumnya: Mekanisme Kinerja dan Fungsi Tangan pada Manusia

Tubuh manusia dikelilingi banyak musuh dan ancaman. Musuh itu adalah bakteri, virus, dan berbagai mikro organisme lainnya. Mereka ada di mana-mana: di udara yang kita hirup, air yang kita minum, makanan yang kita makan, dan lingkungan yang kita huni

Yang tidak disadari oleh kebanyakan orang adalah bahwa tubuh manusia juga memiliki sistem pertahanan tangguh yang bertempur melawan musuh / penyakit yang datang dari luar dan dalam tubuh manusia. Sistem Pertahanan itu serupa dengan Angkatan Bersenjata dalam tubuh itu disebut sistem Kekebalan tubuh (antibody/immunity). Sistem ini terdiri atas banyak “petugas” dan “tentara” dengan tugas yang berbeda-beda, terlatih secara khusus, menggunakan teknologi canggih, dan bertempur dengan senjata konvensional serta senjata kimia.

Sistem Pertahanan (Immunity) / Kekebalan (Antibody) pada Tubuh Manusia terhadap Penyakit

Setiap hari, bahkan setiap menit, terjadi pertempuran abadi antara sistem kekebalan tubuh dan pasukan musuh, tetapi kita tidak menyadarinya. Pertempuran ini bisa berupa pertempuran kecil-kecilan dan lokal, juga bisa peperangan pada sekujur tubuh kita. Peperangan ini biasa kita sebut Penyakit.

Garis besar strategi peperangan ini hampir tidak pernah berubah. Pihak musuh berupaya mengelabui lawannya dengan menyamar saat menyerang ke dalam tubuh. Tubuh kita menugaskan pasukan penyelidik terlatih untuk mengenali musuh. Setelah musuh dikenali, diproduksilah senjata yang tepat untuk memusnahkan mereka. Kemudian, terjadilah pertempuran jarak dekat, kekalahan pihak musuh, gencatan senjata, dan pembersihan medan pertempuran. Langkah terakhir adalah penyimpanan semua data dan informasi tentang musuh sebagai pencegahan terhadap kemungkinan serangan selanjutnya….
Halaman Selanjutnya: 

Kategori: 

Referensi
Mekanisme Kinerja dan Fungsi Tangan pada Manusia

Mekanisme Kinerja dan Fungsi Tangan pada Manusia

halaman sebelumnya: Mekanisme Kinerja dan Fungsi Jantung pada Manusia

Tangan kita, yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti mengaduk secangkir teh, membuka halaman Surat Kabar, atau Menulis, telah dirancang sedemikian sempurna.

Ciri terpenting dari tangan adalah kemampuannya untuk bekerja efisien dalam beragam kegiatan. Dengan dilengkapi otot dan saraf yang sangat banyak, lengan membantu tangan kita untuk memegang benda dengan erat atau longgar sesuai dengan kondisinya. Misalnya, tangan manusia yang terkepal dapat memukul dengan pukulan seberat 45 kg. Sebaliknya, tangan kita juga dapat merasakan melalui ibu Jari dan jari Telunjuk sehelai kertas dengan ketebalan sepersepuluh milimeter.

Jelas, kedua tindakan ini sangat berbeda sifatnya. Yang satu memerlukan kepekaan, sedangkan yang lain memerlukan kekuatan yang besar. Namun, kita tak perlu sedetik pun memikirkan apa yang perlu kita lakukan ketika kita akan mengambil sehelai kertas dengan kedua jari atau memukul dengan kepalan. Kita pun tak perlu memikirkan cara menye-suaikan kekuatan tangan kita untuk kedua tindakan ini.

Kita tak pernah berkata, “Sekarang saya hendak memungut sehelai kertas. Saya akan menerapkan kekuatan sebesar 500 g. Sekarang saya akan mengangkat seember air. Saya akan menerapkan kekuatan sebesar 40 kg.” Kita tidak pernah repot-repot memikirkannya.

Alasannya adalah tangan manusia dirancang untuk melakukan se-mua tindakan ini secara simultan. Tangan diciptakan bersamaan dengan seluruh fungsinya dan semua strukturnya yang terkait.

Semua jari tangan memiliki panjang, posisi, dan proporsi yang bersesuaian. Contohnya: Kekuatan kepalan yang dibentuk tangan yang memiliki ibu jari Normal itu lebih besar daripada kekuatan kepalan yang dibentuk tangan yang memiliki ibu jari pendek. Ini karena, dengan Panjang yang sesuai, ibu jari dapat menutupi jari-jari lainnya dan membantu menambah kekuatan dengan mendukung jari-jari yang lain.

Ada banyak detail kecil pada struktur tangan: misalnya, tangan memiliki struktur-struktur yang lebih kecil di samping Otot dan Saraf. Kuku pada ujung jari bukanlah hiasan sepele yang tidak memiliki fungsi. Ketika memungut jarum dari lantai, kita menggunakan Kuku maupun Jari. Permukaan kasar pada ujung jari dan kuku membantu kita memungut benda kecil. Kuku memiliki peranan yang sangat penting dalam mengatur tekanan kecil yang dikerahkan jari pada benda yang dipegang-nya.
Keistimewaan khusus tangan lainnya adalah tangan tidak pernah kelelahan.

Dunia kedokteran dan Ilmu Pengetahuan bersusah-payah berusaha merancang bangun tangan buatan. Sejauh ini, tangan-tangan robot yang di-hasilkan memiliki kekuatan yang sama dengan tangan manusia, tetapi ia tak memiliki kepekaan sentuhan, kesempurnaan daya gerak, dan kemam-puan melakukan beragam pekerjaan.

Banyak pakar setuju bahwa kita tidak bisa membuat tangan robot yang memiliki fungsi tangan yang lengkap. Insinyur Hans J. Schneebeli, yang merancang tangan robot, yang dikenal sebagai “Tangan Karlsruhe”, menyatakan bahwa semakin lama dia membuat tangan robot, semakin dia mengagumi tangan manusia. Dia menambahkan bahwa masih perlu waktu lama sampai kita dapat membuat tangan robot yang mampu mungkin melakukan sejumlah kecil saja pekerjaan yang dapat dilakukan tangan manusia.

Biasanya, tangan manusia berfungsi secara berkoordinasi dengan mata. Sinyal yang sampai ke mata diteruskan ke otak dan tangan bergerak menurut perintah yang diberikan otak. Tentu saja, ini berlangsung dalam waktu yang sangat singkat dan tak diperlukan usaha khusus untuk melakukannya. Di lain pihak, tangan robot tidak dapat bergantung pada penglihatan dan sentuhan. Untuk setiap gerakan diperlukan perintah yang berbeda-beda. Selain itu, tangan robot tidak mampu melakukan bermacam-macam fungsi. Contohnya, tangan robot untuk bermain piano tidak dapat memegang palu, dan tangan robot untuk memegang palu tidak dapat memegang telur tanpa memecahkannya.

Beberapa tangan robot yang terakhir diproduksi hanya mampu melakukan 2-3 gerakan bersamaan, tetapi ini masih sangat Primitif jika dibandingkan dengan kemampuan tangan Manusia.

Ketika Anda memikirkan kedua Tangan yang bekerjasama secara Harmonis, Kesempurnaan penciptaan Tangan ini adalah suatu yang gamblang dan sangat menakjubkan..

Allah merancang tangan sebagai organ khusus bagi manusia. Dengan segala aspeknya, tangan manusia memperlihatkan Kesempurnaan dan Keunikan Seni Mahakarya Ciptaan-Nya.

selanjutnya:

Kategori: 

Referensi
Mekanisme Kinerja dan Fungsi Jantung pada Manusia

Mekanisme Kinerja dan Fungsi Jantung pada Manusia

halaman sebelumnya: Mekanisme, Fungsi dan Keistimewaan Kulit Tubuh Manusia

Jantung adalah bagian terpenting pada sistem peredaran darah, menghubungkan 100 triliun sel pada tubuh manusia satu demi satu. Jantung memiliki empat ruangan yang memompa darah bersih (kaya-oksigen) dan darah kotor (kaya-karbondioksida) ke berbagai bagian tubuh tanpa tercampur. Katupnya berfungsi sebagai pengaman. Jantung bergantung pada keseimbangan yang sangat rapuh.
Jantung kita, yang tidak pernah berhenti berdenyut selama kita hidup, adalah salah satu bukti ciptaan Allah yang paling jelas.

Jantung mulai berdenyut semenjak bayi berada dalam rahim ibunya, dan akan bekerja tanpa henti seumur hidup, dengan irama 70-100 denyut-an per menit. Jantung hanya beristirahat selama setengah detik antara setiap denyut dan ia berdenyut kira-kira 10.000 kali dalam sehari. Kalau melihat rentang umur manusia, kita akan mendapatkan angka yang sangat sukar dihitung.

Semua struktur jantung, yang urutan kerjanya teramat rumit, diran-cang secara khusus. Di dalam jantung, setiap detail telah dipertimbangkan: darah bersih dan darah kotor tidak saling bercampur, pengaturan tekanan tubuh, kerja yang dibutuhkan untuk mengantar Nutrisi ke seluruh tubuh, dan sistem-sistem yang memompa darah hanya sebanyak yang dibutuhkan. Jantung dirancang sesuai dengan semua kebutuhan tersebut.

Di dalam jantung, yang merupakan keajaiban perancangan, terdapat sistem yang begitu rumit, tidak mungkin ia terbentuk secara kebetulan. Semua kemampuan ini menghadirkan bagi kita perancangnya, yaitu Allah Pemelihara seluruh alam, Yang menciptakan tanpa cacat dan tanpa contoh.

Beberapa ciri-ciri jantung adalah sebagai berikut:

Jantung terletak di tempat yang sangat Terlindung (aman -red) di dalam tubuh: Jantung yang merupakan salah satu organ terpenting, dirancang khusus untuk ditempatkan di dalam rongga dada sehingga terlindung dari luar.

Darah Bersih tidak bercampur dengan Darah Kotor: Di dalam jantung, darah bersih dan darah kotor senantiasa bergerak. Suatu jaringan khusus membagi jantung menjadi empat ruangan yang berbeda-beda. Ba-gian atas terdiri atas serambi kanan dan kiri yang merupakan ruang pen-gisian. Serambi mengalirkan darah ke bilik di bawahnya. Berkat pengaturan yang rapi, darah bersih dan darah kotor tidak pernah bercampur.

Jantung mengatur Tekanan darah sehingga tidak membahayakan organ Tubuh: Jantung bekerja tidak seperti satu pompa tunggal, tetapi seperti dua pompa yang berdampingan, yang me-miliki bilik dan serambi sendiri-sendiri. Pemisahan ini juga membagi dua sistem peredaran darah. Bagian kanan jantung mengirim darah bertekanan rendah ke paru-paru, sedangkan bagian kiri me-mompakan darah bertekanan tinggi ke seluruh tubuh.

Pengaturan tekanan ini sangat penting, sebab jika darah yang dipompakan ke Paru-paru memiliki te-kanan sama dengan darah yang dikirim ke seluruh tubuh, paru-paru dapat pecah karena tidak kuat menahan tekanan. Keseimbangan yang sempurna pada jantung tidak memungkinkan masalah seperti ini terjadi di paru-paru, karena jantung telah dirancang secara sempurna oleh sang Penciptanya.

Jantung berfungsi sebagai alat Transportasi beberapa bahan yang dibutuhkan organ Tubuh: Darah bersih dari jantung diangkut ke jaringan mela-lui aorta. Darah yang mengandung ba-nyak oksigen tersebut disalurkan ke seluruh sel melalui pembuluh darah. Selama beredar di dalam pembuluh kapiler, darah tidak hanya menyalur-kan oksigen, tetapi juga zat lain, seperti hormon, makanan, dan beberapa jenis yang lain ke jaringan.

Jantung memiliki Katup yang mengatur arah aliran darah dan bekerja dengan sangat serasi: Di dalam jantung terdapat katup pada setiap ruangan, yang mencegah darah mengalir ke arah berlawanan. Katup antara bilik dan serambi terbuat dari jaringan berserat dan dilekatkan oleh otot yang sangat tipis. Jika salah satu otot tidak berfungsi, darah berlebih akan bocor memasuki serambi. Hal ini dapat mengakibat-kan penyakit jantung, bahkan bisa menyebabkan kematian. Kondisi se-perti ini hanya dijumpai dalam orang yang mengidap penyakit.

"Jantung memompakan sejumlah darah yang diperlukan, menuruti kondisi yang berubah-ubah: Jumlah darah yang dipompakan oleh jantung berubah sesuai kebutuhan tubuh. Dalam kondisi Normal, jantung berdenyut 70 kali per menit. Pada saat tubuh berolahraga dan otot me-merlukan oksigen lebih banyak, jantung meningkatkan pompaan darah sampai 180 kali per menit".

Apa yang terjadi andai jantung tidak berfungsi seperti ini? Andai jantung bekerja dengan kecepatan pemompaan yang normal di saat tubuh memerlukan lebih banyak energi, keseimbangan akan terganggu dan tubuh dapat cedera. Akan tetapi, hal seperti itu tidak terjadi karena struktur jantung sangat sempurna. Tanpa perlu manusia mengaturnya, jantung sudah mengatur sendiri jumlah darah yang ia pompakan.

Meski tidak dikendalikan manusia, jantung berfungsi sebagaimana mestinya: Jumlah darah yang dipompa jantung dikendalikan oleh sebuah sistem saraf khusus. Saat kita tidur maupun terjaga, sistem saraf kita dengan sendirinya mengatur jumlah darah yang dipompa dan kece-patan pompaan.

Sungguh sempurna struktur jantung yang mengatur kapan, di mana, dan bagaimana darah diperlukan. Karena jantung tidak mungkin bisa membentuk sistem sendiri dan karena sistem yang sempur-na ini tidak mungkin terbentuk secara kebetulan, ini menunjukkan bahwa jantung diciptakan. Allah, yang memiliki pengetahuan tak terbatas, me-rancangnya dengan sangat sempurna.

Jantung bekerja dengan sistem elektrik Khusus: Otot yang membuat jantung berdenyut (dikenal sebagai otot jantung) berbeda dengan otot lain dalam tubuh. Sel otot biasa berkontraksi ketika dirangsang oleh sis-tem saraf, sedangkan otot jantung mengerut dengan sendirinya. Sel otot jantung mampu memulai dan menyebarkan arus listrik sendiri. Meskipun setiap sel memiliki kemampuan ini, tak ada yang mengerut sendiri-sendiri dan melawan perintah dari sistem yang mengendalikannya. Dengan kata lain, sel-sel tersebut tidak pernah menimbulkan kekacauan yang mengganggu kerja jantung. Saat sebagian sel mengerut, sebagian yang lain beristirahat. Sel-sel yang membentuk rantai ini bertindak ber-sama-sama sesuai tiap perintah yang diberikan oleh sistem. Lagi-lagi, sebuah keserasian yang sangat sempurna tengah berlangsung.

“Demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.” (QS. Al An'aam, 6: 102) !

Seperti terlihat dalam ciri-cirinya, struktur Jantung memperlihatkan kesempurnaan rancangannya, bahwa ia diciptakan, sehingga mengharuskan akan adanya Sang Pencipta. Hal ini menunjukkan kepada kita..  Allah, Sang Pemelihara dunia dan segala isinya, Yang tidak tampak, Yang memperlihatkan diri-Nya (ciri ciri keberadaan-Nya - red) kepada kita melalui segala sesuatu yang diciptakan-Nya. selanjutnya: Mekanisme dan Fungsi Tangan pada Manusia.

Kategori: 

Referensi
Mekanisme dan Fungsi Hati Manusia

Mekanisme dan Fungsi Hati Manusia

halaman sebelumnya: Koordinasi Tubuh - Sistem Perintah dalam Jaringan organ Tubuh Manusia

Hati yang terletak di sebelah kanan atas rongga perut berfungsi sebagai penyaring istimewa di dalam sistem peredaran darah. Sementara ginjal menyaring kelebihan zat-zat sederhana yang terlarut dalam air, hati membersihkan kelebihan zat-zat kompleks seperti obat dan hormon.

Menunjang logistik sistem kekebalan: Hati tidak hanya berfungsi sebagai penyaring makanan dan kelebihan proses metabolisme, tetapi juga memproduksi globulin (zat kekebalan) dan enzim (kumpulan zat yang dapat memperbaiki pembuluh darah).

Membersihkan bakteri: Sel-sel Kupffer di hati menelan bakteri yang terdapat dalam darah yang melewati hati, terutama darah dari usus. Kalau jumlah partikel atau produk samping dalam darah meningkat, sel-sel Kupffer juga akan bertambah jumlahnya untuk menyaring dan memisahkan zat-zat ini dari darah.

Menghasilkan sumber energi tubuh: Salah satu fungsi hati yang paling utama adalah produksi glukosanya, yang merupakan sumber energi utama metabolisme.

Glukosa yang diterima setiap hari dari makanan diubah menjadi glikogen dan disimpan dalam hati. Hati terus-menerus mengendalikan kadar glukosa darah. Selagi tidak ada makanan masuk di antara waktu makan dan kadar gula darah mulai menurun, hati mengubah simpanan glikogen menjadi glukosa dan membebaskannya ke dalam darah. Dengan demikian, kadar glukosa tidak diperbolehkan menurun secara drastis. Hati juga dapat memproduksi glukosa dari asam lemak dan asam amino, sebagaimana hati dapat mengubah jenis karbohidrat lain - yang tidak digunakan dalam memproduksi energi - menjadi glukosa.

Menyimpan darah: Hati memiliki struktur yang dapat mengembang atau mengempis. Dengan kemampuan ini, hati dapat menyimpan maupun membebaskan darah ke pembuluh darah halus.

Dalam tubuh yang sehat, hati dapat menyimpan hingga 10% total darah dalam tubuh atau sekitar 450 mililiter darah. Dalam beberapa kondisi, misalnya ketika terdapat kelainan jantung, jumlah darah yang beredar dalam tubuh menjadi terlalu banyak sehingga membebani jan-tung, yang harus memompanya ke seluruh tubuh. Dalam kondisi seperti ini, hati menggandakan kapasitas penyimpanan darahnya, sehingga mampu menyimpan hingga 1 liter darah. Dengan demikian, hati me-mungkinkan jantung bekerja pada rentang kerja yang aman.

Jika kebutuhan darah meningkat (misalnya saat berolahraga), hati akan membebaskan darah yang disimpannya ke dalam sistem peredaran dan memenuhi kebutuhan darah tubuh.

Bekerja hemat: Ketika glukosa dikonsumsi otot, asam laktat sebagai suatu kelebihan metabolisme akan dihasilkan. Selama berada dalam otot, asam laktat menyebabkan rasa nyeri dan menghambat pergerakan otot. Hati mengumpulkan asam ini dari otot dan dapat mengubahnya kembali menjadi glukosa.

Memproduksi sel darah merah baru dan menggantikan sel darah mati: Limpa dan hati adalah tempat sel darah merah diproduksi untuk mengganti sel-sel darah merah mati, dan juga tempat sebagian besar protein diuraikan dan digunakan kembali sebagai asam amino untuk berbagai tujuan. Hati adalah organ tubuh tempat disimpannya zat besi, yang berperan penting dalam tubuh.

Hati merupakan cadangan tubuh yang paling lengkap. Semua mineral, protein, sejumlah kecil lemak, dan vitamin disimpan dalam hati. Bilamana perlu, hati mengirim zat yang tersimpan ke bagian tubuh yang memerlukannya dengan cara sesingkat mungkin. Hati secara cermat mengontrol apakah tubuh memiliki cukup energi, melalui sistem yang cerdas. Semua organ di dalam tubuh terkait dengan hati.

Mampu memperbaiki dirinya sendiri: Hati mampu memperbaiki dirinya sendiri. Jika bagian tertentu rusak, sel-sel lainnya akan mengganti bagian yang rusak ini dengan cara segera meningkatkan jumlahnya. Jika dua pertiga organ ini diamputasi pun, bagian yang tersisa dapat membentuk dan melengkapi hati hingga utuh kembali.

Ketika sedang memperbaiki diri, organ ini mengeluarkan sel-sel yang rusak atau mati dari lingkungannya dan menggantikannya dengan sel-sel baru. Sel hati terbentuk secara khusus, sehingga mampu menjalan-kan lebih dari 500 operasi sekaligus. Hati biasanya menjalankan semua operasi ini tidak secara berurutan tetapi secara bersamaan, selanjutnya: Mekanisme, Fungsi dan Keistimewaan pada Kulit Manusia.

Kategori: Artikel Motivasi & Spiritual

Referensi
Koordinasi Tubuh - Sistem Perintah dalam Jaringan organ Tubuh Manusia

Koordinasi Tubuh - Sistem Perintah dalam Jaringan organ Tubuh Manusia

halaman sebelumnya: Fungsi Kerangka Tubuh Manusia

Dalam tubuh Manusia, semua sistem bekerja secara serentak dan terkoordinasi serta sepenuhnya serasi untuk suatu tujuan yang pasti, yakni agar tubuh tetap hidup. Gerakan terkecil yang kita lakukan setiap hari sekalipun, seperti bernapas dan tersenyum, merupakan hasil koordinasi yang sempurna dalam tubuh manusia.

"Di dalam tubuh kita terdapat suatu jaringan terkoordinasi yang sangat rumit dan lengkap, yang bekerja tanpa henti. Tujuannya adalah kesinambungan kehidupan. Koordinasi ini terutama terlihat dalam sistem gerak tubuh, karena untuk gerakan terkecil pun, sistem Kerangka tubuh, Otot, dan sistem Syaraf harus bekerja sama dengan sempurna".

Prasyarat koordinasi tubuh adalah adanya sistem penyampaian Informasi yang benar. Hanya dengan penyampaian informasi yang benarlah, dapat dibuat penilaian yang baru. Untuk melakukan penilaian ini, suatu jaringan kecerdasan yang sangat canggih bekerja dalam tubuh manusia.

Untuk melakukan suatu tindakan yang terkoordinasi, pertama harus diketahui lebih dahulu organ-organ tubuh yang terlibat serta hubungan di antaranya. Informasi ini berasal dari Mata, mekanisme keseimbangan di Telinga dalam, Otot, Sendi, dan Kulit.

"Setiap detik, miliaran informasi di proses dan dievaluasi, lalu keputusan baru diambil sesuai dengan informasi tersebut. Manusia bahkan tidak menyadari proses yang terjadi sangat cepat di dalam tubuhnya ini. Dia hanya bergerak, tertawa, menangis, berlari, makan, dan berpikir. Dia tak perlu bersusah-payah untuk melaku-kan berbagai tindakan ini. Untuk sebuah senyum ringan pun, ada 17 otot yang harus bekerja sama secara serentak. Kalau ada satu saja di antara otot-otot tersebut tidak berfungsi atau gagal fungsi, ekspresi wajah pun berubah. Untuk berjalan, 54 otot pada kaki, tungkai, paha, dan punggung harus bekerja sama".

"Ada miliaran Reseptor mikroskopis dalam otot dan sendi yang memberikan informasi tentang Kondisi tubuh. Pesan dari reseptor sampai ke sistem Syaraf pusat dan perintah baru dikirimkan ke otot sesuai dengan penilaian yang telah dibuat".

Kesempurnaan koordinasi tubuh ini dapat lebih dipahami melalui contoh berikut. Untuk mengangkat tangan saja, pundak harus dibeng-kokkan, otot lengan belakang dan depan - disebut “trisep” dan “bisep” - harus dikerutkan dan diregangkan, dan otot-otot di antara siku dan pergelangan tangan harus memelintir pergelangan tangan. Dalam setiap bagian gerakan, jutaan reseptor di dalam otot segera menyampaikan informasi ke sistem saraf pusat mengenai posisi otot tersebut.

Sebagai tanggapannya, sistem saraf pusat memberi tahu otot-otot tersebut tentang apa yang perlu dilakukan berikutnya. Tentu saja manusia tidak menya-dari satu pun proses ini. Manusia hanya berkeinginan mengangkat ta-ngannya, dan segera melakukannya.

"Sebagai contoh, untuk menjaga agar badan Tegap, banyak Paket Informasi yang diperoleh dari miliaran Reseptor di dalam otot Lengan, Kaki, Tulang punggung, Perut, Dada, dan Leher di evaluasi dan perintah yang sama banyaknya diberikan kepada Otot setiap detik-nya".

Kita juga tidak perlu bersusah-payah untuk berbicara. Manusia tidak pernah merencanakan sejauh apa pita-pita suara terpisah, seberapa sering pita-pita ini harus bergetar, bagaimana urutannya, berapa sering dan ratusan otot yang mana di dalam mulut, lidah, dan kerongkongan yang harus dikerutkan dan diregangkan. Manusia juga tidak menghitung berapa liter udara yang harus dihirup ke dalam paru-paru, seberapa cepat dan dalam frekuensi berapa udara ini harus diembuskan. Kita tidak akan mampu melakukannya andaipun kita mau. Satu kata yang diucapkan dari mulut pun merupakan hasil kerja sama beberapa sistem, mulai dari sistem pernapasan hingga sistem saraf, dari otot hingga tulang.

"Apa yang terjadi jika koordinasi ini terganggu? Ekspresi lain mungkin akan muncul pada wajah kita ketika kita ingin tersenyum, atau kita mungkin tidak mampu berbicara atau berjalan sesuai keinginan kita. Namun, kenyataannya kita bisa tersenyum, berbicara, berjalan semau kita tanpa ada gangguan, karena segala sesuatu yang disebutkan di sini tercapai sebagai hasil Penciptaan, yang secara logika mengharuskan adanya “Kekuatan dan Tenaga yang tak terhingga (Tuhan Yang Maha Kuasa - red)”.

Oleh karena itulah, manusia seharusnya selalu ingat bahwa eksis-tensi dan hidupnya ini ada berkat Penciptanya, Allah. Tidak ada alasan bagi manusia untuk bersikap angkuh atau sombong. Kesehatan, kecan-tikan, atau kekuatannya bukanlah hasil kerjanya sendiri, dan ini semua tidak diberikan selamanya. Ia tentu saja akan menjadi tua, kehilangan kesehatan dan kecantikannya. Di dalam Alquran, hal ini dinyatakan sebagai berikut:

“Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka, apakah kamu tidak memahaminya?” (QS. Al Qashash, 28: 60) !

Jika ingin mendapatkan kedudukan seperti tersebut dalam ayat di atas, kekal di alam akhirat, manusia harus bersyukur kepada Allah atas semua kenikmatan yang telah dilimpahkan kepadanya dan menempuh kehidupan sesuai dengan perintah-Nya.

Sebagaimana terlihat dalam contoh-contoh tadi, semua organ dan sistem dalam tubuh manusia mengandung sifat-sifat yang menakjubkan. Manakala sifat-sifat ini diteliti, manusia akan melihat keseimbangan-keseimbangan rumit yang mendasari keberadaan dirinya, keajaiban dalam penciptaan dirinya, dan akan memahami kembali keagungan seni Allah, sebagaimana dicontohkan dalam diri manusia, Mekanisme dan Fungsi Hati pada Manusia.

Kategori: 

Referensi

Fungsi Kerangka Tubuh Manusia

halaman sebelumnya: Mekanisme dan Fungsi Pernapasan Manusia

Kerangka Tubuh Manusia, memiliki Struktur/Rancang Bangun yang amat Sempurna dan sangat Menakjubkan..!

Kerangka tubuh Manusia diciptakan untuk melindungi organ-organ utama seperti Otak, Jantung dan Paru-paru, dan mewadahi organ-organ bagian dalam. Kerangka melengkapi tubuh manusia dengan kemampuan bergerak yang unggul, yang tidak dapat ditiru oleh mekanisme tiruan apa pun.

Jaringan tulang bukanlah anorganik sebagaimana yang disangka orang. Jaringan tulang adalah tempat penyimpanan mineral pada tubuh yang terdiri atas berbagai mineral penting seperti kalsium dan fosfat. Sesuai dengan kebutuhan tubuh, kerangka menyimpan mineral tersebut atau mengirimkannya ke tubuh. Di samping itu semua, tulang belulang juga memproduksi sel darah merah.
Tulang / Kerangka Tubuh Manusia - Image source: http://www.freedigitalphotos.net
Selain pemfungsiannya yang sempurna dan seragam, kerangka juga disusun oleh tulang-belulang dengan struktur luar biasa. Karena bertugas menunjang dan melindungi tubuh, tulang diciptakan dengan kemampuan dan kekuatan untuk memenuhi fungsi tersebut. Kondisi terburuk yang mungkin terjadi juga sudah dipertimbangkan. Misalnya, tulang paha dapat membawa beban seberat satu ton pada saat tegak lurus. Yang mengejutkan, pada setiap langkah, tulang membawa beban sebesar tiga kali berat tubuh. Ketika seorang atlet melakukan loncat galah dan mendarat di tanah, setiap sentimeter persegi tulang pinggulnya mendapat tekanan sebesar 1400 kilogram.

Apa yang membuat struktur ini, yang terbentuk oleh pembelahan dan penggandaan sebuah sel induk, menjadi begitu kuat? Jawaban pertanyaan ini tersembunyi dalam penciptaan Tulang (kerangka) yang tiada bandingannya..

Sebuah contoh dari teknologi masa kini akan menolong menjelaskan hal ini lebih jauh. Konstruksi bangunan yang besar dan tinggi menggunakan sistem tangga-tangga. Unsur-unsur pendukung konstruksi dalam teknik ini tidak berstruktur monolitis, tetapi terdiri atas palang yang malang melintang, membentuk tangga. Melalui perhitungan rumit yang hanya dapat dilakukan komputer, kita dapat membangun jembatan dan pabrik yang lebih kuat dan lebih murah.

Struktur dalam tulang mirip dengan sistem tangga-tangga yang digunakan pada konstruksi jembatan dan menara tersebut. Satu-satunya perbedaan yang penting adalah bahwa sistem tulang lebih rumit dan lebih canggih daripada rancangan manusia. Dengan sistem ini, tulang sangatlah kuat, tetapi cukup ringan sehingga nyaman digunakan oleh manusia. Andai saja yang terjadi adalah sebaliknya — andai bagian dalam tulang itu keras dan penuh sebagaimana bagian luarnya — tulang akan terlalu berat untuk dibawa manusia dan akan mudah pecah atau retak oleh hantaman ringan karena strukturnya keras dan kaku.

Rancangan tulang yang sempurna membantu kita menjalani kehidupan dengan mudah. Bahkan kita melakukan pekerjaan yang sulit tanpa perlu merasa sakit. Keistimewaan lain struktur tulang adalah kelenturannya pada beberapa bagian tubuh. Misalnya, selain melindungi organ utama tubuh seperti jantung dan paru-paru, tulang rusuk juga dapat mengembang dan mengempis agar udara dapat bergerak keluar masuk paru-paru.

Elastisitas tulang dapat berubah pada masa tertentu. Misalnya pada wanita, tulang pinggul memanjang pada bulan-bulan terakhir kehamilan dan bergerak saling menjauh. Ini sangat penting, sebab dengan adanya pemanjangan ini, saat dilahirkan, kepala bayi dapat keluar dari rahim ibu tanpa remuk.

Aspek-aspek keajaiban tulang tidak terbatas pada hal-hal di atas. Selain kelenturan, daya tahan, dan keringanan-nya, tulang juga mampu memperbaiki diri. Kalau ada tulang yang patah, manusia tinggal men-jaga agar tulang ini tidak bergerak, sementara tulang memperbaiki dirinya sendiri. Jelaslah bahwa proses ini, seperti proses-proses lain dalam tubuh, merupakan proses yang sangat kompleks dan melibatkan kerja sama antara jutaan sel.

Hal penting lain yang patut direnungkan adalah kemampuan gerak kerangka tubuh. Pada setiap langkah, ruas-ruas tulang belakang yang menyusun tulang punggung kita bergerak saling menimpa. Gerakan dan gesekan yang terus-menerus antara ruas-ruas tulang ini semestinya menyebabkan aus pada tulang belakang. Untuk mencegah hal ini, di antara ruas-ruas tulang belakang terdapat tulang rawan yang berbentuk cakram, yang disebut “piringan sendi”.

Piringan sendi ini berfungsi sebagai peredam kejut. Pada setiap langkah, ada gaya yang dikenakan tanah pada tubuh sebagai reaksi terhadap berat tubuh. Gaya ini tidak merusak tubuh karena adanya peredam kejut ini, yang bentuk melengkungnya dapat “mendistribusikan gaya”.

"Tanpa adanya kelenturan Tulang belakang dan Struktur khusus yang mengurangi gaya reaksi tanah ini, gaya yang dikenakan tanah akan langsung diteruskan ke tulang Tengkorak dan ujung atas tulang belakang akan menghancurkan tengkorak dan menembus otak".

Jejak-jejak penciptaan juga terlihat pada permukaan persendian. Sendi tulang tidak perlu dilumasi meskipun bergerak terus menerus sepanjang usia manusia. Para ahli biologi melakukan penelitian untuk menemukan penyebabnya: bagaimana gesekan pada persendian tersebut diatasi?

Para ilmuwan menemukan bahwa masalah ini terpecahkan oleh suatu sistem, yang dapat dipandang sebagai “keajaiban penciptaan yang mutlak”. Permukaan sendi yang terkena gesekan diselimuti oleh lapisan tulang rawan tipis yang berpori. Di bawah lapisan ini terdapat zat pelumas. Ketika tulang menekan sendi, zat pelumas ini menyembur melalui pori-pori tadi dan menyebabkan permukaan sendi menjadi licin “seolah-olah berada di atas minyak”.

Semua ini menunjukkan bahwa tubuh manusia merupakan hasil perancangan yang sempurna, dan penciptaan yang unggul. Perancangan sempurna ini membantu manusia membuat beraneka ragam gerakan secara tangkas dan mudah.

Bayangkan saja andai segala sesuatu tidak begitu sempurna dan seluruh kaki terbentuk dari satu tulang panjang. Tentulah kita akan sulit berjalan dan tubuh kita akan canggung dan susah bergerak. Duduk pun akan sukar, dan tulang kaki akan mudah patah karena mengalami gaya tekan selama pergerakannya. Namun kenyataannya, kerangka tubuh manusia memiliki struktur yang memungkinkan segala jenis gerakan tubuh.

Allah telah menciptakan, dan masih terus menciptakan semua keistimewaan kerangka tubuh. Allah mengajak manusia, yang telah diciptakan-Nya, untuk memikirkan hal ini: …Perhatikanlah dengan saksama, bagaimana tulang-tulang Kami susun dan bagaimana Kami menyelimutinya dengan daging…. (QS. Al Baqarah, 2:259)

“Tidakkah manusia melihat bagaimana Kami menciptakannya dari setetes mani, namun kemudian menjadi penentang yang nyata! Mereka membuat perumpamaan tentang Kami dan melupakan penciptaan dirinya sendiri, dan mengatakan, “Siapa yang akan menghidupkan tulang-tulang ini jika mereka telah menjadi abu?” Katakanlah, “Tulang-tulang itu akan dihidupkan kembali oleh Dia yang menciptakan-Nya pertama kali. Dia Maha Mengetahui atas segala makhluk-Nya.” (QS. Yaasin, 36: 77-79) !

Manusia harus merenungkan hal ini, merasakan kekuasaan Allah yang telah menciptakannya, serta bersyukur kepada-Nya. Jika tidak demikian, dia akan sangat merugi. Allah, yang menciptakan tulang-tulang dan menyelimutinya dengan daging, mampu mengulang penciptaannya, sebagaimana pernyataan Firman Tuhan, pada Ayat Al Qur'an tersebut di atas, selanjutnya: Koordinasi Tubuh / Sistem Perintah pada Jaringan Tubuh Manusia.

Kategori: 

Referensi
Mekanisme Pencernaan Manusia

Mekanisme Pencernaan Manusia

Halaman sebelumnya: Mekanisme Tubuh Manusia (Bag. 2)

Air liur, yang berperan pada awal proses pencernaan, berfungsi membasahi makanan supaya makanan mudah dikunyah gigi dan turun melalui kerongkongan. Air liur juga merupakan zat khusus untuk mengubah, melalui sifat kimiawinya, zat pati menjadi gula.

"Coba pikirkan apa yang terjadi andai air liur tidak dihasilkan di dalam mulut. Kita tidak akan mampu menelan apa pun atau bahkan berbicara karena mulut kita kering. Kita tidak akan mampu mengonsumsi makanan padat, dan harus meminum cairan saja".

Dalam sistem lambung terdapat keseimbangan yang menakjubkan. Di dalam lambung, makanan dicerna oleh asam klorida. Asam ini sangat kuat, sehingga dapat mencerna bukan hanya makanan yang masuk, me-lainkan juga dinding lambung. Namun, sebuah solusi disediakan untuk manusia: zat bernama mukus, yang dihasilkan selama proses pencernaan, melapisi dinding lambung dan
melindunginya dengan sangat baik terha-dap efek merusak dari asam tersebut. Dengan demikian, lambung tidak akan merusak dirinya sendiri. Terdapat kesesuaian sempurna antara asam pencerna makanan dan mukus yang dihasilkan untuk melindungi lambung dari asam tersebut.

Ketika kosong, Lambung tidak memproduksi cairan pengurai Protein (zat gizi yang berasal dari hewan seperti daging). Sebaliknya, cairan yang dihasilkan berbentuk zat tidak berbahaya tanpa sifat merusak. Begitu makanan berprotein memasuki lambung, asam klorida dihasilkan dalam lambung dan menguraikan zat netral ini menjadi protein. Dengan begitu, ketika lambung kosong, asam ini tidak melukai lambung yang juga terbuat dari protein.

Cairan di dalam lambung memperoleh kemampuan menghancurkan Protein setelah melalui serangkaian reaksi kimia. Bayangkanlah organisme yang sedang ber-evolusi, namun transformasi kimia ini tidak dapat terjadi di dalam lambungnya. Jika cairan di dalam lambung tidak mampu menghancurkan protein, organisme tersebut tidak akan mampu mencerna makanan, dan pada akhirnya akan mati dengan se-bongkah makanan yang tidak tercerna dalam lambungnya.

 Marilah kita melihat hal ini dari sudut pandang yang berbeda. Sel-sel lambung memproduksi asam di dalam perut. Baik sel ini maupun sel lain di bagian tubuh lain (misalnya sel mata) merupakan sel kembar yang berasal dari pembelahan sel tunggal awal di dalam rahim ibu. Lebih jauh lagi, kedua jenis sel ini mempunyai kombinasi genetis yang sama. Ini berarti, bank data pada kedua sel sama-sama mengandung informasi genetis tentang protein yang dibutuhkan mata dan asam yang digunakan di dalam lambung.

Namun, dengan ketundukan pada Perintah dari suatu Sumber yang tidak diketahui, di antara juta-an informasi yang ada, Sel Mata hanya menggunakan informasi untuk Mata dan Lambung hanya menggunakan informasi untuk Lambung.

"Apa yang terjadi andaikan sel Mata yang memproduksi Protein yang dibutuhkan mata (karena sesuatu hal yang tidak diketahui) mulai memproduksi Asam yang digunakan di dalam Lambung karena memang memiliki informasi yang dibutuhkan untuk memproduksinya?" Andaikan hal seperti ini terjadi, seseorang akan melumat dan mencerna matanya sendiri.

Marilah kita teruskan meneliti Keseimbangan yang menakjubkan di dalam tubuh kita:

Proses pencernaan selanjutnya juga terencana dengan baik. Bagian makanan hasil cernaan yang berguna diserap oleh lapisan Usus halus dan berdifusi dalam darah. Lapisan usus halus ditutupi lipatan-lipatan lateral yang mirip kain kusut. Dalam setiap lipatan terdapat lipatan lebih kecil yang disebut “Villus”. Lipatan ini meningkatkan penyerapan usus secara luar biasa. Pada permukaan-atas sel yang meliputi villus terdapat tonjolan kecil yang disebut Mikrovillus.

Tonjolan ini menyerap makan dan berfungsi sebagai Pompa. Bagian-dalam pompa ini terhubung dengan sistem peredaran darah melalui sistem pengangkutan yang dilengkapi dengan berbagai rute. Beginilah cara zat gizi yang telah diserap mencapai seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah.

Setiap Villus memiliki hampir 3000 Mikrovillus. Daerah sebesar satu milimeter persegi pada lapisan usus halus ditutupi oleh kurang-lebih 200 juta mikrovillus. Pada daerah seluas satu milimeter persegi, 200 juta pompa bekerja tanpa rusak atau lelah untuk mempertahankan hidup manusia. Pompa yang begitu banyak ini, yang normalnya mengambil wilayah yang sangat luas, di-mampatkan ke dalam ruang yang sangat kecil. Sistem ini mempertahan-kan hidup manusia dengan memastikan tubuh memanfaatkan makanan yang dikonsumsi semaksimal mungkin,

Halaman Selanjutnya:

Referensi

Mekanisme Tubuh Manusia (Bag. 2)

Halaman Sebelumnya: Mekanisme Tubuh Manusia (Bag. 1)

Inilah sekelumit dari berjuta keseimbangan rumit di dalam tubuh manusia:

Pancaindra tersusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan manusia. Misalnya, telinga hanya dapat menangkap getaran suara pada batas tertentu. Sekilas, mungkin kisaran pendengaran yang lebih lebar tampaknya menguntungkan, tetapi batas indrawi ini - disebut “ambang batas pendengaran”diatur dengan tujuan tertentu. Jika telinga kita terlalu sensitif, setiap saat kita harus mendengar berbagai suara, mulai dari detak jantung kita hingga gemerisik tungau kecil di lantai. Hidup seperti ini akan sangat mengganggu.

Keseimbangan serupa berlaku pula bagi indra peraba. Sel saraf peraba yang sangat sensitif dan berada di bawah kulit manusia dijadikan sen-sitif dengan cara yang sebaik-baiknya dan tersebar di seluruh permukaan tubuh. Saraf tersebut terhimpun terutama di ujung jari, bibir, dan organ seksual. Sebaliknya, daerah yang “kurang penting”, misalnya punggung, memiliki lebih sedikit sel saraf. Ini memberi keuntungan besar bagi ma-nusia. Bayangkan jika terjadi sebaliknya: jika ujung jari kita sangat tidak sensitif, dan kebanyakan sel saraf berkumpul di punggung. Tidak diragu-kan lagi, ini akan sangat menjengkelkan; sementara kita tidak mampu menggunakan tangan secara efektif, punggung kita justru merasakan hal-hal terkecil, lipatan baju misalnya.

Perkembangan organ (tubuh manusia) adalah contoh “keseimbangan yang rumit” ini. Misalnya, Rambut dan Bulu mata. Meskipun keduanya sebenarnya sama saja “rambut”, kecepatan tumbuhnya tidak sama. Anggaplah bulu mata tumbuh sama cepatnya dengan rambut di kepala, maka bulu mata akan mengganggu penglihatan dan menusuk mata, membahayakan salah satu organ terpenting.

"Panjang bulu mata kita tertentu dan tetap. Jika bulu mata ini memendek, misalnya karena terbakar atau kecelakaan, bulu mata akan memanjang sampai mencapai panjang “ideal” lalu berhenti".

Bentuk bulu mata pun sangat penting. Karena bentuknya sedikit melengkung ke atas, bulu mata tidak menghalangi pandangan dan membuat mata terlihat indah. Ketika tumbuh, bulu mata ini ditutupi minyak khu-sus yang dihasilkan kelenjar tertentu di tepi kelopak mata. Karena itulah, bulu mata kita tidak terasa kasar dan lurus seperti sikat. “Penyesuaian halus” seperti ini terdapat di seluruh bagian tubuh manusia.

Luar biasanya, sebagaimana pada remaja, penciptaan yang tepat ini juga tampak pada bayi yang baru lahir. Contohnya, tulang tengkorak bayi yang baru lahir sangat lunak, dan pada batas tertentu dapat bergerak di atas yang lain. Keluwesan ini memudahkan keluarnya kepala bayi dari rahim tanpa bahaya. Jika tidak luwes, tulang tengkorak ini bisa saja retak selama kelahiran, menyebabkan kerusakan parah pada otak bayi.
Keistimewaan Tubuh Manusia
Kesempurnaan Tubuh Manusia - Image source: http://www.freedigitalphotos.net
Dengan kesempurnaan serupa, semua organ dalam manusia berkembang secara harmonis selama proses perkembangan. Misalnya, pada perkembangan Kepala, Tengkorak yang menyelubungi otak tumbuh ber-sesuaian dengan Otak.

"Andaikan Tengkorak tumbuh lebih lambat dari-pada Otak, ia akan menekan otak dan segera menyebabkan Kematian..!".

Keseimbangan yang sama juga terjadi pada organ lain seperti jan-tung, paru-paru dan tenggorokan, mata dan kantung mata.

Karena itu, mari kita teliti struktur tubuh kita yang luar biasa, untuk melihat seni dan keagungan penciptaan. Setiap bagian tubuh, yang struk-turnya lebih sempurna daripada pabrik mutakhir yang dilengkapi tekno-logi tercanggih, menunjukkan adanya penciptaan oleh Allah, yang kekua-saan-Nya tak tertandingi.

Jika secara singkat kita meneliti sistem dan organ pada tubuh manusia, kita akan menyaksikan dengan jelas bukti penciptaan yang seimbang dan tanpa cacat, sehinnga patutlah kita merenungkan lagi, Firman-Nya dlm Al-Qur'an: 

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi, niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.” (QS. Al Mulk, 67: 3-4) !


Referensi

Mekanisme Tubuh Manusia (Bag. 1)

DeepMechines blog - Dalam banyak ayat Al Quran, Allah mengajak kita memperhatikan penciptaan manusia dan mengajak manusia merenungkan penciptaan ini,

“Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah, Yang telah men-ciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” (QS. Al Infithaar, 82: 6-8) !

Mekanisme Tubuh Manusia (Bag. 1)



Pengetahuan Dasar tentang Tubuh Manusia
Tubuh Manusia -  Image soource: http://www.freedigitalphotos.net
Tubuh manusia terdiri atas sejumlah Daging dan Tulang yang ber-bobot kurang lebih 60-70 kg. Sebagaimana diketahui, Daging adalah salah satu material paling rentan di alam. Jika dibiarkan di tempat terbuka, daging akan membusuk dalam beberapa jam, dan setelah beberapa hari dikerubungi tempayak dan mulai berbau busuk tak tertahankan (pembusukan permanen). Zat yang sangat lemah ini membentuk bagian terbesar Tubuh manusia. Akan tetapi, ia terpelihara tanpa rusak atau membusuk selama kurang lebih 70-80 tahun, dengan adanya peredaran darah yang memberinya Makanan dan Kulit yang melindunginya dari Bakteri luar.

Sebagaimana terlihat, dalam tubuh manusia terdapat banyak keseimbangan rumit. Hubungan yang sempurna di antara semua sistem tubuh yang saling tergantung itu memungkinkan manusia menjalankan fungsi-fungsi Vitalnya tanpa mengalami Masalah.

Sebuah sistem tanpa cacat telah ditempatkan dalam tubuh manusia dan bekerja dengan sempurna. Inilah sistem ciptaan Allah, Pengatur semua urusan di Langit dan di Bumi. Allah menciptakan segala sesuatu, setiap detail dan setiap makhluk hidup di alam semesta. Desain yang kita temui saat meneliti tubuh manusia adalah bukti keunikan dan ketiadaan cacat pada seni kreasi Allah. Allah mengajak kita memperhatikan kesem-purnaan jagat raya ini dalam surat Al Mulk:

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi, niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.” (QS. Al Mulk, 67: 3-4) !


Halaman selanjutnya: 

Referensi

Bagaimana Terjadinya Serangan/Timbulnya Penyakit Stroke

Stroke adalah Suatu kejadian penyakit, dimana hal ini menandakan "telah terjadinya kerusakan" pada sebagian Otak. Hal ini dapat terjadi, karena "Terjadinya Penyumbatan (kerusakan) pada Pembuluh Darah arteri, sehingga aliran darah ke Otak menjadi terganggu", hal ini menyebabkan Otak akan kehilangan Fungsi fungsinya (lumpuh
) dengan cepatStroke dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:
  • Faktor Usia 
  • Tekanan Darah Tinggi 
  • Kelebihan Lemak (Kolesterol) tinggi 
  • Diabetes 
  • Merokok

Bagaimana Terjadinya Serangan/Timbulnya Penyakit Stroke?

Gambaran Penyebab Timbulnya Penyakit Stroke
Illustration - Image source by: www.FreeDigitalPhotos.net

Penyakit Stroke yang disebabkan "Terganggunya aliran darah menuju Otak, oleh penyumbatan yang terjadi pada Pembuluh Darah arteri"ini, fungsi otak sebagai sentral yang mengatur system syaraf motorik menjadi tidak berfungsi, hal ini menjadikan system syaraf  tersebut menjadi lumpuh. Kelumpuhan Syaraf ini  akan menyebabkan penderita akan mengalami gangguan pada sekitar daerah yang terkena stroke tersebut, dengan gejala gejala seperti:
  • Tidak mampu menggerakan satu atau dua bagian anggota tubuh.
  • Gangguan untuk Berbicara dan Tidak mampu memahami pembicaraan.
  • Gangguan pada Syaraf Motorik dari Mata (penglihatan).
Penyakit Stroke ini merupakan salah satu momok penyakit yang menakutkan di seluruh dunia, Perawatan dan Penanganan khusus sangatlah diperlukan bagi penderita Stroke, terlebih pada masa masa (periode) emasnya, yakni: beberapa jam setelah terjadinya Stroke, hal terpenting dari ini adalahuntuk mencegah terjadinya kerusakan tetap (permanen) atau kecacatan bagi Penderita Stroke.

Kekurangan Air Minum dapat Menggangu Peredaran Darah pada Tubuh

Air Putih adalah sangat Penting bagi tubuh Manusia, jika kita mengkonsumsi Air putih kurang dari 8 gelas, efeknya memang secara keseluruhan tidak terasa, tapi sebagai konsekwensi nya tubuh akan menyeimbangkan diri, dengan jalan mengambil sumber dari komponen tubuh sendiri. Di antaranya dari darah Kekurangan Air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab.. darah akan menjadi kental. akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan pun bisa terganggu.

Darah Kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai "Filter" atau organ tubuh yang befungsi untuk  racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus,sehingga apabila harus menyaring darah yang yang kental maka ginjal harus kerja ekstra keras.Bukan tidak mungkin ginjal akan mengalami kerusakan dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah. Maka dari itu mulai sekarang kita perhatikan kesehatan kita secara teratur dengan minum Air putih bersih dan sehat agar kita terhindar dari pengaruhnya terhadap kerja darah dan ginjal.

Kekurangan Air Minum dapat Menggangu Peredaran Darah pada Tubuh, lalu bagaimana dengan Otak?

Gangguan yang Timbul akibat Kurangnya Minum Air Putih
Illustration - Image Source by: http://www.freedigitalphotos.net

Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati Otak, padahal sel-sel otak paling boros mengkosumsi makanan dan oksigen yang di bawa oleh darah, sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal. Kondisi tersebut dapat semakin memicu timbulnya Stroke, oleh karena itu jangan sampai kita kekurangan air.

Beruntunglah apabila anda termasuk salah seorang yang gemar atau terbiasa minum Air Putih, Ini karena menurut para ahli, minum sebotol Air Putih dapat membantu mengurangi penderita tekanan Darah rendah (hipotensi).


Penelitian oleh para ahli dari Imperial Collega London menunjukan, bahwa: Meminum 2 gelas Air (480 ml) ternyata bisa meningkatkan tekanan darah bagi penderita penyakit Tekanan Darah rendah (hipotensi). Dari reset ini diketahui, bahwa: Sistem syaraf Otonomiklah yang bertugas mengontrol fungsi alat tubuh yang tidak sadar seperti tekanan darah, detak jantung dan keringat.

Referensi

Fungsi dan Manfaat Penting Air bagi Tubuh serta Kesehatan Manusia

Manfaat Air bagi Tubuh dan Kesehatan Manusia
Illustration - Image Source by: http://www.freedigitalphotos.net
Memang sebagian orang sudah cukup mengetahui, mengenai manfaat dari Air itu sendiri, akan tetapi masih banyak pula yang belum mengetahui apa saja Manfaatnya Air Minum itu untuk Tubuh kita. Air untuk Kesehatan adalah tentu saja Air Putih dan Bersih, bukan yang sudah bercampur dengan zat zat lainnya.

Kita dianjurkan 8-10 gelas minum Air putih sehari secara rutin agar dapat membuat sebagian sistem yang terdapat dalam tubuh kita bekerja secara Optimal, oleh karena itulah Air memegang peranan penting dan tidak dapat di gantikan.

  • Karena tubuh kita memerlukan Air sekitar 70% sampai 80%
  • Otak dan Darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar Air paling tinggi di tubuh kita, yaitu: lebih dari 80%.
  • Otak memiliki komponen air sekitar 90% sedangkan Darah memiliki komponen air sekitar 95%.

Fungsi dan Manfaat Penting Air bagi Tubuh serta Kesehatan Manusia

Secara Normal kita membutuhkan setidaknya 2 Liter Air dalam sehari atau kurang lebih sekitar 8-gelas sehari, bagi perokok jumlah tersebut harus di tambah setengah dari jumlah di atas air tersebut di perlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat Air seni, Keringat, Pernapasan dan Sekresi.
Para dokter juga menyarankan agar meminum Air putih 8 - 10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh dapat berjalan dengan baik dan normal. Fungsi Air bagi tubuh itu mencakup tiga hal, yaitu sebagai pelarut, pelancar dan pembersih yang memegang penting bagi tubuh manusia, di antaranya:
  • Pelancar pada sendi sendi
  • Pergerakan bola mata
  • Air liur untuk menelan
  • Mukus (uap) pada sistem pernapasan 
  • Mukus (uap) pada sistem pencernaan
  • Pelembab kulit
  • Pembiakan pada sel sel
  • Metabolisme sel sel
  • Peredaran darah
  • Menjaga suhu tubuh
  • Sistem pencernaan pada makanan
  • Penyebaran nutrisi nutrisi
  • Menyingkirkan kotoran
Air dapat memfasilitasi proses biologi yang melarutkan limbah.Mikro organisme yang ada di dalam. Air dapat membantu memecah limbah zat zat dengan tingkat polusi yang lebih rendah.


Halaman selanjutnya:


Referensi

Beberapa Faktor Penyebab Timbulnya Jerawat Pasir dan Jerawat Batu

Komedo di sebabkan oleh sel sel kulit mati dan pelepasan kelenjar minyak yang berlebih pada kulit, jika tidak di bersihkan, maka sel sel kulit mati akan semakin menumpuk pada kulit, sehingga dapat menyumbat pori pori kulit, yang kemudian dapat menyebabkan timbulnya Jerawat.

Jerawat Pasir dapat timbul pada wajah maupun pada tubuh yang mempunyai kulit yang sensitif. Jerawat jenis ini muncul berupa tonjolan tonjolan putih kecil pada kulit, jika di raba akan terasa kasar seperti pasir pasir kecil pada bagian kulit, sehingga menyebabkan perasaan yang kurang enak, hal ini yang mendorong bagi penderita untuk secara sadar ataupun tidak sadar untuk menggaruk-garuk tonjolan tonjolan putih pada kulit tersebut dengan maksud untuk mengeluarkannya, hal ini dapat menjadikan kulit terkontaminasi dengan bakteri (jika tidak di bersihkan) dari luar tubuh serta menjadikan Iritasi dan peradangan pada kulit, yang akhirnya menyebabkan timbulnya Jerawat Pasir ini.

Ilustrasi Penyebab Timbulnya Jerawat Pasir
Ilustrasi - Sumber gambar: http://www.freedigitalphotos.net
Jerawat Batu (Cystic Acne) ini merupakan jenis jerawat yang timbul (kadang) secara meluas pada area wajah, umumnya terdapat pada kedua pipi dan dagu. Jerawat Batu ini mempunyai bentuk agak lebih besar, jika di bandingkan jenis jerawat lain pada umumnya.
Sepanjang yang kami perhatikan pada kasus Jerawat Batu ini, memang sebagian ada yang di sebabkan oleh Faktor Keturunan terlebih pada saudara sekandungan, namun beberapa faktor dominan yang menjadi penyebab jerawat batu ini tidaklah berbeda jauh dengan penyebab umum yang menyebabkan jerawat ini, sebagaimana telah di gambarkan pada halaman terdahulu: "Beberapa Hal Penyebab Timbulnya Jerawat" ini.

Beberapa Faktor Penyebab dari Jerawat Batu tersebut adalah:

  • Kulit Sensitif dan Cenderung Berminyak - Kulit jenis ini sangat rentan terhadap timbulnya jerawat, termasuk jerawat batu ini.
  • Faktor Keturunan - Sebagian dari Jerawat Batu ini disebabkan juga oleh faktor keturunan, hal ini cukup banyak terjadi pada saudara sekandungan.
  • Pertumbuhan Kulit dan Hormon yang tidak Normal - Hal ini banyak terjadi pada usia remaja atau masa masa pubertas, di tambah lagi dengan menggunakan produk yang tidak sesuai dengan karakter kulit wajah pengguna.
  • Stress dan Depresi - Kulit pada usia remaja sangat Sensitif ditambah lagi dengan pertumbuhan dan perkembangan hormon yang sangat aktif, maka Stress dan Depresi dapat memicu sebab timbulnya jerawat, termasuk jerawat batu tsb.
Stress dan Depressi serta Pertumbuhan (regenerasi) Kulit Wajah dan Hormon yang tidak Normal, sehingga kelenjar minyak pada kulit menjadi hipersensitif dan kelebihan hormon, yang akhirnya membengkak atau mengalami peradangan pada bawah kulit, semakin membesar dan akhirnya mendorong kelenjar kelenjar tersebut muncul pada bagian bawah kulit yang disebut dengan Jerawat Batu ini, dorongan pada bagian bawah permukaan kulit akan terus berlangsung dan mungkin dapat meluas, hal ini menimbulkan rasa sakit.

Jerawat Batu ini memerlukan Perawatan ekstra, sehingga perlu di konsultasikan pada orang yang ahli dalam penanganan Penyakit Kulit serta Jerawat ini, sehingga tidak sampai terjadinya salah penggunaan Obat ataupun salah penanganan pada Penyakit Jerawat, terlebih jerawat batu ini.

1.11.2018

Beberapa Faktor Penyebab Timbulnya Jerawat

Jerawat umum menghinggapi pada Remaja di mana pada masa masa ini, perkembangan Hormonal usia remaja (masa Pubertas) seperti: Menstruasi, Penyakit Keputihan dll. Jerawat juga banyak menghinggapi pada Remaja maupun orang Dewasa yang mempunyai Kulit muka cenderung berminyak, Kulit berminyak cenderung kering sehingga bagi yang mempunyai kulit muka berminyak ini di perlukan perhatian khusus untuk perawatannya.

Jerawat yang timbul pada pada kulit disebabkan juga pada bakteri yang terdapat pada kulit, bakteri bakteri tersebut kemudian masuk ke dalam pori pori dan tertahan di bawah kulit, pada tahap berikutnya.. maka bakteri dapat berkembang dan akhirnya menimbulkan bintik bintik Merah atau Peradangan pada Kulit yang di sebut dengan Jerawat ini.



Makanan, Sikap dan Perilaku yang dapat Menjadi Penyebab Timbulnya Jerawat

    Gambar dan Keterangan Beberapa Faktor Penyebab timbulnya Jerawat
    Image source by: www.freedigitalphotos.ne
    Mengkonsumsi Makanan dan Minuman tertentu juga dapat menyebabkan timbulnya Jerawat tersebut, antara lain:
    • Goreng- gorengan - Gorengan yang mengandung banyak Lemak Jenuh atau lemak yang berasal dari Lemak Hewani, hal ini cukup membahayakan apalagi bagi yang mempunyai tingkat Kolesterol tinggi/Obesitas (kegemukan), selain itu dapat menimbulkan Jerawat juga, hal ini berbeda dengan Lemak tak Jenuh, yang berasal dari Lemak Nabati justru sangat baik bagi kesehatan. Beberapa jenis Lemak tak jenuh, antara lain adalah: Kacang Kedelai, Mentega, Minyak Almond, Minyak Zaitun dll.
    • Susu - Susu mempunyai banyak elemen penting bagi Kesehatan Tubuh, namun pada kondisi tertentu mengkonsumsi/meminum Susu yang berasal dari Hewan tidak di anjurkan bagi, yang memiliki tingkat Kelesterol tinggi atau Obesitas (kegemukan), selain itu bagi yang mempunyai Jerawat juga sebaiknya menghindari untuk mengkonsumsi susu ini, sebagai pengganti.. mungkin anda bisa mengkonsumsi Susu yang terbuat dari Tumbuhan atau Susu Nabati, seperti: Susu Kedelai atau yang sejenisnya.
    • Obat Obatan Terlarang - Mengkonsumsi jenis Obat obatan Terlarang (psikotropika/aditif) dapat mempunyai dampak yang Negatif yang sangat Merugikan Kesehatan, hal ini juga dapat menimbulkan Jerawat pada Wajah maupun pada bagian Tubuh lainnya, hal ini di sebabkan oleh reaksi tubuh untuk membersihkan darah dari racun yang tersisa akibat efek samping dari jenis obat obatan tersebut, yang tidak sempat di keluarkan secara sempurna pada tubuh, sehingga di dorong paksa keluar melalui Kulit yang pada selanjutnya akan memunculkan bintik bintik merah, seperti Jerawat dan Bisul kecil bahkan kadang bernanah.
    • Stress dan DepresiStress atau Depresi adalah Tekanan yang muncul dari dalam diri sendiri. (Tekanan Mental karena memikirkan sesuatu secara simultan atau terus menerus), sehingga dapat memicu hormon penyebab Jerawat akan aktif. Stress dan Depresi ini nampak terlihat pada syaraf bagian wajah, umumnya pada area wajah inilah akan timbul tekanan hormonal yang menyebabkan jerawat tsb.
    Halaman Selanjutnya: Beberapa Faktor Penyebab Timbulnya Jerawat Pasir dan Jerawat Batu

        Mengobati Jerawat Ringan dengan Minyak Angin

        Mengobati Jerawat dengan Minyak Angin? anda mungkin akan tertawa membaca judul diatas.. namun kami tidak mengada-ada karena berdasarkan dari pengalaman dari Kerabat kami sendiri, yang mempunyai "Jerawat" pada wajahnya, dan kemudian mengolesinya dengan "Minyak Angin" yang pada selanjutnya Jerawat yang umum menghinggapi para remaja baik Cowok maupun Cewek ini, perlahan lahan mengempes dan ketika sembuh bahkan hampir tidak meninggalkan bekas.


        Jerawat memang menjengkelkan, terlebih pada remaja yang memang mempunyai kulit sensitif dan berminyak. Di pasaran banyak sekali beredar Produk Perawatan Wajah termasuk Obat Jerawat (Acne Facial Threatment) ini. Bagi yang berada di Perkotaan mungkin tidak terlalu sulit untuk mendapatkan Produk Kesehatan dan Perawatan Wajah maupun Obat Anti Jerawat ini, namun berdasarkan pengalaman dari kerabat kami sendiri ternyata "Minyak Angin" yang umum beredar di pasaran, ternyata cukup ampuh untuk "Mengobati Jerawat"nya, sehingga berangsur angsur Jerawat mengempes dan akhirnya hilang dengan sendirinya, bahkan hampir tidak meninggalkan bekas sama sekali, untuk kali ini kami mempersilahkan anda boleh percaya atau tidak, namun itulah yang terjadi.
        Cara Pengobatan / Penyembuhan Jerawat secara Alami dan Tradisional
        Ilustrasi - Sumber gambar: www.freedigitalphotos.net


        Mengobati dan Menyembuhkan Jerawat Ringan dengan Minyak Angin

        Minyak Angin sebagaimana yang telah kita ketahui, terbuat dari bahan alami serta mempunyai banyak sekali Manfaat untuk mengobati bermacam penyakit ringan seperti: Masuk Angin, Digigit Serangga, Mabuk Perjalanan (Pusing), Mual dll, selain itu Minyak Angin dapat digunakan sebagai Aromatherapi sehingga menimbulkan relaksasi bagi yang terkena penyakit Flu dan Pilek ringan. Selain dari itu, ternyata Minyak Angin tersebut juga dapat digunakan untuk "Perawatan Wajah yang Berjerawat" meski Jerawat Batu sekalipun dengan cara Mengolesinya, terlebih metoda pengobatan ini tergolong Aman tanpa Efek samping karena menggunakan bahan alami.

        Halaman terkait: Perawatan / Pengobatan Alami Jerawat dan Komedo menggunakan Putih Telur



        Minyak Angin tersebut juga dapat digunakan ketika luka terkena benda tajam, dengan cara meneteskan Minyak Angin pada Luka tersebut sebagaimana Obat Luka yang beredar di pasaran. Berdasarkan Pengalaman dari kerabat kami yang pernah mengalami luka yang cukup serius pada kakinya, dengan cara meneteskan Minyak Angin pada Luka tersebut dan kemudian membalutnya, sehingga dapat menghentikan pembengkakan dan tanpa merasakan Nyeri yang berarti. Minyak Angin dapat digunakan sebagai Alternatif, anda tidak mempunyai Obat Luka yang tersedia di rumah anda.

        Logika sederhananya adalah Minyak Angin tersebut mengandung zat alami tertentu, yang berfungsi untuk meredakan peradangan ringan pada kulit, termasuk penyakit jerawat ringan, sehingga aman tanpa menimbulkan efek samping, namun tentu saja.. harus di lakukan juga perawatan pada kulit tersebut, seperti: Menjaga Kebersihan kulit tersebut, juga menghindari Makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat tersebut.
        Sedangkan untuk Luka di maksudkan untuk mencegah pembengkakan (radang) pada bagian tubuh yang terluka akibat kena benda tajam maupun benda tumpul, namun sangat di anjurkan untuk menggunakan "Obat Luka" seperti: Betadine dan yang sejenisnya.
        Sebagiamana informasi di atas, Minyak Angin tersebut dapat digunakan untuk "Perawatan Wajah yang Berjerawat", dengan macam macam Jerawat yang umum di alami para remaja baik gadis remaja ataupun pemuda yang mempunyai kulit wajah yang masih labil (sensitif) serta pertumbuhan hormonal aktif di masa pubertas, sehingga "Perawatan Wajah" pada saat saat remaja ini memerlukan perhatian lebih, jika di bandingkan dengan orang dewasa.

        Halaman selanjutnya: Beberapa Faktor Penyebab Timbulnya Jerawat.

        Pengobatan Alami menurunkan Kadar dan Tekanan Gula Darah

        Penyakit Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) atau Diabetes (Kadar Gula Darah Tinggi) bisa mengakibatkan Kelumpuhan (Stroke). Bagi Penderita yang mempunyakit Tekanan dan Kadar gula darah tinggi, dapat menggunakan metode pengobatan secara alami (herbal), dengan cara mengkonsumsi buah Mengkudu, Belimbing Wuluh yang telah di olah terlebih dahulu. Adapun metode sebagaimana informasi di bawah ini adalah menggunakan rebusan dari tanaman, yakni: Akar Batang Pandan dan Daun Pisang Pinurun yang telah kering.

        Batang Akar Batang Pandan

        Tanaman mempunyai Daun beraroma yang khas, selain sebagai penghasil Aroma/Pengharum Beras yang di masak, Batang/Akar Pandan tersebut juga digunakan sebagai Pengobatan Herbal (Alami) atau Tradisional untuk menurunkan Tekanan/Kadar gula dalam darah.
        Gambar Tanaman, Batang dan Daun Pandan
        Tanaman Pandan
        Tanaman Pandan dapat Tumbuh pada Lahan Pekarangan, Kebun dll. Tanaman Pandan ini banyak Tumbuh di Indonesia dan Wilayah lainnya di Asia Tenggara.

        Manfaat dan Khasiat Akar Batang Pandan untuk Pengobatan "Tekanan dan Kadar Gula Darah" Tinggi

        Berikut dibawah ini beberapa "Manfaat dan Khasiat dari Tanaman Pandan" tersebut:

        1. Sebagai Pengharum Beras ketika sedang di masak
        2. Sebagai Harum-haruman, yaitu dengan cara mengirisnya tipis kemudian bisa di campurkan dengan Kembang/Bunga Melati.
        3. Sebagai Pewarna Alami untuk Makanan.
        Selain bermanfaat sebagaimana informasi di atas, Tanaman Pandan ini ternyata dapat juga di jadikan sebagai Pengobatan Alami untuk "Menurunkan Kadar Gula Darah" yaitu dengan cara:
        1. Ambil beberapa Batang (Akar) Pandan tsb, kemudian di bersihkan.
        2. Masukan Batang Akar Pandan yang sudah bersih tersebut kedalam Rebusan air. Takaran air rebusan tersebut kira kita 1/5 Liter, diamkan beberapa lama sehingga air rebusan tersebut menyusut menjadi sekitar 1/4 Liter.
        3. Air Rebusan dari Batang Pandan tersebut kemudian di minum.
        Berikut ini adalah Pengobatan Tradisional Kalimantan, untuk Menurunkan "Kadar Gula Darah" sewaktu akan "Melahirkan" pada "Wanita Hamil" untuk pertama kalinya. Setelah melalui pemeriksaan, Dokter berkesimpulan, bahwa: Wanita tersebut tidak dapat melahirkan secara Normal dan Dokter memutuskan untuk di lakukan Operasi, namun setelah pemeriksaan lanjut, ternyata kadar gula darah Wanita tersebut cukup tinggi sekitar 275mg, di mana hal ini tidak memungkin untuk di lakukan Operasi pengangkatan Jabang bayi, di karenakan mempunyai resiko sangat tinggi terhadap Keselamatan Wanita tsb dan Jabang Bayinya.

        Pengobatan Tradisional untuk Penyakit Diabetes, Kolesterol dan Hipertensi

        Proses untuk melakukan Operasi Besar adalah memerlukan Kondisi yang benar benar sesuai dengan Prosedur Kedokteran, karena mempunyai resiko tinggi terhadap
        Keselamatan si Pasien, yang mau melahirkan tersebut, dan pada akhirnya di carilah jalan altenatif yaitu: "Pengobatan secara Tradisional" atau dalam bahasa Banjar: "Tatamba Kampung", yaitu dengan cara seperti di bawah ini:
        Pengobatan Alami Penyakit Diabetes, Kolesterol dan Hipertensi
        Air Rendaman Daun Pisang Pinurun (Daun yang sudah Kering)

        Bahan dan Cara Pengolahan

        1. Daun Pisang (Jenis: Pinurun - bhs. Banjar) kering secara alami (langsung dari pohon), ambil sekitar 30cm atau secukupnya, kemudian di cuci bersih, setelah bersih, kemudian di rendam dalam gelas dengan air panas kurang lebih 15 hingga 30 menit, hingga air rendaman berubah warna menjadi kecoklatan, kemudian daun tersebut di keluarkan dari gelas, setelah itu airnya di minum.
        Air Rendaman Daun Pisang Pinurun, yang sudah berwarna Kecoklatan
        Catatan: Daun Pisang ini banyak terdapat di Kalimantan Selatan, khususnya: Kabupaten. Tabalong.

        Cara Penggunaan

        1. 2 gelas perhari, yaitu:  Pagi sebelum makan/malam sebelum tidur 
        Berdasarkan Pengalaman di atas dari keluarga kami sendiri, yang berada di daerah: Tabalong (Kalimantan), dalam 2 hari, akhir tekan gula darah dari Perempuan Hamil tersebut langsung turun di bawah 200mg, sehingga dapat di laksanakan Operasi (Bedah Cesar).

        Pengobatan secara tradisional ini sangat bermanfaat bagi yang mempunyai Kadar gula darah tinggi (diabetes), Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi), terlebih pengobatan ini alami sehingga aman tanpa efek samping.

        Sumber: dapat di percaya (fakta nyata), karena artikel ini dimuat berdasarkan pengalaman dari orang tua wanita hamil tsb. (Tanjung - Tabalong 2015)